Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan Sekolah

Advertorial - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 00:00 WIB
adv podomoro
Hunian mewah terjangkau klaster Juniper (Foto: dok. Agung Podomoro Land)
Jakarta - Mudahnya hidup dengan tinggal di hunian prestisius berkonsep One Stop Living di Selatan Jakarta, dengan akses prima tepat di exit tol, fasilitas lengkap dan bebas banjir.

Bagi milenial, saat ini bekerja kantoran mulai kurang populer atau mendambakan sistem kerja yang fleksibel. Tak jarang dari mereka memilih pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah seperti youtuber, freelance, atau berbisnis online. Sebagian besar alasan yang melatarbelakangi hal ini adalah suasana kantor yang monoton dan tempat yang tidak fleksibel, terbuangnya waktu selama perjalanan ke kantor terutama karena macetnya jalanan perkotaan seperti Jakarta, mengurangi biaya transportasi yang mahal, ingin bisa lebih produktif, hingga mempunyai waktu luang dan bisa berhemat membuat fleksibilitas kerja menjadi perhatian sebagian besar masyarakat dan milenial. Pemerintah pun sempat memiliki wacana agar pegawai pemerintah juga dapat bekerja dari rumah.

Melihat hal tersebut, betapa mudahnya hidup apabila bisa tinggal di hunian yang lengkap fasilitas, dekat kemana saja, dan terintegrasi dengan transportasi modern seperti LRT yang harganya sangat ekonomis, seperti halnya rumah tapak Terraced House, klaster Juniper (Podomoro River View) dalam kawasan Podomoro Golf View di Selatan Jakarta dengan stasiun LRT dalam kawasan.

[Gambas:Youtube]

Praktis dan Hemat Kemana Saja dengan LRT

Mobilitas dan akses yang mudah merupakan aspek penting yang harus dimiliki sebuah hunian. Tanpa keduanya, penghuni akan kesulitan beraktivitas, kehabisan waktu di jalan, dan stress meskipun mereka memiliki kendaraan pribadi. Faktanya, jumlah kendaraan di Jabodetabek telah mencapai 24,9 juta unit dimana 98 persennya kendaraan pribadi dan hanya 2 persennya saja bus dan angkutan umum. Jadi, dapat dibayangkan betapa padatnya jalanan Jabodetabek dan tingginya biaya transportasi yang salah satunya akibat konsumsi bahan bakar yang tidak efisien dimana menurut Bank Dunia rata-rata biaya transportasi di Jabodetabek menghabiskan 43 persen pendapatan masyarakat perbulannya, dimana seharusnya maksimal hanya 10 persen saja.

Karena itu masyarakat dan milenial mendambakan pekerjaan yang lebih fleksibel seperti di rumah, atau dekat dengan kantor, dan fasilitas lainnya sehingga tidak sulit untuk mencapai tujuan juga mudah mendapatkan transportasi umum yang murah.

Melihat kebutuhan masyarakat ini, Agung Podormoro Land pun telah merancang rumah tapak Terraced House Juniper untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang lengkap dengan beragam fasilitas kawasan dan klaster sehingga menjadi hunian mewah, praktis, nyaman, dengan harga terjangkau, juga dapat mengurangi biaya transportasi masyarakat.

Bagaimana tidak, rumah tapak Terraced House Juniper berada sangat dekat dengan stasiun Light Rail Transit (LRT) yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda saja dari hunian sehingga penghuni dapat mudah kemana saja (easy tomobile).

Dapatkan e-brochure mengenai Podomoro River View melalui whatsapp 0818556665

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan SekolahTelah beroperasi bus PPD dari Podomoro Golf View ke pusat kota Jakarta (Foto: dok. Podomoro Golf View - APL)

Kawasan Podomoro Golf View (PGV) sendiri, dimana Terraced House Juniper berada telah resmi sebagai transfer point Transit Oriented Development (TOD) pada 21 April 2018 lalu. Kehadiran kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, Bupati Bogor Hj. Ade Yasin, Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Bapak Pande Putu Yasa bersama media di Marketing Lounge Podomoro Golf View (PGV) baru-baru ini merupakan bentuk edukasi dan informasi berkesinambungan dari keseriusan pemerintah dalam mengurai kemacetan Jabodetabek yang di dukung oleh Agung Podomoro Land (APL) dalam mewujudkan kawasan hunian berkonsep TOD di PGV.

