270 Taruna Ikut Latihan Integrasi dan Karya Bakti di Trenggalek

Advertorial - detikNews
Jumat, 05 Apr 2019 00:00 WIB
Marching Band Taruna Latsitardanus menyusuri jalan protokol saat pembukaan pelaksanaan Latsitardanus (Foto: dok. Pemkab Trenggalek)
Jakarta - Sebanyak 270 taruna melakukan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXIX yang tergabung dalam Satlak 3 Elang. Untuk tahun ini, latihan dilaksanakan di Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, Kabupaten Trenggalek berkesempatan menjadi salah satu tuan rumahnya.

Latihan Latsitardanus tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang diikuti empat matra, yakni Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol), Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta mahasiswa yang dilaksanakan pada akhir pendidikan.

Di Kabupaten Trenggalek, para taruna dari Satlak 3 Elang terjun langsung melakukan karya bakti bersama masyarakat hingga 12 April. Hal tersebut guna menerapkan hasil ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di akademik, baik dalam hal teori maupun praktik.

Dalam karya bakti bersama masyarakat, ada empat titik lokasi yang disasar dalam Latsitardanus XXXIX di Kabupaten Trenggalek, meliputi Desa Masaran dan Botoputih di Kecamatan Bendungan, Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari dan Desa Ngadimulyo di Kecamatan Kampak.

270 Taruna Ikut Latihan Integrasi dan Karya Bakti di Trenggalek

Agropark (Lokasi start marching band)

Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, menyambut baik pelaksanaan Latsitardanus di Trenggalek. Kegiatan tersebut menurutnya memberikan kemanfaatan yang sangat luar biasa bagi masyarakat Trenggalek.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur seperti rehabilitasi tempat ibadah atau rumah tidak layak huni, lanjut Arifin, pelaksanaan Latsitardanus juga membantu perbaikan jalur - jalur yang belum bisa diperbaiki karena keterbatasan anggaran. Bahkan tidak ada biaya pekerja, semua dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan TNI-Polri.

"Tentunya hal ini memaksimalkan Kabupaten Trenggalek karena semuanya dilakukan secara gotong royong. Sedangkan infrastruktur yang dulunya tidak bisa diperbaiki dengan alasan tidak ada anggaran kini bisa diperbaiki," ujarnya.

Pelaksanaan Latsitardanus resmi dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/4/2019). 270 Taruna peserta Latsitardanus disambut oleh Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin. Penyambutan dilanjutkan dengan parade marching band Taruna yang dimulai di garis start Trenggalek Agropark menyusuri jalan protokol hingga finis di Pendhapa Manggala Praja Nugraha.

Dansatlak 3 Elang Letkol PNB Yulianto Nurcahyo menyebutkan ada sekitar 100 personel yang tergabung dalam marching band tersebut yang terdiri dari gabungan beberapa taruna akademi militer, angkatan laut, angkatan udara, akademi polisi, dan praja IPDN.

270 Taruna Ikut Latihan Integrasi dan Karya Bakti di Trenggalek

Penyambutan taruna Latsitardanus oleh Pemkab Trenggalek (Foto: dok. Pemkab Trenggalek)

Kepada para Taruna, Arifin mengucapkan selamat datang selamat menikmati dan selamat menjadi keluarga besar Kabupaten Trenggalek. Tak lupa pemimpin muda ini juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para taruna.

"Seperti kata Panglima TNI tadi, yang penting integrasi. Pastinya Kabupaten Trenggalek berbangga dan Indonesia pun berbangga atas dedikasi kalian untuk bangsa Indonesia," pungkasnya.

Turut hadir dalam penyambutan ini di antaranya Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inf Dodik Novianto, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang W S, Letkol PNB Yulianto Nurcahyo, Komandan Skadtar IV selaku Dansatlat 3 Elang Sekda Trenggalek Joko Irianto, pejabat lingkup Pemkab Trenggalek, serta ribuan masyarakat Trenggalek. (adv/adv)