Ke Mahasiswa, Direktur Sido Muncul Tekankan Pentingnya Nasionalisme

Advertorial - detikNews
Senin, 25 Mar 2019 00:00 WIB
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengisi seminar herbal di Universitas Mulawarman (Foto: Mustiana Lestari)
Jakarta - Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, konsisten berkeliling kampus seantreo Indonesia dan ikut aktif dalam mengisi berbagai seminar herbal.

Kali ini pada seminar ke-43 yang berlangsung di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Irwan kembali berbicara mengenai pentingnya tanaman herbal. Selain itu, tak lupa ia bercerita mengenai kesuksesan Sido Muncul menggarap potensi tanaman herbal hingga menjadi seperti sekarang ini.

"Hari ini saya hadir di seminar tujuannya memperkenalkan Sido Muncul. Intinya supaya mendapat kepercayaan. Mengenai obat herbal itu semua wilayah di Indonesia bagus, di Kaltim juga oke. Di Kaltim ini dan di wilayah Indonesia lain, jamu diterima dengan baik," ucap dia di Gedung Rektorat, Universitas Mulawarman, Sabtu (23/3/2019).

Namun lebih jauh dari sekadar bicara tentang jamu atau tanaman herbal, Irwan juga membagikan inspirasi kepada mahasiswa tentang falsafah yang dipegang teguh Sido Muncul sejak dahulu kala.

Pertama, mengenai kepercayaan. Menurut Irwan segala upaya yang dilakukan Sido Muncul baik berupa aktivitas CSR maupun pengujian dalam produk Sido Muncul merupakan bagian untuk menumbuhkan kepercayaan.

"Perusahaan itu harus membangun kepercayaan supaya inverstor masuk. Seperti jujur, melakukan dengan baik, mengikuti aturan pemerintah, bayar pajak, ikuti BPOM, justru dengan begitu kami dipercaya untuk diminum produknya. Makanya yang penting itu yang dibutuhkan itu kepercayaan apa saja butuh kepercayaan," tegas Irwan.

Oleh karena itu, kepada mahasiswa dia menegaskan saat memulai usaha, kepercayaan bisa didapat melalui modal network dan pendidikan. Bukan sekadar modal uang belaka.

"Biasanya itu mahasiswa mau mulai usaha komplain soal modal. Padahal modalnya yang nggak kelihatan itu adalah kepercayaan, pendidikan dan network jangan berpikir itu hanya uang. Mereka kalau punya uang nggak punya network habis juga," tuturnya.

Bukan cuma menenkankan pentingnya soal kepercayaan, Irwan juga mengimbau mahasiswa agar menguatkan gelombang nasionalisme yang dinilai semakin besar belakangan ini.

Dia bahkan optimis suatu saat Tolak Angin yang makin digemari di seluruh dunia ini menjadi obat herbal paling berpengaruh di negara Barat.

"Anda ini pemilik masa depan dan masa muda ini yang akan menentukan mudah-mudahan nasionalisme itu tumbuh supaya bisa membangun Indonesia. Siapa tahu ada di antara kalian tertanam nasionalisme, dipraktikan, dan percaya. Gantungkan hidup kepada tuhan dan diri jangan kepada orang lain apalagi dengan negara lain," tukas Irwan.

Terakhir, Irwan mengajak mahasiswa untuk tidak takut bermimpi. Sebab, dia pun begitu. Kesuksesan Sido Muncul tak lepas dari angannya untuk membesarkan perusahaan jamu sejak dahulu kala.

"Saya tidak bisa mengulang sejarah dan keburuntungan tapi pengalaman saya bisa bermanfaat," tutup dia.

Sebagai informasi, seminar yang bertemakan 'Potensi dalam Pemanfaatan Produk Farmasi Herbal untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera' ini dihadiri 350 peserta dari kalangan kedokteran, peneliti, dan mahasiwa.

Seminar Herbal di Samarinda merupakan seminar ke-43 kali yang diselenggarakan Sido Muncul sejak 2007. Kota-kota yang juga pernah dilakukan seminar herbal adalah Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Ungaran, Yogyakarta, Medan, dan lain-lain. Bahkan seminar juga pernah dilakukan lebih dari satu kali dibeberapa kota tersebut.

Kerja Sama dengan Universitas Mulawarman

Sebelum seminar herbal ini, Sido Muncul menjalin kerja sama dengan Universitas Mulawarman yang ditandai dengan penandatanganan MoU.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dan Wakil Rektor III Encik Ahmad Syaifudin.

"Kerja sama ini adalah kerja sama yang positif dan produktif. Atas nama pemerintah Kaltim, saya berterima kasih kepada Sido Muncul bisa bekerja sama. Semoga ke depan Kaltim bisa jadi ikon produk farmasi. Kita yakin Kaltim bisa lebih maju dan sejahtera," tutur Hadi Mulyadi.

Ke Mahasiswa, Dirut Sido Muncul Tekankan Pentingnya Nasionalisme

Sido Muncul kerja sama dengan Universitas Mulawarman (Foto: Mustiana Lestari)

Sementara itu, Encik menilai kerja sama ini akan membuka banyak peluang penelitian dan saling mendukung satu sama lain dalam mendorong potensi obat herbal.

"Kerja sama ini muncul dari kesepakatan kedua pihak yang memiliki kebutuhan untuk kemakmuran masyarakat. Setelah ini akan dituangkan dalam bentuk yang nyata, seperti penelitian bersama. Tentu saja ini menguntungkan semua pihak," jelas Encik. (adv/adv)