Sido Muncul Raih Penghargaan Industri Hijau dari Kemenperin

adv - detikNews
Sabtu, 23 Des 2017 00:00 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar N memberikan penghargaan Industri Hijau kepada Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat (Foto: dok. Sido Muncul)
Jakarta - Lagi-lagi PT Industri dan Farmasi Jamu Sido Muncul, Tbk mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan. Setelah meraih penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Senin (18/12/2017) lalu, kini Sido Muncul mendapatkan penghargaan Industri Hijau Level 5 (level tertinggi) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar N, didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Ngakan Timur Antara, dan diterima oleh Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat di Gedung Kementerian Perindustrian.

"Penghargaan ini diberikan kepada industri yang menerapkan prinsip hijau secara konsisten. Ada 133 perusahaan yang mengikuti ajang penghargaan yang telah diselenggarakan kedelapan kalinya ini dan yang berhasil menerima penghargaan sebanyak 124 perusahaan," ujar Haris dalam sambutannya.

Sido Muncul mendapatkan penghargaan ini karena berhasil melewati tiga penilaian pokok. Pertama, proses produksi yang melalui program efesiensi produksi, penggunaan material input, energi, air, teknologi proses, produk, sumber daya manusia dan lingkungan kerja.

Kedua, Kinerja pengelolaan limbah/emisi meliputi upaya penurunan emisi, pemenuhan baku mutu lingkungan dan sarana pengelolaan limbah/emisi. Terakhir, manajemen perusahaan meliputi sertifikasi, corporate social responsibility, dan berbagai penghargaan yang telah diterima.

"Sido Muncul sebagai perusahaan selalu memenuhi syarat-syarat supaya bisa menjaga lingkungan. Makanya limbah padat kami manfaatkan untuk bahan bakar dan pupuk. Sedangkan limbah cair kami proses sehingga memenuhi yang disyaratkan," kata Irwan saat ditemui detikcom usai acara.

Bahan bakar yang digunakan Sido Muncul berasal dari limbah padat dengan persentase 60% dan sisanya 40% dari gas. Setiap harinya, Sido Muncul menghasilkan limbah padat sebesar 40 ton.

"Kami juga punya kegiatan CSR yang melestarikan lingkungan. Salah satunya adalah mengolah eceng gondok di Danau Rawa Pening, Semarang. Kalau cuma dimanfaatkan jadi kerajinan itu permintaannya sedikit. Pertumbuhan eceng gondoknya luar biasa, perbandingannya 1:10. Kalau dibiarkan ya jadi sampah dan merusak lingkungan. Oleh karena itu, Sido Muncul memanfaatkan eceng gondok tersebut menjadi bahan bakar pellet yang digunakan untuk proses produksi Sido Muncul," paparnya.

Kini Sido Muncul juga telah memiliki sertifikat ISO 17025 (Bidang Laboratorium), ISO 9001 (Bidang Managemen Mutu), ISO 14000 (Bidang Lingkungan), dan ISO 22000 Hazard Analysis Critical Control Point (Bidang Keamanan Pangan). (adv/adv)