Begini Rangkaian Alur Baru Pemeriksaan Keimigrasian Calon Haji

Begini Rangkaian Alur Baru Pemeriksaan Keimigrasian Calon Haji

Kabar Imigrasi - detikNews
Jumat, 06 Jul 2018 00:00 WIB
Begini Rangkaian Alur Baru Pemeriksaan Keimigrasian Calon Haji
Dirjen Imigrasi saat rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan embarkasi/debarkasi haji (Foto: dok. Ditjen Imigrasi)
Jakarta -

Demi kelancaran proses pemeriksaan dokumen perjalanan calon jemaah haji (caljah) asal Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan berbagai persiapan. Adapun persiapannya adalah membuat alur pemeriksaan keimigrasian baru.

Jika sebelumnya para calhaj menjalani pengambilan data biometrik berupa sidik jari dan foto di Imigrasi Bandara Arab Saudi, tahun ini proses tersebut akan dilakukan di Indonesia.

Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengatakan untuk sementara proses ini akan dilakukan di 13 embarkasi haji dan 5 embarkasi haji antara. Nantinya akan ada petugas Imigrasi Arab Saudi dan pihak ketiga yang melakukan proses pengambilan data biometrik para calhaj.

Ia memaparkan hal tersebut saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Embarkasi atau Debarkasi Haji, Asian Games, Asian Para Games, dan Annual Meeting IMF World Bank 2018 pada Kamis (5/7) di Jakarta.

"Biasanya jemaah haji antre 4 hingga 5 jam di Imigrasi Bandara Saudi. Dengan adanya pemeriksaan oleh Imigrasi Arab Saudi di Embarkasi Indonesiamaka tidak ada lagi antrean seperti itu," ujar Ronny dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/7/2018).

Selain itu, calhaj akan mendapatkan kemudahan lainnya seperti pemberian cap kedatangan Imigrasi Arab Saudi yang akan dilakukan di Indonesia.

"Sebagai pilot project, proses ini akan dilakukan di Imigrasi Bandara Soekarno Hatta. Jika ini berhasil maka tahun berikutnya kita lakukan di seluruh embarkasi di Indonesia," jelasnya.

Dengan diberlakukannya proses keimigrasian Arab Saudi yang dilakukan di Indonesia, maka calhaj tidak perlu menjalani proses pemeriksaan keimigrasian lagi setelah mendarat di Bandara Arab Saudi. Adapun pemeriksaan keimigrasian akan dilakukan di Embarkasi Aceh, Medan, Padang Palembang, Batam, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Lombok, Gorontalo, Lampung, Palangkaraya, Jambi, dan Bengkulu.

Calon haji saat pemeriksaan paspor (Foto: dok. Ditjen Imigrasi)


Dukungan lain yang diberikan kepada calhaj yaitu fasilitas keimigrasian dalam embarkasi atau debarkasi jemaah haji.Ditjen Imigrasi jugatelah menyelesaikan penerbitan paspor seluruh calhajmelalui pelayanan khusus bagi calhaj. Selain itu, calhaj juga akan diberi edukasi untuk menjaga paspor sebaik mungkin saat melakukan perjalanan haji.

Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala menjelaskan pihaknya juga menyiapkan Standard Operations Procedure (SOP) pemeriksaan paspor bagi calhaj yang berkoordinasi dan bekerja sama dengan instansi terkait.

"Paspor calhaj akan kita cap di embarkasi haji. Lalu sebelum berangkat paspornya akan dicocokkan lagi dengan jemaah hajinya," tegasnya.

Hal ini perlu dilakukan agar dokumen perjalanan tersebut tersimpan dengan baik dan jangan sampai tercecer atau hilang di perjalanan. Ia menjelaskan, pernah ada kejadian paspor jemaah haji yang hilang tercecer sehingga ketika sampai di Arab Saudi ditolak masuk dan harus dipulangkan.

Untuk mendukung proses pemeriksaan keimigrasian bagi calhaj, Ditjen Imigrasi turut berbenah dengan mempersiapkan sumber daya manusia, perangkat pemeriksa keimigrasian berupa Border Control Management (BCM), dan cap keimigrasian.

(adv/adv)
Berita Terkait