Korban Kecelakaan Bus dan Mobil di Semarang Dijamin Jasa Raharja

Korban Kecelakaan Bus dan Mobil di Semarang Dijamin Jasa Raharja

Jasa Raharja - detikNews
Senin, 24 Jun 2019 00:00 WIB
Jasa Raharja mengunjungi korban kecelakaan bus dan mobil di Kabupaten Semarang (Foto: dok. Jasa Raharja)
Jasa Raharja mengunjungi korban kecelakaan bus dan mobil di Kabupaten Semarang (Foto: dok. Jasa Raharja)
Jakarta - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan arah Boyolali menuju Salatiga, tepatnya Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang menelan 7 korban meninggal dunia dan 1 korban luka-luka.

Musibah yang terjadi pada Minggu (23/6/2019) itu diakibatkan oleh kendaraan Toyota Avanza dari arah Boyolali menuju Salatiga yang oleng ke kanan dan menabrak bus Rosalia Indah Nopol AD 1451 DF. Seluruh korban langsung dibawa ke RSUD Salatiga.

Direksi Jasa Raharja melalui Corporate Secretary menyampaikan rasa belasungkawa dan prihatin atas kejadian tersebut. Petugas Jasa Raharja langsung melakukan kunjungan ke lokasi kecelakaan dan rumah sakit. Jasa Raharja turut menyampaikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan jaminan perawatan serta uang santunan bagi yang meninggal.

"Korban sudah terjamin Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017. Bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta. Sementara untuk seluruh korban luka-luka akan menerima biaya perawatan maksimum Rp 20 juta," tulis Jasa Raharja dalam keterangannya, Senin (24/6/2019).

Jasa Raharja juga telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit yang merawat korban. Selain uang santunan dan biaya perawatan, Jasa Raharja menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp 1 juta dan ambulans maksimum sebesar Rp 500 ribu.

Menindaklanjuti kejadian ini, pihak Jasa Raharja yang telah menerima laporan langsung berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Ungaran untuk mendata korban dan menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan ke RSUD Salatiga bagi korban luka-luka. Sementara bagi korban meninggal dunia, santunan akan diserahkan kepada masing-masing ahli waris sesuai domisili korban.

Sebagai informasi, asuransi Jasa Raharja telah memiliki sistem pelayanan yang terintegrasi dengan IRSMS Korlantas Polri, dukcapil, dan rumah sakit. Sehingga proses penyelesaian santunan dapat diserahkan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. (/)