Menurut pengamat perkotaan Yayat Supriyatna, pengembangan kawasan TOD mampu mengatasi masalah lalu lintas dan menumbuhkan perekonomian di kawasan tersebut. Sehingga ke depannya, akan ada redistribusi fungsi yang menjadikan kawasan luar Jakarta sebagai kawasan bisnis.

Dilihat dari segi kenyamanan, biaya, keselamatan, lingkungan, dan lain-lain, angkutan umum massal terutama rel tentunya akan jauh lebih nyaman seperti di Singapura, Jepang, atau negara-negara lain yang angkutan umum berbasis relnya sangat nyaman. Bahkan, bisa jauh lebih cepat dibandingkan dengan mobil pribadi, karena menggunakan rel sehingga tidak terjebak kemacetan dan pasti lebih murah dan ramah lingkungan, serta hemat bahan bakar.

Kabar baiknya, sejak November 2018, bus Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD) telah beroperasi di PGV. Adapun rutenya meliputi Podomoro Golf View menuju dan dari pusat Kota Jakarta seperti Semanggi, Monas, Harmoni, Blok M, Podomoro City hingga Grogol dan akan menyusul berbagai trayek lainnya dengan tujuan objek vital di Jakarta.

Selain dekat dan terintegrasi dengan LRT dan transportasi umum lainnya, kawasan PGV juga berada di lokasi yang strategis dan bebas macet karena berada tepat di depan exit tol Cimanggis, KM 19 Tol Jagorawi, sudah langsung masuk kawasan dan hanya 30 menit dari bandara Halim Perdanakusuma, sehingga menjadikan hunian ini mudah dicapai (easy to reach).

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan SekolahMemiliki akses prima, easy to reach (Foto: dok. Podomoro Golf View - APL)

Lengkap Fasilitas Pendidikan hingga Pusat Kuliner dan Rekreasi

Gaya hidup milenial yang instan, tidak ribet, fleksibel serta berharap memiliki fasilitas lengkap dalam satu lingkungan tentunya akan sangat cocok dengan konsep One Stop Living. Namun untuk memiliki hunian, milenial dan masyarakat yang baru merintis mungkin masih ragu karena harga property yang cenderung naik lebih tinggi dari kenaikan pendapatan pertahunnya. Namun jika dikaji lebih dalam, justru saat ini adalah waktu yang tepat untuk mulai mencicil property sebagai tempat tinggal sekaligus investasi masa depan yang akan menjadi asset sendiri. Mengapa tidak? Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang cenderung turun membuat besaran angsuran semakin kecil sehingga meringankan para milenial dan masyarakat untuk memiliki hunian sendiri.

Disamping itu, selain memiliki nilai tambah dekat dengan stasiun LRT, hunian Terraced House Juniper yang berkonsep Eco Green Living di kawasan One Stop Living ini juga dilengkapi berbagai fasilitas kawasan seperti sarana pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi dalam kawasan yang juga dapat dicapai hanya dengan berjalan kaki saja seperti Sekolah Karakter, Universitas Gunadarma, dan bersebelahan pula dengan pengembangan Kolese kanisius seluas 20 hektare.

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan SekolahTerraced House Juniper, bersebelahan dengan fasilitas pendidikan (Foto: dok. Podomoro Golf View - APL)

Sebagai pemerhati dunia anak, kak Seto Mulyadi berpendapat bahwa jarak antara rumah dan sekolah yang terlalu jauh terkadang akan berpengaruh kurang baik pada kondisi fisik anak. Hal ini bisa menyebabkan anak mudah lelah dan kurangnya semangat untuk belajar.

