DetikNews
Kamis 04 April 2019, 00:00 WIB

Jokowi Tak Sekadar Kunjungi Korban Banjir Bandang Sentani

Kerjo - detikNews
Jokowi Tak Sekadar Kunjungi Korban Banjir Bandang Sentani Jokowi terjun langsung mengunjungi korban banjir bandang Sentani di Papua (Foto: dok. ANTARA)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali terjun ke lapangan untuk melihat langsung masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Tanpa ragu dan tak terlihat canggung, Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo duduk bersila di lantai untuk berbincang dengan para pengungsi banjir bandang di GOR Toware, Jayapura.

[Gambas:Youtube]

Perbincangan pada Senin (1/4/2019) itu berlangsung sekitar 30 menit. Jokowi dan Iriana didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw.

Jokowi yang dikenal sangat merakyat dan selalu bersama rakyat menyimpulkan para korban terdampak bencana banjir bandang tidak mungkin dikembalikan ke tempat tinggalnya. Makanya harus direlokasi karena tempat hunian yang lama tidak aman sehingga harus dipindahkan.

Tak hanya berbincang dengan para pengungsi di GOR Toware, Jokowi dan Iriana secara terpisah meninjau kawasan permukiman warga di Sentani, Papua yang porak poranda karena hantaman banjir bandang.

Jokowi meminta Gubernur Papua dan Bupati Jayapura segera menetapkan tempat relokasi bagi para pengungsi. Dengan begitu dapat dilakukan pembagunan kembali rumah pengungsi yang hancur, akibat terjangan banjir bandang yang terjadi pada 16 Maret 2019. Bila tempatnya sudah tersedia dan ditetapkan, pemerintah pusat siap membangun rumah di tempat relokasi.

Untuk penanganan jangka panjang, akan dilakukan reboisasi atau penghijauan di seluruh Pegunungan Cycloop. Penghijauan atau penanaman kembali untuk mencegah terus terulangnya banjir bandang di Jayapura, yang memang kerap terjadi sekitar lima atau enam tahun. Namun, banjir bandang yang terjadi pada medio bulan lalu merupakan terbesar yang pernah terjadi.

Balai Wilayah Sungai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengeluarkan salah satu analisis soal penyebab banjir bandang Sentani, Papua yang menelan 112 korban jiwa.

Disebutkan telah terjadi alih fungsi lahan hingga menyebabkan sejumlah kerusakan fisik yang menurut data sementaranya antara lain 2.287 rumah rusak, 59 sekolah, 5 jembatan, 2 gereja, 3 kantor pemerintahan, 104 ruko rusak, 1 pasar, dan 1 puskesmas rusak berat.

Sementara itu, tercatat jumlah pengungsi di GOR Toware mencapai 550 jiwa dan mereka adalah sebagian dari total sekitar 7.000 jiwa yang terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada 16 Maret lalu. Rinciannya, 4.763 jiwa pengungsi banjir bandang dan 2.854 pengungsi luapan air Danau Sentani.

Kepedulian Jokowi terhadap korban bencana alam sangat tinggi dibuktikan dengan mengunjungi lokasi dan korban secara langsung. Langkah tanggap Jokowi tersebut antara lain ketika mengunjungi korban bencana gempa Lombok yang terjadi pada 31 Juli 2018.

Jokowi juga nampak langsung turun langsung melihat korba gempa dan tsunami Palu serta Donggala yang terjadi 28 September 2018. Bahkan dua kali mengunjungi lokasi yang menewaskan ribuan jiwa itu.

Selain itu, Jokowi mengunjungi langsung korban tsunami Selat Sunda pada Desember 2018. Kemudian mengunjungi pengungsi letusan gunung api seperti Gunung Sinabung di Sumatera Barat dan Gunung Agung di Bali.

Jokowi telah menunjukkan seorang pemimpin yang selalu hadir di tengah-tengah rakyat yang sedang dilanda bencana. Ia ingin mengetahui secara langsung keadaan, kebutuhan, maupun penanganan yang tengah dilakukan, khususnya oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pada sejumlah kesempatan, Jokowi menyampaikan dengan terjun langsung ke lapangan menjadi salah satu cara terbaik bagi dirinya untuk menentukan langkah dan kebijakan apa yang paling tepat untuk bisa menangani bencana maupun bagi para pengungsi.


(/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed