Sedangkan data yang dilihat dari Badan Lingkungan Hidup menyatakan bahwa hanya terdapat 70-80 hari setiap tahun udara di kota Jakarta dinyatakan benar-benar sehat.
Dikutip dari detikHealth, polusi udara itu ada dua, polusi di dalam ruangan dan polusi di luar ruangan. Polusi di dalam ruangan juga sebenarnya sama berbahayanya dengan polusi di luar ruangan, meski kadarnya tidak sebanyak polusi di luar ruangan.
Meski terkesan sepele, namun kasus polusi patutnya menjadi perhatian. Dipublikasi dalam jurnal The Lancet, peneliti menyebut sekitar 92 persen kematian terkait polusi udara ini terjadi pada negara berpenghasilan menengah ke bawah.
Menurut peneliti, penyakit yang dapat muncul karena polusi, antara lain stroke, penyakit jantung, dan kanker paru-paru.
Oleh karena itu, banyak dokter paru yang menyarankan agar sebisa mungkin masyarakat menghindari diri dari area yang berpolusi. Bahkan kalaupun berdiam diri di rumah lebih baik menyalakan AC untuk menekan polusi di dalam rumah.
![]() |
Polusi di dalam rumah bisa dikurangi dengan pemakaian AC Polytron Neuva Ice yang sudah dilengkapi Built-in Air Purifier yang dibentuk dari kombinasi High Density Dust Filter dapat menyaring debu lebih dari 90 persen ,Carbon Filter yang dipercaya mampu menghilangkan bau tidak sedap, HEPA Filter yang mampu menyaring debu serta mencegah penyebaran bakteri, dan Negative Ion Generator yang mampu mengikat debu serta membunuh bakteri.
Selain itu, teknologi Fastest Cooling memastikan AC Neuva Ice mampu mencapai suhu 18° C dalam waktu 7 menit *(berdasarkan pengujian Lab.Polytron), hal ini tentunya dicapai melalui desain High Efficiency Cooling Engine yaitu proses pendinginan yang ekstrem cepat (40 persen lebih cepat dari AC biasa).
Jadi segera ganti AC Anda dengan AC Polytron Neuva Ice untuk udara yang lebih sehat.
(adv/adv)












































