Dear Pengguna Sepeda & Motor, Begini Cara Berkendara Aman dan Nyaman

Advertorial - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 00:00 WIB
adv allianz juli
dok. Shutterstock
Jakarta - Aktivitas olahraga outdoor semakin menjadi pilihan yang digemari masyarakat di berbagai kalangan. Terlebih di tengah pandemi saat ini, masyarakat didorong untuk menjaga kesehatan tubuh sambil selalu menjaga jarak. Adapun tren aktivitas outdoor banyak dilihat di ibu kota, salah satunya bersepeda.

Sebagai sarana transportasi dan olahraga, bersepeda memang berdampak positif tidak hanya untuk kesehatan pengendaranya, tetapi juga lingkungan sekitar. Ketua Bike2Work Indonesia, Poetoet Soedarjanto menyatakan rutin bersepeda dapat mengurangi penggunaan BBM, polusi kendaraan, serta tingkat kemacetan. Hal ini juga sejalan dengan semangat HUT DKI Jakarta ke-494 bertema 'Jakarta Bangkit', yang mengajak masyarakat untuk terus optimis akan kebangkitan ibu kota di tengah pandemi tidak terkecuali dalam aspek berlalu lintas.

Tidak hanya di Jakarta, tren bersepeda ini pun tersebar di wilayah lainnya. Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pandu Yunianto pun pernah menyatakan bahwa pengguna sepeda meningkat pesat hingga hampir 10 kali lipat bila dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. Dalam menyikapi hal tersebut, pihaknya telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 59 tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

"Ketika menggunakan kendaraan jenis apapun termasuk sepeda, maka beberapa hal yang menjadi perhatian bersama yaitu rule, patuhi semua aturan lalu lintas. Kedua yaitu skill, pastikan kita memiliki keterampilan berkendara yang baik. Ketiga adalah attitude, kedepankan adab dan sopan santun karena kita tidak sendirian di jalan raya. Hormati dan hargai pengguna jalan lainnya," ujar Poetoet dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021).

Melihat pesatnya jumlah penggemar sepeda, baik sebagai sarana olahraga maupun alternatif transportasi, para pesepeda wajib mengikuti peraturan yang telah berlalu. Selain itu, pengendara sepeda juga perlu mempersiapkan diri untuk menghindari risiko yang mengiringi, seperti cedera atau kecelakaan.

"Hobi sangatlah penting untuk dijalani, terutama olahraga yang dapat meningkatkan stamina tubuh, sekaligus sarana untuk bersosialisasi. Namun, melindungi diri dari risiko yang mengintai merupakan prioritas utama. Dalam hal ini, perlindungan asuransi bisa menjadi pilihan terbaik. Asuransi yang tepat mampu memberikan perlindungan kapan pun dan di mana pun, misalnya perlindungan dari kecelakaan diri bagi pesepeda," jelas Head of Underwriting and Product Development, Allianz Utama Indonesia, Dony Sinanda Putra.

Selain kenaikan jumlah pengguna sepeda, terdapat pula eskalasi keramaian lalu lintas. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Transisi dimulai, kondisi lalu lintas Jakarta meningkat, terutama pada pengendara sepeda motor. Saat kondisi normal, terdapat sekitar 27,5% pengguna mobil, sedangkan pengguna motor 71.5%. Selama tahun 2020, pengguna motor dilaporkan meningkat hingga 72,8%.

Namun, banyak yang mengakui bahwa pengendara sepeda motor berisiko jauh lebih tinggi daripada pengguna mobil. Meskipun begitu, masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan motor karena sangat fleksibel, efisien dan dapat menghindari kemacetan.

Untuk itu, para pengendara motor harus lebih siap dan mawas diri untuk meminimalisir risiko dan mengurangi kekhawatiran keluarga yang menunggu di rumah, salah satunya adalah dengan turut memiliki proteksi diri.

Allianz Personal Care hadir dengan manfaat santunan kecelakaan diri hingga cacat tetap, biaya pengobatan, santunan harian rawat inap rumah sakit, dan berbagai kebutuhan perawatan medis lainnya. Adapun asuransi ini dapat dimanfaatkan untuk perlindungan saat mengendarai sepeda maupun motor

"Agar aktivitas berkendara tetap aman dan nyaman, Allianz Personal Care memberikan perlindungan 24 jam, tidak hanya untuk pengendara tetapi juga keluarga, dengan berbagai pilihan plan yang komprehensif dan premi yang terjangkau," tambah Dony.

Allianz Personal Care juga menyediakan santunan biaya untuk berbagai perlindungan, tanggung jawab hukum pihak ketiga, perlindungan ATM, serta evakuasi dan pemulangan jenazah. Segala urusan klaim dapat dilakukan di mana pun, sehingga nasabah tidak perlu repot mendatangi kantor Allianz.

Bagi pengendara yang menghadapi risiko di perjalanan setiap harinya, melindungi diri seharusnya menjadi prioritas utama. Dengan begitu, hobi dan rutinitas sehari-hari yang sering dilakukan pun dapat dijalani dengan tenang. (adv/adv)