Kapal Api bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) memperkenalkan gerakan wirausaha sosial (sociopreneurship) Secangkir Semangat #Buatnyatatujuanmu.
Triawan Munaf, Kepala Bekraf mengatakan gelombang kebangkitan sociopreneurship menjadi tanda pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi salah satu solusi bagi persoalan sosial ekonomi bangsa.
"Indonesia adalah kekuatan ekonomi terbesar ke-8 di dunia dan menguasai lebih dari 50% angkatan kerja di ASEAN. Pertumbuhan ekonomi kreatif yang terus meningkat akan menjadikan ekonomi Indonesia menempati posisi ke-4 terbesar di dunia pada tahun 2050 nanti," ungkap Kepala Bekraf, Triawan Munaf.
"Kapal Api menyediakan wadah bagi anak muda berjiwa sociopreneur agar berani membuat nyata tujuannya lewat mentoring sepanjang program, hingga mampu membuat protoype yang siap dipresentasikan kepada juri. Di akhir periode program bulan Februari 2019 mendatang, peserta dengan nilai kompetitif terbaik akan ditetapkan sebagai pemenang," ujar Johnway.
![]() Ki-Ka : Johnway Suwarsono (Group Brand Manager Kapal Api), Helga Agustina, Yoris Sebastian, Ari Juliano Gema (Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual & Regulasi BEKRAF)/ Foto:Dok Kapal Api |
Lima puluh ide bisnis terbaik akan dipilih oleh dewan juri, yang dilanjutkan dengan tahap mentoring oleh pelaku socioprenership dan pelaku kreatif yang sudah sukses di bidangnya, di antaranya Yoris Sebastian, Founder & Creative Thinker OMG, dan Helga Agustina, Founder Burgreens.
Pada akhir program pada Febuary 2019, Ide bisnis terbaik akan mendapatkan modal usaha hingga Rp. 250 juta dan dibimbing langsung oleh Yoris Sebastian sehingga ide bisnisnya benar - benar dapat berjalan
![]() Triawan Munaf, Ketua Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) saat memberikan sambutan di acara Press Conference Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu bersama Kapal Api dan Bekraf (Foto:Dok Kapal Api) |
"Sebagai produsen kopi terkemuka Indonesia, Kapal Api berkomitmen mendukung pertumbuhan sociopreneurship dengan memberdayakan pemuda Indonesia dalam mewujudkan mimpi sekaligus menciptakan dampak positif sosial ekonomi, melalui program inspiratif yang aplikatif dan berkelanjutan," ujarnya. (adv/adv)













































