Tingkatkan Kepatuhan & Jaminan Sosial, Bank Jatim Raih Paritrana Award

Tingkatkan Kepatuhan & Jaminan Sosial, Bank Jatim Raih Paritrana Award

Advertorial - detikNews
Kamis, 27 Okt 2022 16:00 WIB
adv
Foto: dok. Bank Jatim
Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) meraih penghargaan Paritrana Award setelah dinobatkan sebagai Juara 2 Kategori Badan Usaha Skala Besar. Bankjatim dinilai turut berperan aktif meningkatkan kepatuhan dalam mengimplementasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama tahun 2021.

Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor kepada Direktur Utama bankjatim, Busrul Iman. Kegiatan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden pada acara Pencanangan Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan dan Penyerahan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 'Paritrana Award 2021' ini disaksikan juga oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin

Direktur Utama bankjatim, Busrul Iman, berterima kasih dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan.

"Penghargaan ini diraih karena bankjatim telah berkontribusi dalam program BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk inovasi perlindungan terhadap puluhan ribu pekerja rentan khususnya yang berprofesi sebagai guru ngaji, petani, dan nelayan" kata Busrul dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10/2022).

advFoto: dok. Bank Jatim

Ia berharap penghargaan ini bisa menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh pekerja bankjatim untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya.

Lebih lanjut, Busrul menjelaskan Paritrana Award merupakan penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan BP Jamsostek dalam perlindungan tenaga kerja. Paritrana Award merupakan penghargaan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Perusahaan Besar, Perusahaan Menengah dan Usaha Kecil Mikro.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin meminta seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi aktif dalam penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Saya meminta seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan," ujar Ma'ruf Amin.

Menurutnya, para pekerja rentan seperti petani, nelayan, peternak, dan pedagang kaki lima membutuhkan perlindungan rasa aman dan tenang dalam bekerja. Untuk itu, diperlukan strategi jaring pengaman sosial untuk mencegah kemiskinan.

"Pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat desa menyalurkan perlindungan ini sebagai strategi jaring pengaman sosial pencegahan kemiskinan," jelasnya.

Ia pun memberi apresiasi serta ucapan selamat kepada penerima penghargaan Paritrana Award 2021. Serta berharap para penerima penghargaan meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan bagi para pekerja.

"Saya mengucapkan selamat kepada para penerima Anugerah Paritrana 2021. Semoga prestasi ini akan memacu motivasi untuk lebih maju lagi dalam memberikan perlindungan bagi para pekerja," pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, dan Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri Bahri. Dalam kesempatan ini, Ma'ruf Amin didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma. (adv/adv)