"Jarak tempuh sekolah berpengaruh belajar anak, dan konsentrasi belajar menjadi kurang baik. Dan lagi, jarak yang dekat membuat anak memiliki banyak waktu bermain," tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Pemerhati dan Praktisi Pendidikan, Indra Charismiadji yang mengatakan bahwa jarak tempuh dan lingkungan anak ke sekolah penting untukdiperhatikan.

"Biasanya anak akan lebih nyaman karena berada disekitar lingkungannya.Kontrol juga akan lebih mudah artinya dari sisi lingkungannya. Orang tua sering tidak tahu apa yang terjadi dalam perjalanan. Dengan bersekolah didekat tempat tinggal, hambatan itu bisa diatasi,"jelasnya.

Karena itu, hunian Terraced House Juniper yang mengusung konsep walk to shool, walk to campus ini akan menjadi hunian ideal bagi orang tua yang memperhatikan kualitas pendidikan serta mood belajar anak karena orang tua cukup berjalan kaki saja mengantarkan anak-anaknya ke sekolah tanpa sikecil harus terjebak kemacetan jalanan.

Selain dekat dengan stasiun LRT, sekolah, dan kampus, Terraced House Juniper juga sangat dekat dengan tampat hang out yang pasti akan disukai para milenial dimana di sepanjang 2 km sungai Cikeas yang melintasi kawasan PGV dibangun Food & Beverage Riverside Area yang berkonsep seperti di San Antonio-Amerika Serikat atau Clarke Quay-Singapura sehingga menjadi riverside leisure escape spots yang nyaman untuk seluruh penghuni, teman dan keluarga.

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan SekolahFood and Beverage Riverside Area (Foto: dok. Podomoro River View)

Selain itu terdapat pula sarana ibadah masjid AT-Thohir, commercial area di sepanjang boulevard kawasan dimana puluhan merek ternama yang tergabung dalam Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) telah bergabung disini. Terdapat pula fasilitas klaster yang lebih exclusive bagi penghuni seperti Executive Club House, infinity lagoon swimming pool, private gazebo, jogging track, children play ground, One gate access, dan CCTV 24 jam yang tersedia untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penghuni.

Dengan demikian, selain menjadi hunian yang nyaman, lengkap, praktis, dan hemat, Terraced House Juniper juga sekaligus menjadi investasi yang sangat menjanjikan dengan nilai investasi yang terus bertumbuh dari tahun ketahun.

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan SekolahRuko Golf View Arcade di boulevard kawasan PGV (Foto: dok. Podomoro River View)

Selain Terraced House Juniper, dengan pangsa pasar kawasan yang potensial, telah dibuka pula Ruko Golf View Arcade tahap II melanjutkan tahap I yang telah terjual habis. Adapun Ruko Golf View Arcade ini dibuka dengan harga PERDANA dengan jumlah yang sangat TERBATAS.

Jika ingin mengetahui tentang Terraced House Juniper - Podomoro River View, dan Ruko Golf View Arcade, Anda bisa mengunjungi marketing lounge Podomoro Golf View sekaligus membuktikan sendiri kemudahan aksesnya, tepat di depan Exit Tol Cimanggis, KM 19 Tol Jagorawi.

Hunian Rp 900 Jutaan, Tinggal Jalan Kaki ke Stasiun LRT dan Sekolah

PROMO KHUSUS!!* Miliki Terraced House Juniper hanya Rp 900 Jutaan*, Angsuran 120x* dan dapatkan Cashback hingga Ratusan Juta rupiah*. Tanggal 3 Februari 2020 HARGA NAIK.

*Syarat dan ketentuan berlaku

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi nomor telepon 021 5694 8888, WA 0818556665, atau kunjungi situsnya di www.podomororiverview.com dan www.podomorogolfview.com, dan subscribe channel YouTube PGV untuk mendapatkan update terbaru proses pembangunan kawasan. Follow juga Instagram resminya @officialpodomororiverview dan @officialpodomorogolfview.

[Gambas:Youtube] (adv/adv)