Perangi Corona di RI, Alibaba Cloud Siapkan Teknologi Berbasis AI

Advertorial - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 18:00 WIB
adv alibaba
Dok. Alibaba Cloud
Jakarta - Teknologi kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan pada sektor kesehatan. Teknologi memungkinkan dokter untuk lebih mudah mendiagnosis suatu penyakit melalui kecerdasan buatan atau yang dikenal Artificial Intelligence (AI).

Pada awal Februari lalu, Alibaba Cloud telah mengumumkan teknologi CT Image Analytics Technology yang yang dapat mendiagnosis COVID-19 dengan akurasi 96% yang teruji di China. Teknologi ini dikembangkan oleh Alibaba DAMO Academy, riset global yang diprakarsai oleh Alibaba Group

Sistem AI ini dapat mengidentifikasi virus Corona melalui CT Scan. Algoritma ini telah terlatih dengan data dan CT scan dari lebih dari 5.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi pada akhir Februari lalu.

Dengan semakin meningkatnya jumlah pasien terinfeksi COVID-19 di Indonesia, tenaga medis di Indonesia diharuskan untuk terus sigap dalam menangani para pasien terinfeksi COVID-19. Untuk membantu menahan laju penyebaran COVID-19, Alibaba Cloud sebagai tulang punggung data intelligence dari Alibaba Group ini bekerja sama dengan dua rumah sakit di Indonesia yakni Rumah Sakit Eka dan Rumah Sakit OMNI menyediakan algoritma miliknya utuk menganalisis gambar CT scan thorax/paru pasien suspek COVID-19.

Country Manager Alibaba Cloud Indonesia Leon Chen mengatakan teknologi analitik gambar CT scan atau CT Image Analytic berbasis AI tersebut telah digunakan di lebih dari 550 rumah sakit di China dan telah berhasil membantu dokter dalam menerapkan diagnosa 60 kali lebih cepat daripada deteksi manusia.

"Teknologi ini diuji dengan menggunakan 5.000 model CT scan di China, dengan tingkat akurasi hingga 96% dalam mendiagnosis pasien yang terjangkit COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis.

"Dengan berkontribusi pada teknologi komputasi cloud dan AI, kami berharap dapat membantu menahan laju penyebaran pandemi bersama dengan rumah sakit di Indonesia. Pandemi ini adalah tantangan kritis bagi kita semua, dan kami berharap untuk menghadapi tantangan ini bersama dengan komunitas kesehatan setempat di Indonesia," imbuh dia.

Leon menutukan nantinya hasil analisis akan tersedia dalam waktu kurang dari satu menit pada sistem TI rumah sakit masing-masing yang dapat menjadi rujukan bagi para dokter untuk melakukan diagnosis yang lebih tepat berdasarkan data. Analisis berbasis AI ini dilakukan oleh Alibaba Cloud Indonesia, sehingga tidak ada data pribadi yang dapat disimpan atau diakses selama proses ini.

"Kemitraan dengan rumah sakit seperti Eka Hospital dan rumah sakit OMNI serta komunitas kesehatan lokal di Indonesia sangat penting dalam upaya membantu mengendalikan penyebaran COVID-19. Melalui teknologi Cloud dan AI kami yang telah teruji, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam memerangi virus," ungkapnya.

Sementara itu, Drg. Rina Setiawati, selaku CEO Eka Hospital menyambut baik kerja sama dengan Alibaba Cloud.

"Kami selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan, salah satunya dengan selalu memperbarui sistem teknologi di bidang kesehatan. Kami berharap melalui kerja sama dengan Alibaba Cloud dapat menunjang kenyamanan dan keamanan pasien, yang selalu menjadi prioritas kami," terangnya.

Drg. Rina berharap dengan digunakannya sistem AI milik Alibaba Cloud ini, pasien akan mendapatkan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik karena hasil pembacaan CT scan yang dipakai oleh radiologist menjadi lebih cepat dan akurat sehingga waktu tunggu di rumah sakit pun akan lebih singkat.

Senada dengan Drg. Rina, CEO OMNI Hospitals Group dr. Maria Theresia Yulita, MARS, MSM, mengungkapkan kolaborasi OMNI Hospitals dengan Alibaba Cloud merupakan diharapkan dapat membantu dokter untuk mempercepat diagnosis Covid-19. Pihaknya akan terus berinovasi berinovasi memberikan layanan terbaru untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia.

"Dengan teknologi komputasi cloud dan AI milik Alibaba Cloud, bersama dengan rumah sakit, kami berharap dapat membantu mengatasi virus," ungkapnya.

Selain kerjasama langsung bersama rumah sakit di Indonesia, portal sistem medis online (www.thoraxcovid.id) yang disiapkan oleh Medinesia, partner layanan TI lokal dari Alibaba Cloud Indonesia dibentuk untuk membantu lebih banyak rumah sakit memerangi Covid-19. Rumah sakit dapat menggunakan portal untuk mengirimkan gambar-gambar CT scan pasien, yang akan dianonimkan dan dianalisis melalui algoritma Alibaba Cloud. Hasil analisis akan tersedia kembali hanya dalam waktu kurang dari satu menit pada portal untuk referensi rumah sakit ketika membuat keputusan diagnosis. Layanan ini dihadirkan secara gratis untuk tiga bulan pertama. (adv/adv)