Olly Dondokambey Realisasikan Sulut sebagai Pintu Gerbang Pasifik

Olly Dondokambey Realisasikan Sulut sebagai Pintu Gerbang Pasifik

Kabar Sulut - detikNews
Senin, 04 Jun 2018 00:00 WIB
Olly Dondokambey Realisasikan Sulut sebagai Pintu Gerbang Pasifik
Jakarta - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Lahir Pancasila. Ia menuangkan hasil capaiannya yang kemudian dituangkan pada buku 'Mengawal Indonesia di Gerbang Pasifik'.

Buku ini pun mengisahkan perspektif Olly untuk mewujudkan cita-cita pahlawan nasional asal Sulut, Sam Ratulangi. Adapun cita-cita Sam Ratulangi adalah membangun Sulut sebagai pintu gerbang Pasifik. Berbagai gagasan dan pandangan Sam Ratulangi tentang kemajuan Sulut sangat tepat dan mulai terealisasi.

Sebelumnya, gubernur pendahulu Sinyo Harry Sarundajang membuka berbagai peluang menjadikan Sulut sebagai gerbang Pasifik. Kini pada masa kepepimpinan Olly, gagasan Sam Ratulangi terwujud untuk dilaksanakan.

"Wilayah Sulut sangat strategis, berada tepat di bibir Samudera Pasifik. Sudah ditegaskan dalam tulisan pahlawan asal Sulut, Sam Ratulangi, bahwa Sulut akan berperan penting pada perekonomian Indonesia ke depan. Gagasan terus didorong untuk diwujudkan. Kita harus bersyukur Gubernur SHS telah menjembatani gagasan Sam Ratulangi. Saat ini saya melaksanakannya dan terbukti hasilnya telah dirasakan kita bersama," ujar Olly dalam keterangan tertulisnya.

Ia mengatakan hal tersebut dalam acara peluncuran buku di Wale Ne Tou Tondano Minahasa, Jumat (1/6/2018). Olly turut mengungkapkan buku ini berisi gagasannya dalam membangun Sulut selama berkarir di dunia politik dan pemerintahan.

Adapun capaian yang berhasil diraih oleh Olly saat menjabat sebagai gubernur Sulut dalam 2 tahun 4 bulan di antaranya perekonomian Sulawesi Utara tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32% atau meningkat sebesar 0,15% dibandingkan tahun 2016 yang berada pada poin 6,17%.

Sementara itu, inflasi turun dari 3,31% di tahun 2016 menjadi 2,44% di tahun 2017. Sebaliknya pada bidang investasi mengalami kenaikan signifikan dari Rp 4,5 triliun di tahun 2016, naik menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2017.

Begitu juga dengan angka kemiskinan yang mampu ditekan sebesar 0,3% dari angka 8,20% pada tahun 2016 menjadi 7,9% di tahun 2017 dan diikuti oleh angka pengangguran sebesar 6,20% di tahun 2016 berkurang menjadi 6,18% pada tahun 2017.

Lalu pada 2017, indeks pembangunan manusia (IPM) Sulawesi Utara mencapai 71,66. Angka ini meningkat sebesar 0,61 poin atau tumbuh sebesar 0,86 persen dibandingkan tahun 2016. Di bidang pariwisata, Jumlah turis asing dari mancanegara pada 2017 tercatat ada hampir 100 ribu orang. Sedangkan wisatawan lokal tercatat berjumlah 1.698.523 orang.

Buku ini bukan hanya menceritakan kembali berbagai pembangunan, lanjutnya, tapi diharapkan bisa membuat Sulut membawa Indonesia dalam kemajuan pembangunan.

Olly juga bersyukur ketika Sulut menjadi jalur sutra dari China dan mendapatkan bantuan dari banyak pihak. Harapannya, dengan dibukanya jalur investasi di Sulut, pertumbuhan ekonomi lebih maju dan kesenjangan berkurang.

Maka ia berharap para stakeholder bisa menjadikan buku ini sebagai tolok ukur untuk menyejahterakan masayarakat Sulut ke depannya. Turut hadir dalam acara ini antara lain Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Defi Kandouw Tanos, Unsur Forkopimda Sulut, Sekretaris Daerah Edwin Silangen, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Ivone Silangen Lombok, dan Bupati Minahasa.

(adv/adv)

Berita Terkait