detikNews
Minggu 07 April 2019, 00:00 WIB

Jokowi Dekat dengan Buruh

Kerjo - detikNews
Jokowi Dekat dengan Buruh Jokowi dekat dengan pekerja, mulai dari foto dan makan bersama (Foto: dok. Tim Kerjo)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai memiliki pribadi yang bersahaja dan tak berjarak dengan siapa saja, termasuk dengan pekerja atau kerap juga disebut buruh. Hal itu disebut tak terlepas dari latar belakangnya yang merupakan seorang pekerja sehingga tahu betul persoalan yang dihadapi dan apa yang dibutuhkan para pekerja.

[Gambas:Youtube]

Kedekatan Jokowi bersama pekerja
sering terlihat ketika berkunjung dan meninjau proyek-proyek nasional ke berbagai daerah. Tak sedikit pun terlihat keraguan Jokowi untuk mendekat ke para pekerja. Tak ayal, Jokowi sering tertangkap kamera saat selalu menerima ajakan untuk selfie.

Tidak hanya menerima ajakan foto bersama, Jokowi pun mau menyatu dengan para buruh. Salah satunya adalah ketika Jokowi ikut menikmati santap siang di kantin ketika melakukan kunjungan ke pabrik Yamaha Indonesia di kawasan Pulogadung, Jakarta pada 3 Desember tahun lalu.

Jokowi bahkan mem-posting pengalamannya antri ambil makanan dilanjutkan makan bersama buruh di laman akun Instagramnya @jokowi dengan menyertakan caption, "Santap siang ala prasmanan di kantin karyawan Yamaha Indonesia di kawasan Pulogadung, Jakarta, kemarin," tulis Jokowi.

Dekat dengan para pekerja, Jokowi juga memahami persoalan yang dihadapi oleh mereka. Oleh karena itu, Jokowi membuat banyak program yang pro pekerja selama menjabat jadi presiden untuk periode 2014-2019. Tidak berhenti di situ, Jokowi yang kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019 sudah menyiapkan banyak program lanjutan untuk para pekerja. Program tersebut salah satunya Kartu Pra-Kerja.

Program Kartu Pra-Kerja ditujukan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, hingga akademi. Mereka yang ingin masuk ke dunia kerja akan dilatih terlebih dahulu bahkan tidak menutup kemungkinan pelatihan bisa dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.

"Pada 2019 ini kita targetkan melatih 500 ribu orang di pelatihan vokasi. Tahun 2020 kami menargetkan untuk 2 juta orang pelatihan vokasi sehingga Indonesia punya sumber daya manusia berdaya saing premium sehingga bisa bersaing untuk di luar negeri," kata Jokowi dalam keterangan tertulis.

Soal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) termasuk buruh atau pekerja, pemerintah juga telah menjalankan program sertifikasi, misalnya kepada para pekerja konstruksi selama 2019. Sertifikasi tersebut bertujuan untuk membangun SDM yang berkualitas dan siap bekerja.

Jokowi memahami kebutuhan para buruh atau pekerja dan saat bersamaan, ia juga terus mendorong peningkatan kesejahteraan buruh serta keluarganya. Beri dukungan berkualitas nomor satu bagi capres yang dekat dengan buruh.


(-/-)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed