Ada Pahala Kebaikan Pada Setiap Huruf Alquran yang Dibaca

Ada Pahala Kebaikan Pada Setiap Huruf Alquran yang Dibaca

Advertorial - detikNews
Rabu, 29 Mei 2019 00:00 WIB
Ada Pahala Kebaikan Pada Setiap Huruf Alquran yang Dibaca
Santri di pelosok negeri mendapatkan Alquran (Foto: dok. PPPA Daarul Quran)
Jakarta -

Pada bulan Ramadan, Alquran turun dari Lauhul Mahfuzh yang terdapat di langit ketujuh menuju Baitul Izzah di langit dunia. Tak ada prosesi khusus yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW mengenai bagaimana merayakan momen turunnya Alquran selain dengan membaca dan men-tadabburi-nya.

Pada bulan Ramadhan pula, Alquran dibaca nyaris 24 jam oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Jika di luar bulan Ramadhan saja pahala membaca satu hurufnya bisa bernilai 10 kebajikan. Bagaimana jika dibaca di bulan Ramadhan?

Apalagi bagi para penghafal yang mengulang tak hanya satu-dua kali huruf dan kalimat dalam Alquran. Sebab, pada bulan ini semua amalan dilipatgandakan pahalanya seperti halnya membaca dan menghafal Alquran.

Sama halnya seperti aktivitas membaca Alquran di Rumah Tahfizh Daarul Hikmah di Dusun Ngroto, Desa Gubug, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah. Saat suang hari, terlihat belasan santri tengah asyik menghafal Alquran di pelataran bangunan rumah panggung yang berdiri dari susunan kayu-kayu tua.

Udara panas membuat para santri memilih duduk dan mengulang hafalan Alquran di luar ruangan. Mereka mencari sudut-sudut pelataran yang lebih teduh sambil menggenggam mushaf-mushaf favorit yang sudah mulai usang, yang menemani perjuangan mereka menghafal Alquran.

Ada kebiasaan santri lokal yang meminta mushaf untuk dibawa pulang ke rumah. Hal ini tak bisa ditolak oleh pengasuh Rumah Tahfidz Daarul Hikmah, ustazah Maemunah (62). Ia tak sampai hati melarang karena ia tahu mushaf-mushaf itu juga akan digunakan oleh santri-santrinya menghafal kala mereka ada di rumah.

Maka saat PPPA Daarul Qur’an mengantarkan paket Alquran hafalan untuk santri-santrinya pada Selasa (14/5/2019), ustadzah Maemunah tak mampu menahan haru.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Di sini sering ada santri kecil-kecil yang minta Alquran itu untuk dibawa pulang. Saya ndak sampai hati kalau harus melarang anak-anak yang baru semangat belajar Alquran. Alhamdulillah, delapan tahun di sini santri-santri sudah banyak yang hafal Alquran. Malah sudah ada enam hafizhah yang sekarang juga melanjutkan dakwah dengan mendirikan Rumah Tahfizh dan TPQ di rumahnya,” ujarnya.

Walapun telah banyak hadir Alquran dalam format digital dan bisa diunduh dari smartphone, Alquran dalam bentuk fisik masih dibutuhkan oleh para santri di pelosok negeri yang belum terjamah teknologi.

Mari bersama menebar kebaikan dengan berbagi al-Qur’an kepada para santri di pelosok negeri pada Ramadhan ini. Pada setiap huruf yang dibaca para santri, akan mengalir pahala kebaikan tak hanya bagi pembacanya, tapi juga bagi si pendermanya.

Berbagi Sejuta Quran Hafalan dapat dilakukan melalui rekening BCA 603 030 8041 an Yayasan Daarul Quran Nusantara atau klik link ini.

(adv/adv)
Berita Terkait