Traktir Bukber Penghafal Alquran, Ini Kebaikan yang Bisa Diperoleh

Traktir Bukber Penghafal Alquran, Ini Kebaikan yang Bisa Diperoleh

Advertorial - detikNews
Kamis, 23 Mei 2019 00:00 WIB
Traktir Bukber Penghafal Alquran, Ini Kebaikan yang Bisa Diperoleh
Buka bersama santri penghafal Alquran (Foto: Daarul Quran)
Jakarta -

Berbuka puasa dengan dengan keluarga, teman-teman, kerabat, dan handai taulan adalah hal yang lumrah kita lakukan saat di bulan Ramadhan. Namun bagaimana jika sekali-kali mencoba berbuka puasa dengan para penghafal Alquran?

Sebagian besar masyarakat tentu sudah mengetahui bahwa memberi makan orang yang berpuasa itu akan mendapatkan cipratan pahala sama besar, dan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut. Nah, bisa dibayangkan apabila orang berpuasa yang diberi makan itu adalah para penghafal Alquran.

Betapa besar ganjaran yang diberikan Allah SWT kepada pemberinya. Ditambah doa yang tak tertolak dari mereka yang berpuasa, apalagi jika mereka memanjatkan doanya setelah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri kepada Allah SWT.

Seperti Abi Yakub (12), misalnya. Santri Rumah Tahfizh ar-Rohman, Sampang, Madura ini divonis tak memiliki bola mata oleh dokter sejak dalam kandungan. Meski demikian, kedua orang tua Abi yang berprofesi sebagai guru ngaji dan petani garam ini tak patah semangat. Abi diperdengarkan dengan murottal, hingga akhirnya bisa hafal tiga juz Alquran.

Dalam kegiatan buka bersama yang diselenggarakan Rumah Tahfizh ar-Rohman, ibunda Abi, Dhoirowati (40), menyatakan kebanggaannya atas prestasi hafalan anak ketiganya dari tiga bersaudara ini.

"Dia sejak dalam kandungan empat bulan, dokter bilang nggak ada bola matanya. Saya langsung nangis, kaget, begitu dia lahir. Tapi masya Allah sekarang dia malah menghafal, dan saya jadi bangga banget," kata Dhoirowati.

Ada juga Ibrahim Imdaturrohman Habibi (9). Meski baru duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD), namun sudah memiliki hafalan Alquran sebanyak 30 juz. Motivasi Habibi untuk menghafal Alquran ternyata sangat besar, yaitu ingin masuk surga.

"Saya pengin masuk surga dan biar bisa kasih mahkota kemuliaan buat orang tua," kata Habibi yang bercita-cita menjadi imam masjid ini saat acara buka puasa bersama santri Rumah Tahfizh di daerah Kudus, Jawa Tengah.

Maka begitu mulianya jika seseorang mendukung penuh para penghafal Alquran ini. Dengan memuliakan para penghafal Alquran, menjadi amalan cerdas karena kebaikan akan terus mengalir bagi para pelakunya.

Bagi Anda yang ingin dihujani kebaikan dengan memuliakan para penghafal Alquran, Anda bisa beramal dengan membagikan sebagian rezeki di Yayasan Daarul Quran. Klik di sini untuk donasi Buka Puasa Santri atau bisa melalui bank transfer ke rekening BCA 603 030 8041 dan rekening lainnya a.n Yayasan Daarul Quran.

(adv/adv)
Berita Terkait