Chairman Jababeka Group Rilis Buku Kelima Tentang Peran Pengusaha

Chairman Jababeka Group Rilis Buku Kelima Tentang Peran Pengusaha

Advertorial - detikNews
Senin, 06 Agu 2018 17:40 WIB
Chairman Jababeka Group Rilis Buku Kelima Tentang Peran Pengusaha
S.D. Darmono bersama Prof. Komarudin Hidayat / Foto: Jababeka
Jakarta - Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono menggelar diskusi bukunya yang berjudul 'Building a Ship While Sailing'. Buku tersebut merupakan buku kelima yang ditulis S. D. Darmono selain Think Big, Start Small, Move Fast yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Mandarin dan One City, One Factory.

Building a Ship While Sailing menjelaskan pandangan S. D. Darmono mengenai peran pengusaha untuk memberdayakan masyarakat dalam proses pembangunan bangsa. Buku itu juga sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh The Straits Times Press Pte Ltd, Singapura yang diedarkan di pasar Singapura dan Malaysia.

Chairman Jababeka Group Rilis Buku Kelima Tentang Peran PengusahaMr. Alexander , Mr. Scott Younger, Dewi Mariana Senduk, Prof. Komarudin Hidayat, S.D. Darmono, Bahrul Ulum, B Basuri T. Purnama / Foto: Jababeka

Diskusi buku Building a Ship While Sailing yang dipandu oleh Prof. Dr. Komaruddin Hidayat pada Sabtu (4/8/2018) diselenggarakan di Cozyfield Gramedia Pondok Indah Mall Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Teddy Rachmat, James Castle, perwakilan President University Scott Younger, perwakilan PATA Internasional/Amadeus Alex Rayner, perwakilan Data Script Joe Kamdani, dan lainnya.

Chairman Jababeka Group Rilis Buku Kelima Tentang Peran PengusahaMr Scott Younger, Dewi Mariana Senduk, Prof. Komarudin Hidayat, S.D. Darmono, Mr. dan Mrs. Sungkono, Bachrul Ulum, Sutedja Darmono beserta istri, dan Basuri T. Purnama / Foto: Jababeka

Buku ini juga telah dibaca oleh beberapa tokoh inspiratif di Indonesia, berikut ini pendapat mereka.

"Buku ini mengingatkan kita bahwa sesungguhnya Indonesia memiliki keunggulan wisata budaya yang amat kaya, baik dari sisi keindahan alam maupun keragaman serta keunikan budayanya. Jika semua ini kita kelola dan kembangkan bersama, Indonesia akan menjadi magnet wisata dunia. Buku yang enak dibaca dan sangat inspiratif," ujar Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc.

Selain Arief Yahya, buku ini juga sudah dibaca oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD.

"Sebuah refleksi pemikiran yang kritis, inspiratif, dan konstruktif dari seorang pengusaha dan pencinta budaya tentang masa depan Indonesia. Pak Darmono mengajak pemerintah, kalangan pengusaha, dan akademisi untuk memenuhi janji dan cita kemerdekaan, yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyat. Semoga buku ini menginspirasi kalangan pengusaha dan pembuat kebijakan public," kata Sofyan.

Lalu ada juga pendapat dari pendiri Lippo Group Mochtar Riady.

"Sebagaimana tercermin dalam buku ini, dalam mengendalikan bisnisnya, Pak Darmono sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur keagamaan, seperti kejujuran, cinta keluarga, cinta negara, kemanusiaan, dan ujungnya adalah bagaimana turut menyejahterakan rakyat sebagai realisasi syukur pada Tuhan. Sebuah buku yang mesti dibaca oleh para pengusaha Indonesia," kata Mochtar. (adv/adv)

Berita Terkait