Sering Ngantuk dan Lemas Saat Puasa? Lakukan Hal Ini

advertorial - detikNews
Selasa, 22 Mei 2018 00:00 WIB
Foto: Shutterstock
Jakarta - Banyak orang yang mengungkapkan bahwa godaan terberat puasa bukanlah menahan makan dan minum, melainkan menahan rasa kantuk. Apalagi jika seharian bekerja di kantor, rasa kantuk membuat sulit konsentrasi saat bekerja.

Rasa kantuk yang datang biasanya disertai dengan tubuh yang lemas. Padahal puasa harus dijalani dengan rasa semangat. Coba perhatikan kebiasaan sehari-hari saat puasa. Sebab, ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat Anda lemas dan mengantuk sepanjang hari. Simak daftarnya berikut ini.

Makan Berlebihan Saat Sahur

Jika Anda berpikir mengonsumsi banyak makanan saat sahur agar puasa lancar, anggapan tersebut kurang tepat. Perlu diketahui, beberapa jenis makanan punya indeks glikemik yang tinggi. Makanan seperti itu lebih cepat dipecah menjadi gula dan diserap ke dalam darah. Maka terjadilah lonjakan kadar gula darah yang menyebabkan rasa kantuk saat puasa.

Menu Sahur Tidak Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Pastikan ada makanan yang mengandung zat besi dan karbohidrat kompleks pada menu sahur Anda. Menu karbohidrat tersebut bisa didapatkan dari beras merah, ubi, jagung, oatmeal dan singkong. Kandungan karbohidrat kompleks bisa menahan glikogen lebih lama untuk menghasilkan glukosa.

Sementara untuk zat besi bisa didapatkan pada sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan teri. Zat besi akan membuat tubuh banyak menyerap oksigen. Jadi tubuh tidak cepat mengantuk.

Susah Tidur Saat Malam Hari

Saat bulan Ramadan, pola tidur orang yang berpuasa memang akan mengalami perubahan. Misalnya jumlah jam tidur berkurang karena harus bangun untuk sahur. Maka hindari begadang seperti pada hari-hari biasa dan tidurlah lebih awal.

Namun banyak orang yang susah tidur setelah tarawih. Pastikan kamar tidur sudah tertata nyaman. Salah satu tips agar tidur bisa nyenyak adalah dengan menggunakan AC. Pilih AC Polytron Neuva Ice yang bisa membuat tidur lebih nyenyak karena dilengkapi dengan fitur Fastest Cooling. Jadi proses pendinginan lebih cepat, 40% dibandingkan AC pada umumnya. Berdasarkan pengujian laboratorium Polytron, AC ini bisa mencapai suhu 18 derajat celcius hanya dalam waktu 7 menit.*
(berdasarkan hasil uji Lab.Polytron)*

AC Polytron Neuva Ice (Foto: dok. Polytron)AC Polytron Neuva Ice (Foto: dok. Polytron)

Untungnya lagi, AC Polytron Neuva Ice dilengkapi teknologi Soft Start dengan circuit pengendali arus listrik di saat start. Dengan teknologi ini, AC tidak membutuhkan daya listrik yang besar saat dinyalakan.

Selain hemat listrik, AC Polytron Neuva Ice juga memberikan garansi lebih cepat dingin atau uang kembal karena percuma menjanjikan dingin kalau tidak berani jamin.

Penasaran ? Yuk cari tahu informasi lebih lengkap mengenai AC Polytron Neuva Ice dengan klik di sini. (adv/adv)