Sejak pukul 05.00 WIB, para karyawan mitra usaha dari Tempo Scan Group bersiap untuk mudik Lebaran. Tradisi momen saat Hari Raya Idul Fitri, menjadi ajang silahturahmi untuk berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.
Sebagai ungkapan syukur dan apresiasi kepada mitra usahanya yang telah bekerja sepenuh hati, tahun ini Tempo Scan Group kembali mewujudkan mudik gratis bagi karyawan dan karyawati mitra usaha untuk keenam kalinya.
Suasana acara pelepasan mudik gratis berlangsung dengan hangat sesuai dengan tema 'Mudik Kebersamaan Sepenuh Hati 2019'. Pada acara pembuka dengan tausiah oleh ustaz kondang Wijayanto, para peserta mudik diajak untuk saling pijit tanpa canggung. Kegiatan itu dilakukan untuk menunjukkan kebersamaan tanpa memandang suku, agama dan ras.
![]() Aksi saling pijit peserta mudik gratis Tempo Scan Group (Foto: detikcom) |
Presiden Direktur Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi, mengungkapkan tujuan mudik gratis adalah untuk mengapresiasi dan sebagai ungkapan terima kasih kepada mitra usaha Tempo Scan Group. Menurutnya, tema kebersamaan yang diambil tahun ini bertujuan untuk menjadikan momen mudik ini agar karyawan mitra usaha dapat menjalin kebersamaan, terutama dengan keluarga di kampung.
![]() Presiden Direktur Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi menyapa peserta mudik (Foto: detikcom) |
Dalam kesempatan itu, Handojo juga berkeliling menembus kerumunan peserta untuk menyapa agar bisa lebih dekat lagi bersama dengan mitra usaha.
"Jadi mudik bersama ini rasa terima kasih kepada masyarakat karena alhamdulillah produk Tempo Scan Group sudah diterima oleh masyarakat Indonesia," ujarnya.
Kegiatan 'Mudik Kebersamaan Sepenuh Hati 2019' diikuti oleh lebih dari 3.500 peserta mudik dengan transportasi bus ke beberapa kota di pulau Jawa seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Sumatera.
Salah satu peserta mudik yang merupakan penjual produk-produk Tempo Scan Group, Ibu Kustrina (43) mengaku senang dengan adanya program ini. Dengan adanya mudik gratis, ia tak perlu memikirkan lagi biaya transportasi untuk ke kampung halaman.
"Saya mudik ke Bumiayu di Solo, ini baru pertama kali (ikut mudik gratis). Saya warga biasa yang jualan ya (produk-produk Tempo Scan Group). Ini kan tadinya ada saudara ngajakin dianya nggak pulang, jadi saya didaftarin ke sini. Soalnya dianya nggak bisa mudik karena anaknya mau sekolah di sini pendaftaran," ujarnya.
"Terima kasih banyak ada acara kayak gini. Semoga lancar, setiap tahun ada terus," imbuhnya.
![]() Ribuan peserta mudik gratis Tempo Scan Group memadati area panggung (Foto: detikcom) |
Sementara itu, karyawan mitra usaha Tempo Scan Group Rizki (20) yang baru saja berkelana ke Jakarta juga mengaku senang karena bisa kembali ke kampung halamannya.
"Saya mudik sama teman-teman, orang tua di Solo. Saya karyawan mitra usaha Tempo Scan Group. Saya baru kali ini (ikut mudik gratis), tahun sebelumnya belum bekerja di sini. Kesannya saya senang, dapat teman-teman baru dan bisa mudik bersama. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi," ujarnya.














































