Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional yang Milenial Perlu Tahu

Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional yang Milenial Perlu Tahu

Advertorial - detikNews
Jumat, 22 Feb 2019 00:00 WIB
Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional yang Milenial Perlu Tahu
Tren co-living yang semakin populer (Foro: Shutterstock)
Jakarta -

Tren co-living semakin mendunia dan kini sudah mulai dikenal di Indonesia. Sebenarnya apa sih co-living ini? Co-living merupakan konsep hunian yang memungkinkan para penghuni berbagi sejumlah fasilitas bersama seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan fasilitas lainnya.

Konsep ini semakin populer karena berbagai faktor seperti mahalnya harga properti, masalah keuangan, dan gaya hidup komunal. Generasi milenial memang suka untuk berkumpul. Tak heran kalau kaum milenial sudah familiar dengan tren co-living ini.

"Co-living ini sebenarnya sudah ada. Itu sebenarnya kos-kosan," ujar Senior Associate Director Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Aldi Garibaldi seperti dikutip dari keterangan tertulis Rumah123.com.

"Cuma memang bawa skala internasional. Orang bayar kos Rp 2 juta. Bagaimana kalau ada tambahan fasilitas dan harus membayar tambahan Rp 500 ribu? Kalau konsumen ditawarkan, ya mau," lanjut Aldi.

Buat yang pernah tinggal di rumah kos, apalagi pada era jadul, pasti tahu kalau penghuni kos akan berbagi fasilitas seperti kamar mandi, dapur, dan ruang menonton televisi yang merupakan ruang komunal. Penghuni juga memiliki ruang privat yaitu kamar tidur.

Hanya saja seperti yang diutarakan oleh Aldi, dulu memang masih sebatas rumah kos, sementara co-living memang lebih kekinian. Fasilitasnya pun bisa lebih lengkap dan pastinya lebih modern.

Nah, buat kamu generasi milenial yang masih mencari hunian, kenapa nggak mulai melirik co-living? Cocok banget buat kamu, lho.

(adv/adv)
Berita Terkait