95% Penduduk di 3 Provinsi Ini Sudah Jadi Peserta JKN-KIS

95% Penduduk di 3 Provinsi Ini Sudah Jadi Peserta JKN-KIS

advertorial - detikNews
Rabu, 03 Jan 2018 00:00 WIB
95% Penduduk di 3 Provinsi Ini Sudah Jadi Peserta JKN-KIS
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kiri) dan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari (tengah) / Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta - Sejak diimplementasikan 4 tahun silam, program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS Kesehatan makin berkembang. Hal ini dibuktikan dengan makin banyaknya peserta JKN-KIS telah lebih dari 187,9 juta atau sekitar 72,9% dari total penduduk Indonesia.

Jumlah ini akan terus ditingkatkan seiring dengan target BPJS Kesehatan yaitu Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) pada 2019. Sampai saat ini terdapat UHC pada 3 provinsi di Indonesia yaitu, Aceh, Jakarta, dan Gorontalo.

"Ada yang luar biasa di akhir tahun ini, kita mengapresiasi ada 3 provinsi, 67 kabupaten, dan 24 kota yang sudah minimal 95 persen penduduknya punya JKN," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam acara Public Expose dengan tema 'Jaminan Kesehatan Semesta Sudah di Depan Mata' di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Pihak BPJS Kesehatan pun makin optimis karena tiga provinsi lainnya yaitu Jambi, Jawa Barat dan Jawa tengah serta 59 kabupaten dan 15 kota lainnya juga berkomitmen mewujudkan UHC.

"Saat ini peran pemda sudah sangat baik khususnya dari segi komitmen dalam mendaftarkan warganya menjadi peserta JKN-KIS melalui integrasi program Jamkesda. Kami juga sangat berterima kasih kepada pemda yang sudah mendorong UHC di daerah masing-masing," jelas Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari.

Selanjutnya, dia pun berharap seluruh pemda dapat melakukan hal serupa, mendukung dan merealisasikan rencana strategis nasional seperti yang tertuang dalam UU Nomor 40 tahun 2004.

"Kita masih kejar lagi (provinsi lainnya) kita yakin bisa lebih dari itu. Kita optimis ini kan untuk rakyat Indonesia," lanjut Andayani.

Andayani mengatakan dengan kontribusi dan keiikutsertaan pemda yang aktif akan mampu mengoptimalkan program JKN-KIS. Peran pemda dipercaya bisa memperluas cakupan kepesertaan, mendorong UHC, meningkatkan kualitas pelayanan, dan meningkatkan kepatuhan.

95% Penduduk di 3 Provinsi Ini Sudah Jadi Peserta JKN-KIS


Kepuasan Peserta JKN-KIS Capai 79,5%

Dalam kesempatan yang sama Andayani juga menjelaskan tingkat kepuasan peserta JKN-KIS semakin meningkat. Berdasarkan hasil survei dari PT Frontier Consulting Group di tahun 2017, angka kepuasan peserta JKN-KIS mencapai 79,5%.

"Survei dilakukan di seluruh Indonesia dengan kaidah akademik. Tingkat kepuasan ini akan menjadi alat ukur kebijakan untuk menentukan mana yang akan dilakukan treatment," sambung Andayani.

Sementara indeks kepuasan fasilitas kesehatan yang melayani pasien JKN-KIS secara total mencapai 75,7%. Kedua indeks ini masih sejalan dengan indeks yang ditetapkan pemerintah.

Sebagai informasi sampai 31 Desember 2017, BPJS Kesehatan sudah bekerja sama dengan 21.763 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/FTKP (puskesmas, dokter praktek perorangan, klinik pratama, RS kelas D dan dokter gigi), dan 2.292 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan/FKRTL (rumah sakit klinik utama) serta 2.937 fasilitas kesehatan penunjang seperti apotek dan optik di seluruh Indonesia. (adv/adv)

Berita Terkait