Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018

Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018

Advertorial - detikNews
Selasa, 06 Feb 2018 00:00 WIB
Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018
Depok - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 di pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Kemendikbud, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (5/2/2018).

Acara dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, para pejabat eselon 1 dan sekitar 1.102 peserta. RNPK diselenggarakan mulai Senin (5/2/2018) hingga Kamis (8/2/2018).

Setidaknya ada beberapa isu yang diangkat dalam acara tersebut seperti pembahasan dalam membangun pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran, serta penguatan pendidikan karakter yakni sekolah sebagai model lingkungan kebudayaan.

"Tonggak yang terkait dengan dunia pendidikan yang sekarang ini adalah adanya 4 skala prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabinet kerja yang temanya sudah kita akrabi selama ini yaitu memperluas akses," ungkap Muhadjir membuka pidatonya.

Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018

Mendikbud Muhadjir Effendy saat memberikan pidato di RNPK 2018 (Dok.detik.com)

Salah satu bentuk nyata dalam memperluas akses adalah dengan memberikan kesempatan kepada peserta maupun calon peserta untuk mendapatkan kesetaraan. Bentuk konkret dari hal itu adalah dengan dikeluarkannya Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk keluarga kurang mampu.

"Salah satu bentuk nyata dari keberpihakan yaitu memperluas akses dengan adanya keberpihakan pemerintah untuk peserta didik atau calon peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka mendapatkan akses lebih luas, sepadan, dan setara dengan keluarga yang lain yang secara simbolik diwujudkan dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar atau KIP," imbuhnya.

Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018

Mendikbud Muhadjir Effendy saat memberikan pidato (Dok. Detik.com)

Selain itu ia juga sempat menyinggung soal ketersediaan, peningkatan profesionalisme, perlindungan, serta penghargaan guru. Ada juga soal pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah, kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi, dan pembangunan ekonomi nasional.

RNPK kali ini diharapkan dapat merumuskan komitmen bersama antar pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Rencananya RNPK akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (6/2/2018). Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 sendiri mengambil tema 'Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan'. (adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait