detikNews
Jumat 20 September 2019, 00:00 WIB

Donna Agnesia Bagi Cerita Jadi Pahlawan Senyum di BKGN 2019

Advertorial - detikNews
Donna Agnesia Bagi Cerita Jadi Pahlawan Senyum di BKGN 2019 Kemeriahan acara Indonesia Tersenyum (Foto: dok. Pepsodent)
Jakarta -

Pepsodent meluncurkan gerakan Indonesia Tersenyum saat menggelar acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2019 yang kesepuluh, agar semua orang menjadi Pahlawan Senyum guna mengatasi masalah gigi berlubang masyarakat Indonesia. Pepsodent berkolaborasi dengan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dalam acara meriah tersebut.

"Gigi berlubang masih menjadi masalah besar di Indonesia, buktinya hasil Riset Kesehatan Dasar (Riseksdas) 2018 menunjukkan bahwa 88,8% masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang, bahkan permasalahan ini juga dialami oleh 92,6% anak Indonesia berumur 5 tahun. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, mengingat kondisi gigi susu sangat memengaruhi kondisi dan struktur gigi permanen di masa mendatang," jelas Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc.

Donna Agnesia Bagi Cerita Jadi Pahlawan Senyum di BKGN 2019

Siapapun bisa jadi Pahlawan Senyum (Foto: dok. Pepsodent)

Drg. Mirah menuturkan perlunya edukasi cara merawat kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat Indonesia. Di BKGN tahun ini, lanjutnya, Pepsodent memulai gerakan Indonesia Tersenyum untuk membebaskan senyum keluarga dari gigi berlubang, dan berharap kontribusi seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami ajak masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan layanan serta edukasi yang dipersembahkan di BKGN 2019 sehingga dapat membuat 'Indonesia Tersenyum' dengan lebih sehat," tutup drg. Mirah.

BKGN 2019 memiliki target untuk meraih 64.000 orang. Acara ini akan digelar di 24 Fakultas Kedokteran Gigi dan 40 cabang PDGI di berbagai wilayah Indonesia hingga Desember mendatang.

"Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam merawat kesehatan gigi dan mulut merupakan tanggung jawab bersama yang masih perlu dibenahi. Riskesdas 2018 memperlihatkan bahwa dari 94,7% masyarakat yang menyikat gigi setiap hari, hanya 2,8% yang melakukannya di waktu yang tepat, yaitu dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur. Yang tak kalah memprihatinkan, ternyata 95,5% masyarakat Indonesia tidak pernah berkunjung ke tenaga medis gigi," papar Ketua PDGI Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM.

BGKN telah membantu 250.000 masyarakat Indonesia selama sembilan tahun. Dengan kolaborasi Pepsodent dan lebih dari seratus cabang PDGI dan 23 Fakultas Kedokteran Gigi, 14.250 dokter gigi dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi juga terlibat dalam acara BKGN.

"Pemeriksaan berkala penting dilakukan agar kondisi kesehatan gigi dan mulut dapat terus terjaga. BKGN adalah momen tepat untuk memulai rutinitas ini karena di semua Rumah Sakit Gigi dan Mulut yang berpartisipasi, para dokter gigi berpengalaman bersama mahasiswa FKG siap terjun langsung mengedukasi dan memberikan pelayanan segenap masyarakat yang membutuhkan," tegas Ketua AFDOKGI Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes.

Pepsodent percaya siapa saja dapat menjadi Pahlawan Senyum. Orang tua, guru dan anak-anak memiliki peran pentingnya masing-masing untuk melindungi senyum keluarga Indonesia. Celebrity mom Donna Agnesia yang merupakan ibu dari tiga anak turut bercerita tentang kontribusinya sebagai Pahlawan Senyum.

"Kesehatan gigi dan mulut keluarga merupakan salah satu prioritas utamaku. Sejak anak-anak masih kecil, aku selalu menanamkan kebiasaan untuk menyikat gigi dua kali sehari, dan rutin mengajak mereka ke dokter gigi. Kini saat mereka sudah semakin besar, tidak jarang justru mereka yang mengingatkan aku dan suami jika salah satu dari kami mungkin terlupa dengan kebiasaan ini. Jadi, aku setuju banget bahwa kita semua bisa menjadi Pahlawan Senyum, siapapun dan di manapun kita berada," tuturnya.

Donna Agnesia Bagi Cerita Jadi Pahlawan Senyum di BKGN 2019

Keseruan murid SD dalam acara Indonesia Tersenyum (Foto: dok. Pepsodent)

Acara BKGN 2019 yang diadakan di Plaza Barat Senayan Gelora Bung Karno tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik yang dihadiri oleh ratusan murid sekolah dasar. Ada pemeriksaan gigi gratis, kegiatan sikat gigi bersama, games edukasi gigi dan mulut, dan sebagainya.

Event tersebut dihadiri oleh para Dekan dari seluruh Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia serta ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi di DKI Jakarta. Kemudian, BKGN 2019 ditutup dengan penghargaan terhadap para Pahlawan Senyum, salah satunya adalah co-founder komunitas KEJORA (Kesehatan untuk Junior Indonesia) drg. Stella Lesmana, Sp.KGA.

"Menjadi seorang dokter tidak sekedar memberikan perawatan kepada pasien agar sembuh, namun juga harus mampu mengedukasi agar pasien memiliki kebiasaan hidup sehat yang lebih baik. Melalui komunitas KEJORA, kami melakukan banyak pengabdian terhadap masyarakat dan menyebarluaskan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut kepada anak dan orang tua, salah satunya melalui buku. Kami percaya buku dapat menjadi media yang tepat bagi orang tua untuk menjelaskan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut secara lebih mudah dan menarik," ungkapnya.

Semua orang bisa menjadi Pahlawan Senyum untuk Indonesia. Sekarang giliran kamu yang bergerak. Caranya bisa dengan mengingatkan orang terdekat untuk selalu merawat dan menjaga kebersihan gigi. Kamu juga bisa mengajak mereka untuk periksa dan melakukan perawatan gigi gratis di BKGN. Ayo, datang ke acara BKGN yang akan diselenggarakan pada September-Desember 2019 di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Untuk informasi selengkapnya bisa cek di sini.


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com