4 Kesan Romahurmuziy Terhadap Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid

4 Kesan Romahurmuziy Terhadap Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid

Advertorial - detikNews
Sabtu, 10 Mar 2018 00:00 WIB
4 Kesan Romahurmuziy Terhadap Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy dan Sinta Nuriyah Wahid
Jakarta -

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy menyebut Sinta Nuriyah Wahid sebagai sosok wanita yang feminin. Hal tersebut disampaikan saat dia menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke-70 Sinta Nuriyah Wahid yang digelar di Hotel JS Luwansa Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

"Bu Sinta Nuriyah bagi saya adalah sosok wanita yang melambangkan wanita yang feminin dalam arti sebenarnya, tapi feminis pada posisi yang lain. Beliau adalah seorang yang sangat keibuan," ungkap pria yang dipanggil Rommy dalam siaran persnya, Sabtu (10/3/2018).

Selain itu, dalam sambutannya, Rommy mengatakan tentang hal lainnya yang lekat dengan karakter Sinta Nuriyah.

"Selama ini, kita tahu beliau membesarkan empat anak-anak beliau ketika Gus Dur masih hidup. Dengan banyak ditinggal Gus Dur yang selalu melakukan perjalanan keliling dunia, demi meluaskan gagasan-gagasannya, serta menebarkan cinta kemanusiaan sehingga praktis Bu Sinta memang seorang yang bisa dikatakan sangat tangguh dalam membesarkan anak-anak beliau sebagai seorang ibu", ujar Rommy.

4 Kesan Gus Romi Terhadap Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid

Rommy juga menyebut sosok Sinta Nuriyah adalah seorang wanita yang tangguh. Sebab, selain berperan sebagai ibu rumah tangga, dia juga tangguh dalam menghidupi keluarga dan anak-anak Gus Dur yang pada waktu itu karena ketidakmampuan Gus Dur untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hal ini karena sosok Gus Dur memang dikenal sebagai seorang pengelana intelektual, seorang yang sangat dedikatif dan kutu buku dalam banyak hal sehingga memang waktunya habis untuk menyemai gagasan-gagasan.

"Sehingga feminisme Bu Nuriyah di balik femininnya sesuatu yang tidak terbantahkan. Beliau adalah seorang wanita yang betul-betul memiliki sifat keibuan di satu sisi dan memiliki pembelaan yang luar biasa pada kesetaraan di sisi lain," terang Rommy.

Kedua, lanjut Rommy, Sinta Nuriyah adalah seorang yang sangat humanis karena tidak peduli latar belakang seseorang ketika dia ingin menegakkan keadilan.

"Jadi beliau membela siapapun yang tertindas apapun agamanya dan sukunya karena itu adalah ekspresi kemanusiaan," lanjut Rommy.

4 Kesan Gus Romi Terhadap Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid

Ketiga, Rommy menilai sosok Sinta Nuriyah adalah wanita yang tak kenal lelah luar biasa. Di usia beliau ke-70 tahun masih terus keliling negeri. Hal ini demi untuk menebarkan, sekaligus menyemai gagasan-gagasan kesetaraan lintas usia, lintas agama, dan golongan.

Keempat, dia adalah seorang yang sangat moderat teologi keislamannya. Beliau teguh pada satu prinsip keislaman yang dianut selama ini. Namun, di sisi lain fleksibel dalam menghormati perbedaan di antara manusia yang merupakan fitrah dari manusia yang memang tercipta berbeda.

"Saya melihat, teologi yang betul-betul dianut dalam keislaman yang dianut oleh beliau adalah teologi yang sangat transformative yaitu validitasnya tersebut hanya bisa diukur dari kebaikan yang ditebar dari teologi itu. Sebuah teologi akan benar jika salah satu ukuran kebenaran teologi itu adalah ketika mampu menebar kebaikan. Dan kebaikan kepada sesama umat manusia itulah yang dipratikkan oleh Bu Nuriyah," sebut Rommy.

Terakhir, dia menganggap Sinta Nuriyah adalah sosok yang memiliki rasa empati tinggi karena bisa jatuh terenyuh terhadap penderitaan yang dirasakan.

"Jadi teologi tranformasi dalam keislaman yang beliau anut pada dasarnya adalah memanusiakan manusia sehingga beliau cepat sekali terenyuh, iba, tanggap terhadap orang-orang yang memiliki atau sedang mengalami ketertindasan dalam kehidupannya," pungkas Rommy.

(adv/adv)
Berita Terkait