Bangun 100 Kota Mandiri, Jababeka Gandeng Mahasiswa Pascasarjana NTUST

Bangun 100 Kota Mandiri, Jababeka Gandeng Mahasiswa Pascasarjana NTUST

Advertorial - detikNews
Sabtu, 14 Sep 2019 00:00 WIB
Bangun 100 Kota Mandiri, Jababeka Gandeng Mahasiswa Pascasarjana NTUST
Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono Bersama Rombongan Mahasiswa NTUST (Foto:dok. Jababeka)
Jakarta -

National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)membawa rombongan mahasiswa Executive Master of Research and Development (EMRD) ke Indonesia. Kedatangan mereka dalam rangka menindaklanjuti kerja sama dengan Chairman PTJababeka Tbk SD Darmono dan President University Foundation (PUF).

Kedatangan ini fokus pada implementasi kerja sama industri-akademik untuk bisa membuat 100 kota modern mandiri di Indonesia melalui berbagai aktivitas selama 10 tahun ke depan.

Mulai dari program bisnis jangka pendek, program inkubasi bisnis, pertukaran pelajar, pertukaran inovasi teknologi antar mahasiswa, implementasikan program pascasarjana Information Technology dan Management Technology, pendaftaran mahasiswa di President University, sampai penelitian pada bidang industri-pendidikan untuk para staf dan perusahaan start-up.

Ketua Yayasan Pendidikan President University (YPUP), Budi Susilo Soepandji mengungkapkan apresiasinya atas keseriusan kerja sama ini yang ditunjukkan dengan kunjungan mahasiswa magister EMRD Taiwan University of Science and Technology ke Indonesia.

"Terima kasih sudah mau datang ke sini, saya mewakili ketua Yayasan Pendidikan President University -mulai dari universitas, SMA sampai sekolah dasar - merasa senang bisa berdiskusi langsung mengenai program yang akan kita lakukan.Moga secepatnya program ini bisa dilakukan," ungkapnya saat diskusi dalam kunjungan mahasiswa pascasarjana EMRD National Taiwan University of Science and Technology, di President Lounge, Menara Batavia, Rabu, (11/9/2019).

Bangun 100 Kota Mandiri, Jababeka Gandeng Mahasiswa Pascasarjana NTUST

Kunjungan Universitas Nasional Taiwan ke Kawasan Industri Jababeka (Foto:dok. Jababeka)

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor National Taiwan University of Science and TechnologyLiu Day Yang sebagai pemimpin rombongan delegasi ini berharap bahwa program yang sudah dirancang selama 10 tahun ke depan memberi hasil maksimal dan berjalan lancar bagi PUF dan NTUST. Sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa entrepreneurship yang berani mengembangkan ide usahanya masing-masing.

"Sebagai langkah awal, kami menargetkan tahun 3-5 perusahaan start up bisa berdiri tahun ini di Cikarang, dan tahun 2020 sebanyak 20-100 perusahaan start up," kata Liu.

Liu menambahkan bahwa kondisi ekonomi dan industri Indonesia berkembang pesat, sehingga target yang ingin dicapai bukan hal yang mustahil. Ini dibuktikan banyaknya perusahaan start up yang berkembang dan sampai ada menjadi perusahaan start up berstatus unicorn.

Bangun 100 Kota Mandiri, Jababeka Gandeng Mahasiswa Pascasarjana NTUST

Chairman dan Founder PT Jababeka Tbk SD Darmono (Foto:dok. Jababeka)

Oleh karenanya, saat ini merupakan momen yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia sekaligus mendorong pemuda memulai usaha menjadi entrepreneur dan perusahaan SME (small-medium enterprise) Taiwan melebarkan sayap ke Indonesia.

Untuk mempercepat capaian itu, Chairman dan Founder PTJababeka Tbk SD Darmono sudah berkomitmen dengan memberikan USD 100.000.000 dalam bentuk penyediaan berbagai fasilitas dan infrastruktur. Tujuannya, agar kerja sama yang sudah ada sejak awal tahun ini bisa berjalan lancar.

"Jababeka siap menyediakan tempat di Cikarang untuk para perusahaan startup Taiwan berkumpul hingga terbangun ekosistem yang bagus untuk para perusahaan startup," pungkas Darmono.

(adv/adv)
Berita Terkait