Jasa Marga Optimistis Tol Manado-Bitung Rampung Sesuai Target

advertorial - detikNews
Minggu, 24 Des 2017 00:00 WIB
Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun beserta dewan komisaris dan anggota komite Jasa Marga melakukan tinjauan lapangan ke proyek tol Manado-Bitung (Foto: dok. Jasa Marga)
Manado - Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Refly Harun beserta jajaran dewan komisaris dan para anggota komite Jasa Marga melakukan tinjauan lapangan ke proyek tol Manado-Bitung. Dalam kesempatan ini, Refly menyatakan harapannya bahwa pembangunan konstruksi proyek jalan tol dengan total panjang 39,9 km ini dapat beroperasi penuh sesuai target, yakni pada 2019.

"Progres pembangunan jalan tol Manado-Bitung sudah sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, saya optimis bahwa proyek ini bisa diselesaikan sesuai target, yaitu pada kuartal pertama tahun 2019," tuturnya optimistis.

Jalan Tol Manado-Bitung dibagi menjadi empat seksi, yang meliputi Seksi IA Manado-Sukur (7 km), Seksi IB Sukur-Airmadidi (7 km), Seksi IIA Airmadidi-Danowudu (11,50 km), dan Seksi IIB Danowudu-Bitung (13,50 km).

Hak pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi dua, yakni Seksi IA dan IB dipegang oleh pemerintah. Sedangkan Seksi IIA dan IIB dipegang oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Proyek pembangunan tol Manado-Bitung (Foto: dok. Jasa Marga)Proyek pembangunan tol Manado-Bitung (Foto: dok. Jasa Marga)
Hingga pertengahan Desember 2017, progres konstruksi Seksi IIA dan IIB yang dikelola oleh PT Jasamarga Manado Bitung (PT JMB) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sudah mencapai 39,4% untuk Seksi IIA.

Hal ini menunjukan progres positif melebihi target rencana sebesar 37,5%. Sedangkan untuk Seksi IIB konstruksi akan segera dimulai Januari 2018 untuk lahan yang sudah bebas.

Sementara progres pembebasan lahan Seksi IIA telah mencapai 93%, dan Seksi IIB mencapai 47%. Untuk mengejar target, PT JMB melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat pembebasan lahan. Salah satunya adalah dengan melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional maupun PPK Lahan.

Melihat progres yang positif, Refly mengapresiasi percepatan yang dilakukan oleh PT JMB terhadap jalan tol yang termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional ini. Untuk menyelesaikan pekerjaan Jalan Tol Manado-Bitung, PT JMB mengerahkan lebih banyak alat dan tenaga kerja untuk mengoptimalkan pekerjaan pada lahan yang sudah bebas.

Proyek pembangunan tol Manado-Bitung (Foto: dok. Jasa Marga)Proyek pembangunan tol Manado-Bitung (Foto: dok. Jasa Marga)
Direktur Utama PT JMB George IMP Manurung mengungkapkan upaya percepatan dilakukan mengingat nantinya jalan tol yang dibagi menjadi empat seksi ini akan menjadi jalan alternatif untuk meningkatkan konektivitas dari Kota Manado ke Kota Bitung.

Jalan Tol Manado-Bitung juga dapat memangkas lebih dari setengah waktu tempuh Manado-Bitung. Jika sudah rampung Hanya dibutuhkan waktu tempuh selama 45 menit dari waktu tempuh biasa, yakni sekitar 90 hingga 120 menit.

"Nantinya, dengan adanya jalan tolManado-Bitung, waktu tempuh antara kedua kota tersebut dapat dipangkas separuhnya. Tidak hanya waktu tempuh, jalan tol ini juga diharapkan akan meningkatkan percepatan pengembangan wilayah Sulawesi Utara, khususnya pengembangan ekonomi kotaBitung," paparGeorge di lokasi proyek jalan tolManado-Bitung.

(adv/adv)