Canggih! Ini Inovasi FUJIFILM Indonesia Keluarkan Alat Kesehatan Berbasis AI

Advertorial - detikNews
Rabu, 30 Mar 2022 00:00 WIB
adv fujifilm
Foto: Fujifilm
Jakarta - FUJIFILM Indonesia memberikan kejutan baru bagi masyarakat Indonesia lewat inovasinya dalam memproduksi alat kesehatan. Sebetulnya FUJIFILM Indonesia memiliki sejarah panjang dalam keterlibatannya di bidang kesehatan.


Di tahun 1936, FUJIFILM Indonesia meluncurkan film X-ray hingga komersialisasi film digital pertama di dunia untuk X-ray Image di 1983 dan pengembangan teknologi informatika untuk kebutuhan medis. Saat ini FUJIFILM Indonesia pun berfokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kemampuan diagnosa citra oleh para dokter.


Seluruh produk dan layanan yang berbasis AI telah tersebar di lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Hingga akhirnya, saat ini FUJIFILM Indonesia mengukuhkan posisinya untuk memberikan solusi inovatif dalam perawatan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat Indonesia.


Presiden Direktur FUJIFILM Indonesia, Masato Yamamoto menyebutkan kesehatan adalah salah satu topik terpenting di masyarakat. FUJIFILM Indonesia bertekad untuk membantu meningkatkan akses layanan pemeriksaan kesehatan untuk setiap orang, khususnya di Indonesia.


"Sesuai dengan kampanye 'NEVER STOP', FUJIFILM Indonesia akan selalu konsisten berinovasi demi Indonesia yang lebih sehat dengan menyatukan teknologi, produk dan layanan ekslusif di seluruh daerah," kata Masato dalam keterangan tertulis.

Inovasi FUJIFILM Indonesia untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, di antaranya adalah memperkenalkan setidaknya 2 perangkat rontgen atau mesin sinar-X yang dapat menjadi solusi skrining dini penyakit Tuberkulosis atau TB.

Berdasarkan data WHO, terdapat delapan negara yang menyumbang dua pertiga dari keseluruhan kasus TB baru, dengan India dengan angka tertinggi, diikuti oleh China, Indonesia, Filipina, Nigeria, Bangladesh, dan Afrika Selatan.

Sebagian besar pasien TB tidak mendapatkan pengobatan yang memadai karena keterlambatan deteksi, sehingga terlambat untuk diobati dan menyebabkan penularan hingga kematian.

Untuk di Indonesia, menurut Laporan Global WHO 2020, 38.000 orang meninggal di tahun tersebut karena TB; dan TB sudah menjadi beban negara sebesar Rp 92 triliun.

Deteksi yang terlambat disebabkan karena akses yang minim ke mesin sinar-X dan tidak semua orang dapat mengunjungi rumah sakit atau fasilitas kesehatan karena faktor ekonomi, faktor geografis atau kondisi mendesak seperti bencana alam dan pandemi seperti saat ini.

Masyarakat Indonesia bisa mendapatkan manfaat dari sistem perangkat rontgen portable sinar-x bertenaga AI dari FUJIFILM Indonesia, dimulai dengan adanya instalasi perdana di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada 18 Maret 2022.

adv pijipelem

Perangkat rontgen ini merupakan solusi compact dengan tingkat radiasi yang rendah yang didukung dengan kecerdasan buatan yang dapat membantu dokter dalam melakukan diagnosis. Keunggulan lainnya adalah perangkat mendapatkan rekomendasi dari Kerja sama STOP TB oleh WHO, berbentuk sangat portable dan dapat dibawa ke mana saja, menjadikannya sangat memungkinkan untuk diagnosis TB di daerah terpencil.


Kontribusi inovasi alat kesehatan dari FUJIFILM Indonesia juga telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai mitra perusahaan di Tanah Air.

Salah satunya Radiologist Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) dr. Melita Sp.Rad(K) yang mengatakan tak hanya menjadi sistem penyimpanan citra digital pasien, perkembangan teknologi dalam bidang radiologi seperti PACS juga memungkinkan untuk melakukan diagnosa, pengukuran, serta visualisasi 3D yang lebih baik dengan fitur yang semakin berkembang.

