Pemkab Banyuwangi Ajak Anak Muda Berbisnis di Bidang Pertanian

Pemkab Banyuwangi Ajak Anak Muda Berbisnis di Bidang Pertanian

Kabar Banyuwangi - detikNews
Jumat, 06 Apr 2018 00:00 WIB
Pemkab Banyuwangi Ajak Anak Muda Berbisnis di Bidang Pertanian
Pemkab Banyuwangi gelar kompetisi usaha rintisan agribisnis/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Demi memberi ruang anak muda maju dan kembali bergerak di bidang pertanian, Pemkab Banyuwangi menggelar kompetisi usaha rintisan agribisnis bertajuk Agribusiness Startup Competition. Acara ini digelar dengan tujuan mendorong anak muda menekuni bisnis pertanian.

Kompetisi terdiri atas dua kategori, yakni kategori usaha rintisan yang sudah mulai berjalan dan kategori business plan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan ajang ini digelar untuk mengajak sebanyak mungkin kalangan, terutama kaum muda, terjun ke bisnis pertanian yang memiliki nilai tambah.

"Jangan semua anak muda ingin jadi pegawai bank atau PNS, ini lho ada sektor pertanian yang bisa hasilkan banyak uang, misalnya nilai tambah padi, kopi, hortikultura, peternakan, dan sebagainya," kata Anas, Rabu (21/3/2018).

Ajang ini memperebutkan hadiah modal kerja Rp 100 juta. "Ini kompetisi pertama. Kita evaluasi nantinya, dan ke depan kita libatkan perbankan untuk ikut langsung memberi hadiah dan pinjaman bagi pemenang, ditambah hadiah modal yang lebih besar dari pemerintah daerah," tambah Anas.

Selain modal kerja, para peserta terseleksi bakal mendapat pelatihan dari para mentor dan praktisi bisnis pertanian. Di antaranya pelatihan kewirausahaan, manajemen keuangan, dan pemasaran.

"Nanti peserta terseleksi diajak mentoring, kita hadirkan pengusaha pertanian sukses nasional. Kisah sukses itu bisa memotivasi anak muda Banyuwangi," ujarnya.

"Juga ada pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran, termasuk desain kemasan, dan sejenisnya. Sehingga yang sudah punya usaha bisa semakin bersaing dan yang masih merencanakan usaha bisa lebih terarah," imbuh Anas.

Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan mengungkapkan para peserta bisa mengikuti ajang ini dengan mendaftar melalui website Pemkab Banyuwangi, banyuwangikab.go.id/agribusiness. Persyaratan detail telah dipublikasikan melalui media sosial.

Para peserta diwajibkan memberi gambaran dampak positif bisnis yang dikembangkannya. Misalnya berapa jumlah tenaga kerja yang terserap dan persebaran manfaatnya bagi warga. Khusus kategori business plan harus membuat proposal perencanaan bisnisnya. Akan dinilai sejauh mana proposal tersebut dapat diterapkan.

Arief mengajak sebanyak mungkin warga Banyuwangi, khususnya kaum muda, untuk menggarap potensi bisnis pertanian. Banyuwangi punya banyak potensi, mulai tanaman pangan seperti padi, beragam buah dan sayur, serta berbagai hewan ternak.

"Jadi silakan berkreasi. Bikin bisnis olahan lele, kambing, ayam, olahan sayur, olahan buah, olahan beras, dan sebagainya," pungkas Arief. (adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait