Pemerintah & Shopee Gerak Bersama Dorong UMKM 'Naik Kelas'

- detikNews
Senin, 09 Des 2019 00:00 WIB
Foto: dok. Shopee
Foto: dok. Shopee
Jakarta - Munculnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi salah satu faktor tumbuh kembangnya perekonomian digital di Indonesia.

Kehadiran dari perusahaan-perusahaan berbasis digital seperti e-commerce saat ini juga menjadi penyokong akselerasi perekonomian digital di Indonesia melalui UMKM tersebut.

Dengan ambisi pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai "Digital Energy of Asia" tahun depan, maka terciptanya berbagai terobosan yang dilakukan untukmendongkrak perekonomian digital dengan perusahaan-perusahaan berbasis digital yang ada saat ini adalah suatu keharusan.

Bila dilihat dari jumlah unit usaha di Indonesia, terdapat sekitar 62.922.617 (99,99%) UMKM dan hanya ada 5.460 (0,01%) usaha besar di Indonesia.

Sementara itu secara makro, sebagai pelaku ekonomi terbesar di Indonesia, UMKM telah berkontribusi setidaknya 60% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan 90% serapan tenaga kerja. Dengan kata lain, tidak salah apabila UMKM merupakan penggerak perekonomian nasional menuju ekonomi yang lebih maju.

Oleh karena itu, peran instansi pemerintahan yang bersinergi dengan swasta, khususnya e-commerce menjadi sangat penting. PotensiUMKM pun bisa diangkat dan menjadi penyokong pertumbuhan kinerja dan performa dariUMKM untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Sebagai salah satu e-commerce di Indonesia, Shopee berinisiatif mendorong perkembangan dari UMKM di Indonesia melalui berbagai program dan inovasinya. Shopee berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang sejalan dengan visi dari pemerintah.

Upaya dari komitmen yang dilakukan oleh Shopee mendapat apresiasi dengan tanggapan yang positif dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin hingga melangsungkan dua kali agenda pertemuan dalam dua minggu di bulan November 2019 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Presiden menyampaikan dukungannya terhadap upaya Shopee dalam mendukung para pelaku UMKM Indonesia dengan turut berkontribusi dalam mengedepankan kegiatan ekonomi dan pembangunan.

Wakil Presiden menjelaskan, "Kami menyambut baik upaya pelaku e-commerce seperti Shopee yang turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami berharap kedepannya upaya ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pertemuan hari ini, pemerintah akan selalu mendukung para pihak yang mengedepankan kemajuan pelaku UMKM di dalam negeri, terutama untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan."

Wakil Presiden juga menyinggung perihal inovasi dan program yang berpeluang untuk mendukung performa dan tumbuh kembang dari UMKM di Indonesia yang patut direalisasikan oleh Shopee agar dapat beradaptasi dengan pendekatan literasi digital.

Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia menyampaikan bahwa, "Hadirnya program 'Kampus Shopee', diinisiasi kami sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar dapat meningkatkan performa bisnisnya secara efektif ke 40.000 UMKM binaan kami."

Kontribusi nyata yang dilakukan oleh Shopee kepada para pelaku UMKM di Indonesia direalisasikan melalui program Kampus Shopee. Diinisiasi sebagai program edukasi yang telah diimplementasikan kepada lebih dari 40.000 UMKM binaannya di seluruh Indonesia. Shopee memungkinkan para pelaku UMKM untuk dapat beradaptasi pada industri teknologi dengan pendekatan literasi digital, yang dituju sebagai penyokong usahanya.

Pemerintah & Shopee Gerak Bersama Dorong UMKM 'Naik Kelas'

Selain itu, dalam agenda pertemuan dengan Wakil Presiden, Shopee juga menyampaikan visi untuk membawa UMKM binaannya ke dalam jangkauan yang lebih luas, yaitu melalui program ekspor Kreasi Nusantara yang bertajuk "Dari Lokal untuk Global". Program tersebut memungkinkan para UMKM binaannya yang terkurasi untuk bisa ekspor ke Malaysia dan Singapore.

Shopee juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga pemerintah terkait untuk menjalankan program Santripreneur yang bertujuan untuk memberikan dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia dengan menghadirkan fitur terbaru yaitu, Shopee Barokah, one-stop solution lifestyle destination.

Fitur ini akan mengkurasi berbagai produk dan layanan syariah mulai dari fashion muslimah, kecantikan, hingga zakat dan donasi. Fitur serta layananyang dibentuk karena melihat besarnya potensi dan permintaan pasar syariah di Indonesia beberapa tahun terakhir.

"Kami menyambut baik upaya pelaku e-commerce sepertiShopee yang turut mendukung percepatan perkembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami berharap kedepannya upaya ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pertemuan hari ini, pemerintah akan selalu mendukung para pihak yang mengedepankan kemajuan pelaku UMKM di dalam negeri, terutama untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan," tambah Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin.

Inisiatif Shopee untuk merambah ke industri Syariah melalui Shopee Barokah mengundang tanggapan positif dari pengamat ekonomi Indonesia. Greget Kalla Buana menyampaikan bahwa kehadiranShopee Barokah dapatmemberi pengaruh positif, karena diketahui bahwa saat ini, industri syariah sedang besar-besarnya. Antara lain memberi peluang UMKM menjadi pelaku di industri halal, menarik para investor untuk ikut mengembangkan industri halal dengan berinvestasi serta menjawab permintaan segmen Muslim terkait produk-produk halal. (/)