Gaet Seniman Nus Salomo, BNI Bagikan Ambulans Desain Khusus

Gaet Seniman Nus Salomo, BNI Bagikan Ambulans Desain Khusus

Advertorial - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 00:00 WIB
Gaet Seniman Nus Salomo, BNI Bagikan Ambulans Desain Khusus
Seniman Nus Salomo menjelaskan kepada anak-anak gambar yang dibubuhkan pada ambulans yang didesain khusus (Foto: dok. BNI)
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan bantuan mobil ambulans edisi khusus sebagai bagian dari program BNI Berbagi. Mobil ambulance edisi khusus didesain oleh seniman Nus Salomo terinspirasi dari anak-anak penyandang disabilitas, penderita kanker, dan alam.

Nus Salomo juga bekerja sama dengan tiga seniman muda dan seorang anak survivor kanker untuk menciptakan seni instalasi Urban Underground Art. Penyerahan ambulans secara simbolis dilakukan bersamaan dengan acara gerakan sosial bersama komunitas bernama BNI KEJAR atau Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu. Hingga akhir 2019, BNI telah membagikan 31 ambulans di seluruh Indonesia.

Adapun BNI KEJAR ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional. Melalui aksi ini, BNI berupaya mengingatkan betapa pentingnya kesehatan bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Selain memperingati hari Kesehatan Nasional, dalam BNI KEJAR kali ini mengajak generasi muda untuk memperingati hari Pahlawan dengan cara membantu mewujudkan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak," tutur Corporate Secretary BNI Meiliana, dalam keterangan tertulis.

Pada saat yang sama, BNI juga ingin mengajak anak usia dini untuk turut menjaga lingkungan dan cara pengolahan limbah secara kreatif. Untuk memenuhi visi tersebut, BNI mengajak anak-anak survivor kanker, anak-anak difabel, serta siswa-siswi sekolah dasar untuk membuat instalasi seni dari bahan limbah.

Hal menarik lain yaitu material dasar instalasi seni yang dibangun menggunakan sampah. Hal ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan pemanfaatan kembali sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R), efisiensi energi, peduli lingkungan, dan aktivitas cinta lingkungan seperti konservasi hewan langka dan penghijauan.

"Pada BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan," tambah Meiliana.

Para musisi cilik anggota The Sasonos Band membuka tabungan BNI Taplus Anak pada aksi BNI KEJAR (Foto: dok. BNI)

Dalam pengembangan Bank Sampah ini, BNI mengusung tema 'Program Ayo Menabung dengan Sampah' dan diterapkan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten yaitu Kota Administratif Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program yang telah meraih penghargaan bergengsi Padmamitra+ Award 2019 ini memberikan banyak manfaat, yaitu dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki value ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan masyarakat pentingnya hidup bersih, serta mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.

Hingga saat ini, BNI telah mengaktifkan Agen46 di sekitar 200 bank sampah di seluruh DKI Jakarta. Hal yang sama juga dilakukan dibeberapa kota lainnya, antara lain sekitar 26 Agen46 yang dibuka di bank-bank sampah yang ada di Yogyakarta.

Ini merupakan upaya berkelanjutan yang dilakukan BNI untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mencintai lingkungan sekaligus mendekatkan pelayanan perbankan dengan masyarakat. Untuk mendekatkan pelayanan perbankan dengan anak-anak secara dini, BNI juga giat membuka Agen46 di sekolah.

(adv/adv)
Berita Terkait