Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPR

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPR

Advertorial - detikNews
Rabu, 10 Okt 2018 00:00 WIB
Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPR
(Foto: dok. KemenPUPR)
Jakarta -

PT Semen Indonesia terus melanjutkan kepedulian terhadap tukang bangunan melalui kerja sama dengan Kementerian PUPR dalam program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian dukungan dari PT. Semen Indonesia kepada Kementerian PUPR berupa pembiayaan penerbitan Surat Keterampilan (SKT) bagi 500 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Provinsi DKI Jakarta dan pemberian atribut pertukangan kepada 496 tukang bangunan di Jawa Timur.

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPR

Foto: dok. KemenPUPR

"Semen Indonesia berharap kerja sama dengan Kementerian PUPR dalam kegiatan sertifikasi akan memberikan nilai tambah bagi para pekerja konstruksi. Sertifikasi ini sangat diperlukan untuk bersaing dengan tenaga kerja dari negara-negara ASEAN," kata Kepala Biro Hubungan Media Semen Indonesia, Sigit Wahono.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Bimbingan Teknis Keahlian Konstruksi Tahap II Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, di Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Jl. Dr. Suratmo No. 1, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPRFoto: dok. KemenPUPR

Dalam acara tersebut, Kementerian PUPR melakukan kegiatan sertifikasi di 110 lokasi proyek yang diikuti oleh 7.687 pekerja konstruksi. Program yang berlangsung selama 17 September hingga 5 Oktober 2018 ini tersebar di area DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Selain tenaga konstruksi, sertifikasi juga dilakukan kepada petugas PPSU yang bekerja pada penanganan prasarana dan sarana umum serta insfrastruktur (jalan, saluran, taman, kebersihan dan penerangan jalan umum) di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, kegiatan sertifikasi di provinsi Jawa Timur dilakukan bersamaan dengan rangkaian program Infrastruktur Berbasis Masyarakat atau dikenal dengan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Melalui roadshow yang berlangsung selama September-Oktober 2018 ini Semen Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan sertifikasi di 6 kota.

Adapun 6 kota tersebut yakni Gresik (140 peserta), Blitar (60 peserta), Malang (95 peserta), Blitar (55 peserta), Malang (86 peserta), dan Kediri (60 peserta). Semen Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung sertifikasi pekerja konstruksi secara berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPRFoto: dok. KemenPUPR

Sigit mengatakan selama ini Semen Indonesia juga telah melakukan pelatihan untuk tenaga konstruksi yang dimulai sejak 2006. Hingga tahun ini, total pekerja konstruksi yang dibina Semen Indonesia mencapai 18.620 orang.

Sebanyak 5.182 pekerja di antaranya telah tersertifikasi yang terdiri dari wilayah Jawa Timur sebanyak 3121 orang, Jateng & DIY 1013 orang, serta Bali 315 orang. Selain itu, terdapat pula di wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta sebanyak 733 orang.

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPR

Foto: dok. KemenPUPR

Program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 22 Tahun 2017.

"Untuk itu, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas kerja keras PT Semen Indonesia yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini," ucap Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti, saat memberikan sambutan di Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta.

Peduli Tukang Bangunan, Semen Indonesia Gandeng Kementerian PUPRFoto: dok. KemenPUPR

Selain memberikan sertifikasi, Semen Indonesia juga terus meningkatkan kompetensi tukang bangunan secara berkelanjutan dengan membuat Komunitas Jago Bangunan. Komunitas ini memiliki anggota 18.620 tukang bangunan di seluruh Indonesia, hasil binaan Semen Indonesia sejak 2006.

Didukung portal dan aplikasi jagobangunan.com yang menyajikan informasi seputar konstruksi, desain bangunan, kisah inspirasi, dan kesehatan konstruksi, tukang bangunan dapat memperkaya wawasan secara mandiri.

Dalam portal tersebut terdapat pula menu konsultasi yang terdiri dari Tanya Pak Jago untuk berkonsultasi terkait permasalahan konstruksi, desain bangunan, maupun RAB, dan Jago Hitung untuk menghitung kebutuhan bahan berbasis semen secara otomatis. Program konsultasi gratis ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui Fanpage Jago Bangunan atau call center bebas pulsa melalui nomor 0800 108 8888.





(adv/adv)
Berita Terkait