BNI dan Triplogic Bangun Sistem Transaksi Digital di Sektor Logistik

BNI dan Triplogic Bangun Sistem Transaksi Digital di Sektor Logistik

Advertorial - detikNews
Kamis, 13 Sep 2018 00:00 WIB
BNI dan Triplogic Bangun Sistem Transaksi Digital di Sektor Logistik
Penandatanganan kerja sama antara BNI dan Triplogic. (Foto: dok. BNI)
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan startup, Triplogic untuk merambah sektor logistik. Kerja sama ini sekaligus mengukuhkan BNI sebagai bank yang menyediakan segala kebutuhan untuk bertransaksi secara digital.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati dan CEO Triplogic Oki Earlivan, Senin (10/9/2018) di Jakarta. Penandatanganan PKS disaksikan oleh Direktur Teknologi Informasi & Operasi BNI Dadang Setiabudi.

"Kerja sama ini juga akan membuat BNI semakin memahami behaviour industri logistik, yang sangat penting bagi pengembangan fungsi intermediasi BNI," ujar Tambok dalam keterangannya kepada detikcom.

Kerja sama dengan Triplogic ini juga memungkinkan BNI mengelola keuangan secara mutakhir bagi perusahaan-perusahaan berbasis digital baru yang saat ini tengah menjamur dengan berbagai inovasinya.

Kesuksesan dari kerja sama ini juga menegaskan posisi BNI sebagai bank digital yang memiliki seperangkat layanan lengkap. Bahkan Bank BNI dapat membantu perusahaan startup dalam mengakselerasi bisnisnya hingga mencapai level komersial.

Dukungan tersebut merupakan kontribusi BNI terhadap upaya pemerintah dalam menekan biaya logistik di Indonesia. Kerja sama BNI dan Triplogic juga menjadi optimalisasi bisnis logistik yang terus mengalami revolusi. Pada saat yang sama, kolaborasi ini juga menjadi upaya sinergis untuk mempercepat program literasi dan inklusi keuangan di semua lini kehidupan masyarakat, khususnya di sektor logistik.

Dalam mendukung Triplogic, BNI menyiapkan salah satu sistem pembayaran termutakhir, yakni aplikasi yap! (Your All Payment). Aplikasi pembayaran yang terhubung pada 3 sumber dana ini merupakan sistem yang tepat untuk diterapkan.

Aplikasi yap! dirancang dalam rangka mempermudah pengguna jasa Triplogic. Penerapan layanan keuangan BNI ini juga membuka perluasan bisnis Triplogic hingga dapat merambah ke sektor non-logistik.

Menurut Tambok, untuk mendukung perusahaan startup yang inovatif tersebut, BNI menyediakan sistem pembayaran melalui aplikasi yap! dan Internet Payment Gateway (IPG) di aplikasi dan website Triplogic.

Dia berharap, hadirnya yap! dan IPG dapat memberikan kemudahan pilihan pembayaran bagi user Triplogic. Hal tersebut tentu perlu didukung oleh sistem pembayaran yang tidak kalah praktisnya dengan Triplogic.

Selain praktis digunakan untuk Triplogic, pengguna aplikasi yap! juga sudah dapat menggunakan aplikasi itu untuk bertransaksi pada merchant-merchant lain, seperti KFC, Hokben, Garuda Online, Chatime, Abuba, Kafe Betawi, Super Indo, Family Mart, JNE, dinomarket.com, kiostix, coldstone, rejuve, hanamasa, Solaria, dan berbagai merchant lainnya yang masuk ke dalam kategori UMKM.

Tambok menuturkan, banyak manfaat yang dapat diperoleh kedua belah pihak dari kerja sama tersebut. Salah satunya kapabilitas dari agen-agen Triplogic yang mencapai lebih dari 20.000 agen dapat ditingkatkan hingga menjadi agen BNI yang disebut Agen46.

Nantinya, agen-agen Triplogic ini juga akan menerima dukungan pembiayaan dari BNI seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Agen-agen tersebut juga dapat memperluas bisnisnya sebagai Agen46 yang memberikan layanan perbankan.

Sementara itu, salah satu perusahaan anak BNI, yakni BNI Life juga turut berpartisipasi dengan menyediakan asuransi jiwa gratis hingga Rp 20 juta dengan jangka waktu 3 bulan kepada traveler yang menggunakan aplikasi Triplogic.

Agen46

Pada momentum yang sama, BNI juga meningkatkan inklusi keuangan. Triplogic akan dijadikan sebagai Agen46 Badan Hukum. Dengan cara ini, agen-agen Triplogic yang merupakan para feeder dapat dijadikan sebagai Agen46 (perorangan) untuk melayani fasilitas perbankan.

Layanan perbankan yang dapat diberikan antara lain buka rekening, setor, tarik tunai, ataupun pembayaran berbagai macam tagihan. Harapannya, BNI dan Triplogic dapat menciptakan sinergi positif untuk perluasan inklusi keuangan yang merata di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, hadirnya Triplogic juga memudahkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk melakukan pengiriman barang yang dapat lebih cepat sampai ke tujuan. Banyak pengguna Triplogic yang juga merupakan pelaku UMKM.

Peluang tersebut pun dimanfaatkan BNI untuk memfasilitasi penyalurkan KUR bagi pengguna Triplogic. Mereka dianggap layak untuk dibiayai agar dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan omset pelaku UMKM tersebut. Dengan begitu, BNI mendukung penuh pertumbuhan ekonomi masyarakat pelaku UMKM, khususnya para pedagang pengguna Triplogic.

Selanjutnya, BNI akan terus menjalin kerja sama dengan perusahaan startup/fintech untuk menyediakan layanan-layanan seperti yap!, IPG, Agen46, Cinta (Chatbot berbasis Artificial Intelligence) dan layanan lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan customer experience dan menciptakan ekosistem digital. Jumlah Agen46 sendiri telah mencapai 103 ribu agen di seluruh Indonesia.

Triplogic bahkan menjadi salah satu inovasi dalam bisnis pengiriman barang. Barang yang akan dititipkan ke traveler nantinya dijemput oleh feeder, mitra pengemudi dari Triplogic. Feeder akan mengantar barang tersebut ke bandara dan di bandara akan diterima oleh petugas Triplogic.

Sesampainya di bandara tujuan, traveler bertugas mengambil barang berlogo Triplogic dari bagasi pesawat. Selanjutnya, traveler akan menyerahkan barang tersebut kepada petugas Triplogic yang sudah menunggu di pintu kedatangan. Barang kemudian akan kembali dikirim menggunakan feeder ke alamat tujuan. Sebagai balas jasa, pemilik bagasi akan mendapatkan keuntungan dari pemanfaatan bagasi tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.

(adv/adv)
Berita Terkait