Police Expo 2017 Sosialisasikan Layanan Publik Berbasis IT di Kalsel

Police Expo 2017 Sosialisasikan Layanan Publik Berbasis IT di Kalsel

advertorial - detikNews
Sabtu, 28 Okt 2017 00:00 WIB
Police Expo 2017 Sosialisasikan Layanan Publik Berbasis IT di Kalsel
Jakarta - Acara Police Expo kembali digelar tahun ini. Police Expo 2017 diadakan untuk pertama kalinya di wilayah Kalimantan, yakni oleh Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Tujuannya memberi informasi kepada masyarakat tentang prestasi, keandalan, dan kesiapsiagaan Polda Kalsel dan jajarannya.

Police Expo 2017 digelar pada 27-29 November di Duta Mall Banjarmasin. Pada kesempatan yang sama, Polda Kalsel juga meresmikan program e-Tilang dan Gebyar e-Samsat.

Dirlantas Polda Kalsel Kombes E Zulpan yang sekaligus Ketua Pelaksanan Police Expo 2017 mengatakan pada acara akan dijabarkan program promoter (profesional, modern, dan terpercaya). Police Expo 2017 akan menghadirkan seluruh satuan kerja Polda Kalsel dan 13 Satuan Kewilayahan Jajaran Polda Kalsel.

Adapun program inovasi berbasis IT yang dipamerkan adalah Regional Traffic Management Center, e-Tilang, e-Samsat, hingga registrasi SKCK online. Melalui Regional Traffic Management Center, Polda Kalsel bisa memantau lalu lintas. Program ini dilengkapi dengan call center untuk menerima laporan tentang permasalahan lalu lintas, monitoring GPS kendaraan patroli lantas, central media sosial ditlantas, traffic announcer, pengenalan wajah, dan live streaming setiap hari dengan Duta TV.

Lalu ada radio komunikasi yang terhubung dengan Satuan Kewilayahan Polda Kalsel, Unit Rescue Banjarmasin, Kantor Pelabuhan Tri Sakti, Basarnas, dan Kepanduan. Hingga kini RTMC Polda Kalsel sudah terhubung dengan 80 titik pantauan CCTV di seluruh wilayah Kalsel dan telah terkoneksi dengan National Traffic Management Centre (NTMBC) Mabes Polri.

Masyarakat Kalsel juga dimudahkan dalam melakukan pembayaran denda tilang lewat perbankan dengan e-Tilang. Sedangkan untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) semakin mudah dengan sistem online.

Selain itu, beberapa polres yang berada di bawah naungan Polda Kalsel membuat aplikasi untuk pelayanan publik. Misalnya Polresta Banjarmasin yang membuat aplikasi Pocemon (Polisi Cepat dan Modern). Aplikasi ini berfungsi untuk mempersingkat pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.

Sementara Polres Kotabaru punya aplikasi e-CC (Electronic Command Center) dan Sipomas (Sistem Informasi Polisi dan Masyarakat) yang mengedepankan transparansi dan efisiensi kinerja anggota polri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Pelayanannya meliputi pengaduan masyarakat, pengawalan, perizinan (izin keramaian), SKCK, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan, informasi layanan kepolisian, dan peta kantor polisi.

Polres Tanah Bumbu memiliki aplikasi Sipraktis (Sistem Praktik Uji SIM Otomatis) yang membuat layanan ujian praktik pembuatan SIM berbasis teknologi informasi. Pembuatannya menggunakan sensor yang terkoneksi dengan ruang kontrol petugas pengawas ujian.

Polres Tanah Laut menghadirkan aplikasi Gerobak untuk pelaporan secara online langsung antara para kapolsek dan Bhabinkamtibmas kepada kapolres dalam rangka pengawasan dana desa di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Aplikasi ini juga bisa mengawasi pimpinan terhadap posisi anggota Bhabinkamtibmas saat bertugas di lapangan. Bahkan aplikasi ini bisa menjadi sarana pengiriman laporan dan informasi harian Bhabinkamtibmas dan personel kepada pimpinan secara langsung.

Sementara itu, Polres Banjar memiliki aplikasi SIP (Sarana Informasi dan Pelayanan) untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang prosedur pendaftaran dan penerbitan SIM.

Melalui Police Expo 2017, Polda Kalsel berharap agar ikatan emosional antara masyarakat, pemerintah daerah, dan kepolisian terjalin dengan baik. Maka ke depannya kepercayaan publik pada Polda Kalsel akan terbangun dan bisa bersama-sama menciptakan stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kalsel.

Acara yang terbuka untuk umum ini juga memberikan hiburan edukatif berupa games, kuis, perlombaan, dan penampilan band serta komedian. Selain itu, ada pameran modernisasi peralatan kepolisian dan demo pembebasan sandera oleh personel gabungan Polda Kalsel. (adv/adv)
Berita Terkait