Tiga hari setelah tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, akhirnya pada Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 10.30 WIB, tim SAR berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR) yang ada pada Black Box. Setalah FDR ditemukan, selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pencarian bagian CVR, termasuk badan pesawat Lion Air.
FDR black box berhasil ditemukan setelah sebelumnya Ping Detector berhasil menangkap sinyal Black Box di sekitar 400 meter dari last contact pesawat pada koordinat 05 derajat 46 menit 15 detik selatan-107 derajat 07 menit 16 detik timur dengan kedalaman 32 meter. Selain itu ROV yang diturunkan pun berhasil mendeteksi serpihan badan pesawat di dasar laut.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya M Syaugi selaku SAR Coordinator (SC) sebelumnya juga turut memastikan hasil visual ROV secara langsung di lokasi pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Dari lokasi pencarian, tim SAR gabungan pun terus melaksanakan pencarian dengan search pattern (pola pencarian) creeping di sektor atau prioritas 1. Sedangkan pada search area prioritas 2, menggunakan pola pencarian pararel.
Pada sektor 1, kapal-kapal yang beroperasi dilengkapi dengan alat pendeteksi bawah air seperti Multi Beem Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, ROV, dan Ping Locator. Ada 5 kapal yang dilengkapi peralatan tersebut, masing-masing KRI Rigel, Rubber Boat (RB) 206 Kantor SAR Bandung, Baruna Jaya BPPT, Kapal Dominos dan Teluk Bajau Pertamina.
Pada sektor 1 ini juga mengerahkan penyelam-penyelam dari Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Taifib, Marinir, dan penyelam-penyelam lainnya.
Sementara di sektor 2, terdapat 40 kapal dari Basarnas, TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, Polair, KPLP, Bea Cukai, ditambah kapal-kapal nelayan dan Potensi SAR lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Cengkareng - Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pukul 06.20 WIB. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang. (adv/adv)











































