detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 00:00 WIB

Tingkatkan Layanan Publik, Jasa Raharja Gelar Rakor Bareng Samsat

Jasa Raharja - detikNews
Tingkatkan Layanan Publik, Jasa Raharja Gelar Rakor Bareng Samsat (Jasa Raharja beserta Samsat di Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional dan Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi/Foto: Isabelle Carinna Dewi)
Jakarta -

Guna meningkatkan pelayanan publik, mengatasi potensi masalah dan pengembangan layanan berbasis IT, PT Jasa Raharja (Persero) menggelar Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional dan Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri PANRB, Dirjen BKD Kemendagri, Kakorlantas Polri, DIrektur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan instansi terkait lainnya. Rapat ini bertema Peningkatan Pelayanan Yang Mudah, Cepat, Transparan dan Akuntabel dengan Berbasis IT. Sesuai dengan temanya, para instansi akan fokus untuk memberi pelayanan yang mudah serta berbasis digital.

"Kami akan membangun suatu prosedur yang membuat orang itu betah datang dan mau berkunjung ke Samsat, seperti yang disampaikan tadi oleh Deputi Menpan," kata Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Amos Sampetoding di Hotel Bidakara, Jakarta.

Tingkatkan Layanan Publik, Jasa Raharja Gelar Rakor Bareng Samsat(Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Amos Sampetoding/ Foto:Isabelle Carinna Dewi)

Mengikuti perkembangan teknologi informasi di masyarakat, Samsat Polri hendak mewujudkan ketaatan masyarakat dengan inovasi pelayanan yang baru. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor, pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan pengesahan serta perpanjangan STNK.

Amos menyatakan bahwa Jasa Raharja hendak memberikan pelayanan masyarakat dengan prosedur yang sederhana, transparan dan cepat. Selain itu, mereka hendak membangun prosedur yang nyaman dengan membina SDM yang ada serta mengembangkan teknologi informasi yang dimiliki, terutama untuk aplikasi JRku. Aplikasi Jasa Raharja tersebut telah direncakan untuk dirilis pada 22 September 2019 untuk mempermudah proses pengesahan STNK masyarakat.

Tingkatkan Layanan Publik, Jasa Raharja Gelar Rakor Bareng Samsat(PT Jasa Raharja/ Isabelle Carinna Dewi)

Selain itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Budi Rahardjo Slamet memperbarui informasi terbaru mengenai kecelakaan KM Santika Nusantara di Perairan Masalembu. Dia mengatakan ketiga ahli waris korban yang telah meninggal dunia yaitu Bekti Tri, Astafani dan Wiji telah diberi santunan sebesar Rp 50 juta oleh Jasa Raharja yang diserahkan sejak 24 Agustus lalu.

"Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi yang baik kepada mitra kerja terkait yang telah bersama-sama memberikan pelayanan yang baik dan cepat sehingga proses penyerahan santunan dapat kami lakukan dengan tepat pada kesempatan pertama," kata Budi.

Para korban luka-luka kini sedang dirawat di RS Sumenep dan telah diberi berbagai santunan. Kini, tiga orang masih membutuhkan perawatan di rumah sakit tersebut.

"Sedangkan untuk korban luka-luka yang dirawat di RSUD Dr. Moh Anwar Kabupaten Sumenep, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp 20 juta serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp 1 juta dan ambulans maksimum sebesar Rp 500 ribu terhadap masing-masing korban luka," tutup Budi Rahardjo.


(/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com