Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy atau sering disapa Romi meminta masukan para kiai se-Jawa Tengah menjelang Pilkada Jawa Tengah. PPP mendorong kader internal, Akhmad Muqowam yang saat ini menjabat anggota DPD untuk mendampingi petahana, Ganjar Pranowo di pilgub Jateng.
"Kiai yang dikumpulkan adalah kiai langgar dan kiai Majelis Syariah PPP se-Jawa Tengah," kata Romi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/12/2017).
Romi mengatakan itu pada acara Halaqah Ulama se-Jawa Tengah untuk Kemaslahatan Rakyat di Semarang, Kamis (30/11/2017).
Dari pertemuan tersebut, Romi juga mendapat masukan dari para kiai. Dengan masukan tersebut, Romi semakin yakin dengan salah satu ikhtiar politik yang dilakukan untuk menyandingkan Muqowam dengan Ganjar.
Saat ini komunikasi politik juga terus dilakukan antara PDIP dan PPP. "Untuk progres ke depannya tentu sekali lagi namanya juga orang ngelamar, ya kami tunggu jawaban yang dilamar," ucapnya.
Romi dengan kiai se-Jateng (Dok. PPP) |
Menurutnya, Muqowam merupakan sosok ideal untuk menjadi Wakil Gubernur pendamping, Ganjar untuk kedua kalinya. Sebagai kader PPP, Muqowam dianggap mempunyai banyak pengalaman, selain itu keduanya sudah saling mengenal saat menjadi wakil rakyat di Senayan.
"Pak Muqowam sangat berpengalaman dan sangat senior. Teman Pak Ganjar di DPR, sekarang anggota DPD," ungkapnya.
Selain itu menurut, Romi pasangan ini merepresentaikan kondisi politik Jawa Tengah yang dikenal sebagai basis PDIP namun tetap dinamis. Jika menjadi pasangan, Ganjar dan Muqowam menunjukkan masyarakat abangan bisa berdampingan dengan santri untuk membangun Jateng lebih baik ke depan.
Romi mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) ini. Madani adalah perhimpunan dari berbagai pondok pesantren, majelis taklim dan para ustaz. Sebagai sayap dakwah PPP organisasi ini mampu mempertemukan Ganjar dengan Muqowam dalam halaqah dengan tema 'Demokrasi Politik Daerah Berbasis Kemaslahatan Rakyat.'
Dalam dialog terebut nampak ada kesamaan visi dan misi antara Ganjar dan Muqowam untuk membangun Jateng ke depan. Pandangan yang sama di antaranya terkait upaya mendorong percepatan program sertifikasi lahan seperti yang sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Romi kembali menegaskan untuk Pilkada Jawa Tengah PPP menyiapkan tiga skenario. Pertama Jateng adalah basis PDIP, dengan ini bagaimana PPP bisa menjadi mitra setara dalam Pilkada 2018. "Kami sadar PPP membutuhkan koalisi untuk bisa berangkat dengan niat membuat Pilgub Jateng ini adem," ucapnya.
Para kiai mendengarkan penjelasan Romi (Dok. PPP) |
Skenario pertama ini menurutnya ada batas waktu, karena pendaftaran pilkada dilakukan pada 8 Januari 2018. "Sehingga akhir Desember kita harus menentukan sikap," tegasnya.
Skenario kedua, PPP maju sendiri dalam Pilgub Jatim sebagai Jateng-1. Menurutnya PPP juga mempunyai sejumlah kader yang mumpuni, baik di tingkat DPW maupun pusat. "Ada Gus Kamil putra mbah Maemoen Zubair. Ada pak Marzuki, Bupati Jepara dan yang lain," ungkapnya.
PPP harus kembali menghitung, elektabilitas, aseptabilitas, dan popularitas bakal calon serta kemampuan mesin partai untuk bergerak."Ini masih kami dalami dan pertimbangkan," jelasnya.
Sedangkan skenario ketiga adalah membuat poros baru di Pilkada Jetang di luar dua skenario di atas. Nantinya mengusung nama yang bisa disepakati bersama dengan partai-partai anggota poros baru.
"Masukan dari para ulama agar seluruh skenario ini dijajaki secara seksama. Para kiai memerintahkan untuk mencari istisyaroh (pembicaraan dengan keluarga atau orang yang memberi pandangan), sinyal-sinyal dari masyarakat siapa sih yang muncul. Setelah sinyal muncul nanti para kiai akan melakukan istikharah siapa yang tepat untuk membangun Jateng," katanya.












































Romi dengan kiai se-Jateng (Dok. PPP)
Para kiai mendengarkan penjelasan Romi (Dok. PPP)