"Saat ini, Synapse PACS dari FUJIFILM Indonesia yang telah diimplementasikan di RS PON sangat membantu dalam meningkatkan produktifitas, alur kerja, efisiensi dan kemampuan dalam mendiagnosa pasien, sehingga pelayanan kepada pasien dapat menjadi lebih baik lagi. Hal ini sejalan dengan tujuan RS PON dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien," kata dr. Melita.

Senada Dokter Spesialis Bedah Umum dan Payudara klinik kesehatan khusus Wanita, MedicElle Clinic, Surabaya dr. Sahar Bawazeer Sp.B mengatakan pihaknya bangga menjadi fasilitas kesehatan dengan mammografi teknologi yang cukup canggih.

"Kami bangga menjadi fasilitas kesehatan dengan mammografi teknologi yang cukup canggih saat ini di Indonesia dan menjadi tempat pertama pengoperasian alat FUJIFILM Indonesia ini, semoga kedepannya dapat menjadi trendsetter dalam skrining kanker payudara di Indonesia," ujar dr. Sahar.

FUJIFILM Indonesia juga sangat serius bekerja dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan teknologi inovatif dan keahlian yang luas dan beragam untuk berkontribusi dalam bidang kesehatan mulai dari pencegahan hingga diagnosa dan perawatan sebagai perusahaan perawatan kesehatan total.

Salah satunya, pencegahan dengan mendukung pembuatan vaksin dan diagnosa melalui alat pencitraan akurat di pusat perawatan yang menjadi peran penting dalam penyembuhan pasien COVID-19.

Selain itu, FUJIFILM Indonesia percaya bahwa layanan kesehatan bisa meningkat dengan menekankan pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan perawatan penyakit lebih awal. Di Indonesia, berbagai program dan aktivitas telah dan terus akan dilakukan oleh FUJIFILM Indonesia.


Tak hanya memberikan inovasi produk, FUJIFILM Indonesia juga memberikan kontribusi berupa edukasi mengenai industri kesehatan dan tukar pikiran bersama para ahli lokal. Salah Satu milestone terpenting adalah peresmian Pusat Pembelajaran Radiologi FUJIFILM pertama di Indonesia pada 31 Maret 2021 di Politeknik Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Jakarta II.

adv pijipelem

General Manager Divisi Medis FUJIFILM Indonesia, Jatmiko Dwiwantoro menuturkan hal tersebut adalah bukti keseriusan FUJIFILM Indonesia untuk memberdayakan ahli radiologi muda di Indonesia dengan memberikan tambahan wawasan dan pengalaman melalui solusi dari FUJIFILM Indonesia.


"FUJIFILM Indonesia berharap kolaborasi ini dapat terus dilanjutkan karena FUJIFILM Indonesia percaya bahwa teknologi dan inovasi dapat bekerja bersama dengan ahli medis terdepan di negara ini dan berbagi tujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Indonesia," kata Jatmiko.


Sebagai informasi, FUJIFILM Indonesia kembali membuktikan keseriusannya untuk berkontribusi dalam menghadirkan 'Solusi Kehidupan' ('Life Solutions') yang lebih baik, setelah lebih dari satu dekade berkiprah di pasar Indonesia.


Hal ini sejalan dengan kampanye 'NEVER STOP' sebagai perwujudan keberhasilan transformasi FUJIFILM Indonesia, dari produsen film fotografi menjadi perusahaan yang berinovasi di segmen bisnis yang beragam. Meliputi solusi perawatan kesehatan, solusi material, solusi dokumen, dan solusi pencitraan.


Solusi di bidang kesehatan merupakan segmen terbesar dalam total penjualan FUJIFILM Indonesia. Sistem media juga dimulai menjadi bagian bisnis terbesar dalam solusi di bidang kesehatan termasuk X-ray, CT Scan, Magnetic resonance imaging (MRI), PACS, endoskopi, ultrasound, dan lain-lain.

(adv/adv)