Kemenko PMK: Kreativitas Bantu Kembangkan Gerakan Indonesia Bersih

Kemenko PMK: Kreativitas Bantu Kembangkan Gerakan Indonesia Bersih

Kemenko Pmk - detikNews
Jumat, 31 Agu 2018 00:00 WIB
Kemenko PMK: Kreativitas Bantu Kembangkan Gerakan Indonesia Bersih
Kemenko PMK ajak pendamping Program Keluarga Harapan untuk kreatif jalankan Gerakan Indonesia Bersih. (Foto: Kemeno PMK)
Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menggunakan berbagai cara kreatif, dalam menjalankan Gerakan Indonesia Bersih serta menyebarkannya kepada masyarakat Indonesia.

"Melalui kreativitas dan peranan pendamping, Gerakan Indonesia Bersih dapat terus berkembang dan juga berkontribusi secara positif terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat," jelas Ketua Satuan Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental, Gerakan Indonesia Bersih Kemenko PMK, Pamuji Lestari dalam keterangan tertulis, Jumat (31/8/2018).

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pembekalan Gerakan Indonesia Bersih kepada SDM PKH di Hotel Millenium Jakarta, pada Kamis (30/8/2018). Ajakan tersebut disampaikan secara khusus bagi 160 koordinator pendamping PKH yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kita semua agen perubahan, jadilah teladan lewat tindakan nyata yang akan menjadi contoh positif untuk masyarakat sekitar," tambahnya.

Secara umum Gerakan Indonesia Bersih yang diamanatkan dalam Inpres No. 12/2016 telah dijalankan baik di pemerintah. Namun, agar gerakan ini dapat terus disebarkan secara luas, maka harus dijadikan sebagai sebuah bagian penting dari kehidupan masyarakat.

"Gerakan Indonesia Bersih harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Hal ini penting sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan dampak positif yang dihasilkan," ungkapnya.

Salah satu peserta yang berasal Bondowoso, Khusaeri mengatakan bahwa Program Gerakan Nasional Revolusi Mental sudah berjalan dengan baik. "Hal terpenting adalah peran dari pemerintah untuk terus mengawal program ini supaya semangat perubahan dapat terus dipelihara" jelasnya.

Sementara itu peserta lainnya, Bustam yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Bersih memiliki irisan dengan kearifan lokal yang ada di wilayah Mandar. "Hal ini dapat dilihat dari upaya masyarakat Mandar untuk menjaga kebersihan laut. Bagi kami pantang menjadikan laut sebagai tempat sampah atau mencemarinya," ungkap Bustam.

Bustam dan peserta lainnya berharap program Gerakan Nasional Revolusi Mental terus berlanjut dan disebarkan secara masif. "Program Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Gerakan Indonesia Bersih ini memiliki manfaat yang sangat baik bagi masyarakat, sehingga penting untuk terus dijalankan dan terlaksana," pungkasnya. (adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait