Sigap Bencana Gempa, Basarnas Kerahkan 9 SAR Unit

Sigap Bencana Gempa, Basarnas Kerahkan 9 SAR Unit

Kabar Basarnas - detikNews
Rabu, 03 Okt 2018 00:00 WIB
Foto: dok. Basarnas
Palu -

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar Operasi SAR untuk mempercepat pencarian korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Operasi SAR H+2 yang digelar pada Minggu (30/9/2018) itu dibagi menjadi 9 SAR Unit (SRU).

Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsdya TNI M Syaugi hadir dan melihat langsung proses evakuasi di beberapa tempat, salah satunya di Hotel Roa Roa. Dia menjelaskan medan yang dihadapi tim SAR cukup berat. Gedung berlantai 8 itu ambruk dan diperkirakan memakan banyak korban jiwa.

Lanjut Syaugi, proses evakuasi tim sedikit mengalami kesulitan karena tidak adanya peralatan berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan beton-beton bangunan yang ambruk. Namun, tim SAR tetap berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk mencari korban.

"Kami tidak dapat memastikan berapa jumlah korban yang belum ditemukan atau yang masih dicari karena data yang kami terima juga belum akurat. Namun, kami tetap beroperasi di area yang kemungkinan besar terdapat korban sesuai laporan masyarakat," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (03/10/2018).

Sigap Bencana Gempa, Basarnas Kerahkan 9 SAR UnitFoto: dok. Basarnas

Sebelumnya, masing-masing tim mendapatkan briefing dari Direktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryoaji. Tak lupa, mereka juga dilengkapi peralatan ekstrikasi lalu bergerak menuju datum search area atau sektor yang telah ditentukan.

Tim Alpha dengan Komandan Regu (Danru) Novry yang membawa 13 personel bergerak ke lokasi area pencarian di Ramayana Mall. Hasilnya, 1 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi.

Sedangkan tim Bravo yang dilengkapi 7 personel dan dipimpin Danru Titus beroperasi di Resto Dunia Baru, namun hasilnya masih nihil. Untuk tim Charly yang membawa 24 personel dengan Danru Arifman bergerak ke Balaroa dan belum membuahkan hasil juga.

Selanjutnya, tim Delta dengan 15 personel yang dipimpin Danru Afie berhasil menemukan dan mengevakuasi 1 korban meninggal dunia. Tim Echo yang dipimpin Danru Sayudi dengan 18 personel beroperasi di Talise. Tim Echo berhasil mengevakuasi 8 korban meninggal dunia.

Lebih lanjut, tim Foxthrot di bawah Danru Takdir yang membawa 7 personel dan beroperasi di Petobo berhasil mengevakuasi 3 jenazah korban. Lalu tim Golf dengan 7 personel yang dipimpin Danru Zainal juga beroperasi di Petobo, namun belum menemukan korban.

Tim Hotel yang dipimpin Danru Alfritz dengan 7 personel beroperasi di Hotel Grand Mercure. Tim ini juga belum membuahkan hasil. Sisanya, 9 personel tim India di bawah pimpinan Danru Adi yang juga beroperasi di Hotel Grand Mercure belum membuahkan hasil.

Sigap Bencana Gempa, Basarnas Kerahkan 9 SAR UnitFoto: dok. Basarnas

Seluruh tim yang sudah beroperasi kembali ke Posko Basarnas untuk beristirahat di Kantor SAR Palu dan menyusun kembali rencana esok harinya. Untuk pengoperasian bencana gempa bumi ini, tim SAR mendapatkan dukungan personel dari sejumlah Potensi SAR. Basarnas juga aktif melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait seperti BNPB, BPBD, KemenPUPR, dan lainnya.

(adv/adv)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.