Utamakan Kesehatan Karyawan, Sido Muncul Diganjar Penghargaan Kemnaker

Advertorial - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 00:00 WIB
adv sidomuncul
Foto: Dok. detikcom
Jakarta - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk meraih penghargaan 'Program Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 di Tempat Kerja Kerja' kategori Platinum dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Ini merupakan apresiasi bagi Sido Muncul yang dinilai disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta pada Selasa (24/5).Penghargaan yang sama juga didapatkan Sido Muncul tahun lalu.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan pandemi COVID-19 merupakan situasi yang menantang bagi semua pihak, termasuk perusahaannya. Selama masa pagebluk ini, kata Irwan, Sido Muncul selalu mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan bagi seluruh karyawan.

"COVID ini susah karena semua bisa kena. Tapi yang penting kan upaya, kita mati-matian bagaimana supaya bisa mempertahankan mereka nggak sakit, supaya kita bisa tetap memproduksi," kata Irwan di kantor Sido Muncul, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).

Irwan menyampaikan selama pandemi COVID-19, Sido Muncul menerapkan sejumlah kebijakan untuk mencegah transmisi virus SARS COV-2 di lingkungan perusahaan. Peraturan paling utama, tentunya protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sesuai ketentuan pemerintah. Selain itu, Sido Muncul juga memberlakukan pembatasan karyawan masuk kerja, baik di kantor maupun pabrik.

"Prokesnya kan ada ya, pakai masker, jaga jarak, dan lain-lain. Terus karena kita pabrik jamu, kita produksi sendiri ya minum Tolak Angin kemudian vitamin C1000 yang kita berikan. Bersyukur sampai hari ini walaupun ada yang sakit (COVID-19) bergantian tapi masih bisa memproduksi memenuhi kebutuhan pasar," ungkap Irwan.

Sido Muncul juga memberikan proteksi tambahan bagi para karyawan. Misalnya, memfasilitasi karyawan untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Dengan begitu risiko penularan dapat terus ditekan. Sejak Maret 2022, Sido Muncul mencatatkan nol kasus COVID-19 di lingkungan perusahaan.

"Jadi kalau kita itu sebisa mungkin beyond regulation. Kita buat yang lebih baik dari aturannya," sambung Irwan.

"Kita fasilitasi (vaksin COVID-19) sampai dosis ketiga. Bekerja sama dengan berbagai pihak, semua karyawan kita berikan vaksin," tutur Irwan.

Irwan menegaskan Sido Muncul selalu memprioritaskan kepentingan karyawan. Perusahaan, kata dia, menempatkan karyawan bukan sebagai aset, melainkan sebagai mitra. Menurut Irwan karyawan merupakan aspek paling penting bagi perusahaan untuk berkembang menjadi semakin besar.

adv sidomunculFoto: Dok. detikcom

Irwan menegaskan manajemen Sido Muncul selalu mengedepankan asas kekeluargaan kepada karyawan. Sebab, perusahaan memegang prinsip karyawan yang loyal merupakan kunci untuk meraih kesuksesan.

"Karena karyawan ini yang paling berjasa yang sejak Sido Muncul dari nol sampai jadi perusahaan seperti hari ini. Itu karena ya karyawannya loyal, militan. Kalau nggak, nggak bisa jadi perusahaan besar. Setelah jadi besar, saya ingin tetap mempertahankan asas kebijaksanaan, kekeluargaan," papar Irwan.

Ia menyebut penghargaan yang diterima ini sebagai standar kerja bagi Sido Muncul. Artinya, perusahaan harus mampu mencapai standar yang sama setiap tahunnya.

"Buat saya penghargaan ini sebagai ukuran. Kita sudah melakukan hal yang benar. Kalau sudah lama nggak dapat penghargaan, 10 tahun nggak ada yang ngasih, mesti jadi evaluasi," ucap Irwan.

Di waktu yang bersamaan, Sido Muncul juga meraih penghargaan 'Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat Kerja Kerja' kategori Platinum. Irwan mengatakan Sido Muncul aktif mengedukasi karyawan soal penularan HIV agar semua karyawan dapat memahami dan menghindari penyakit tersebut.

"Yang paling penting itu kan informasi. Walaupun mungkin semua sebenarnya sudah tahu, tapi kita berikan informasi," ujar Irwan. (adv/adv)