UMKM Jabar Ungkap Strategi hingga Tantangan Tembus Pasar Ekspor

UMKM Jabar Ungkap Strategi hingga Tantangan Tembus Pasar Ekspor

Advertorial - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 00:00 WIB
adv bni
Jakarta - Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini telah mencapai 64,2 juta, serta berkontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai Rp 8.573,89 triliun.

Dari segi perekonomian, UMKM juga telah mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja dan menghimpun hingga 60,4% dari total investasi. Meski demikian, tingginya jumlah UMKM di Indonesia tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan.

Di tengah pandemi, UMKM menjadi salah satu sektor yang ikut terdampak. Di sisi lain, pandemi justru membuat UMKM beradaptasi terhadap teknologi digital dan terlibat dalam pasar digital. Untuk mendorong UMKM menghadapi dampak pandemi, pemerintah pusat pun telah melakukan berbagai upaya mulai dari bantuan insentif fiskal dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah pun berperan dalam meningkatkan produktivitas UMKM lokal untuk dapat berkembang ke kancah ekspor. Pasalnya, dari banyaknya UMKM, baru sekitar 14,37% yang telah melakukan ekspor dan 21% yang memanfaatkan e-commerce. Rendahnya angka ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan pasar luar negeri, konsistensi kualitas dan kapasitas produk, sertifikasi, hingga kendala logistik.

Melihat hal ini, BNI bersama detikcom menggelar webinar 'Utilizing Local Business to Go Global', yang akan membahas seputar cara bisnis lokal bisa mengudara di kancah global. Selain menghadirkan para pengusaha dari Jawa Barat, webinar ini juga melibatkan regulator dan Pemerintah Daerah Jabar untuk mengulas informasi dan wawasan agar mendorong UMKM lain untuk maju ke pasar global. Dalam edisi kali ini, Jawa barat sebagai provinsi dengan kontribusi ekspor terbesar nasional diharapkan dapat berbagi informasi seputar strategi dalam mendongkrak ekspor daerah untuk meningkatkan perekonomian.

Pada segmen pertama, akan hadir Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Direktur Eksekutif - Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Herawanto yang akan membahas soal strategi Pemda dalam mengedukasi manfaat ekspor dan cara memberdayakan UMKM daerah agar melek ekspor. Tak hanya itu, keduanya juga akan membahas cara pemerintah dan regulator menangani kesulitan para pelaku eksportir.

Selain itu, segmen pertama akan menghadirkan Founder Frinsa Agrolestari, Wildan Mustofa; Founder Kriya Nusantara & Gloya, Abdul Sobur; dan Co-Founder Blekenheim, Muhammad Ammar Maulana. Ketiga narasumber ini akan membahas soal tantangan yang kerap dialami UMKM selama menjalankan bisnis dan melakukan ekspor hingga hal-hal yang perlu disiapkan untuk memulai ekspor bagi UMKM lokal.

Sementara itu, segmen dua akan mengundang Direktur Bisnis UMKM, Muhammad Iqbal danKetua Umum Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara. Segmen ini akan membahas seputar proses membuat brand menjadi go global hingga strategi dalam mengelola stok produksi dan persiapan ekspor. Tak hanya itu, Iqbal juga akan menjelaskan tentang kontribusi BNI untuk membantu UMKM go global hingga peran BNI dalam membantu UMKM untuk naik kelas dan memperlebar porsi di pasar global.

Hal ini mengingat BNI memiliki program anyar BNI Xpora sebagai one stop shopping solution hub agar UMKM meningkatkan kapabilitas, mendapatkan akses pengetahuan digital, hingga memperluas pasar ke mancanegara (go global). Setidaknya ada 7 solution hub yang tersebar di di Jakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makassar serta digital portal Xpora yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Kantor jaringan tersebut juga terintegrasi dengan 6 kantor cabang BNI luar negeri di New York, London, Tokyo, Hongkong, Seoul, dan Singapura, yang membantu perluasan pasar bagi UMKM, matchmaking business, dan bekerjasama dengan kedutaan setempat

Seluruh rangkaian webinar ini dapat disaksikan pada Rabu, 29 Desember 2021 pukul 13.00 - 15.00 WIB secara live streaming di detik.com/webinar-xpora-jabar. Adapun segmen pertama akan berlangsung pada 13.05 - 14.30 WIB, sedangkan segmen kedua akan berlangsung pukul 14.30 - 15.00 WIB. Jadi, jangan lupa catat tanggalnya dan dapatkan insight menarik seputar ekspor UMKM. (adv/adv)