DetikNews
Jumat 29 September 2017, 00:00 WIB

Pasukan Kuning Tingkatkan Keahlian dalam Perbaikan Infrastruktur

adv - detikNews
Pasukan Kuning Tingkatkan Keahlian dalam Perbaikan Infrastruktur Pasukan Kuning mendapatkan penjelasan di lapangan secara langsung serta cara pengaplikasian semen dan beton dengan baik (Foto: dok. Holcim Indonesia)
Jakarta -

Selama ini nama Pasukan Oranye familiar bagi masyarakat DKI Jakarta dalam membersihkan saluran air dan sungai, namun bagaimanakah dengan keberadaan Pasukan Kuning?

Pasukan yang berada di bawah naungan Dinas Bina Marga juga berjasa besar terhadap keberlangsungan hidup masyarakat Ibu Kota. Mereka bertugas mempercepat pekerjaan perbaikan infrastruktur di seluruh wilayah Ibu Kota. Misalnya memperbaiki jalan dan trotoar yang berlubang, baik jalan protokol maupun perkampungan.

"Pasukan Kuning ini merupakan pekerja harian lepas. Mereka bertugas memperbaiki jalan dan trotoar yang rusak agar para pengguna jalan seperti pengendara kendaraan dan pejalan kaki bisa beraktivitas dengan lancar," ujar Kepala Dina Bina Marga Pemprov DKI Jakarta Yusmada Faizal saat dihubungi detikcom, Selasa (26/9/2017).

Ia mengungkapkan Pasukan Kuning yang biasa disebut satgas reaksi cepat ini akan menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat. Tugasnya meliputi perawatan rutin sekaligus penanganan kondisi darurat.

"Misalnya ada jalan dan trotoar yang berlubang atau ada genangan air di trotoar, itu akan dibenahi oleh Pasukan Kuning. Bentuk pelayanannya langsung sehari-hari. Jadi ada sistem penerimaan dari masyarakat lewat Qlue, Twitter, dan Facebook. Jika sudah ada pengaduan, Pasukan Kuning langsung bergerak, tapi secara bergilir," jelasnya.

Dinas Bina Marga tidak hanya fokus kepada perbaikan infastruktur di Jakarta saja, tetapi fokus pada kesejahteraan hidup Pasukan Kuning. Maka Dinas Bina Marga menggandeng Holcim Indonesia untuk mengadakan suatu pelatihan demi meningkatkan keahlian Pasukan Kuning.

"Pelatihan ini diadakan demi meningkatkan taraf pengetahuan dan keterampilan mereka agar bisa lebih bernilai. Level kemampuannya bisa meningkat. Pendapatannya pun bisa naik sesuai kemampuan. Jadi mereka ini bisa punya daya jual yang tinggi," katanya.

Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pengetahuan dan aplikasi dasar bahan bangunan yang baik dan benar. Nantinya pekerjaan dan sumber daya yang digunakan bisa optimal.

"Pelatihan ini membangun tukang terampil bagaimana membuat trotoar yang baik ataupun bagaimana cara pengerjaan beton dekoratif yang baik dan benar. Membekali mereka dengan pelatihan ini akan membantu pekerjaan mereka lebih efektif dan efisien dari sisi waktu, material, dan biaya," lanjutnya.

Pasukan Kuning DKI Jakarta Optimalkan Perbaikan InfrastrukturPasukan Kuning Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan foto bersama dengan perwakilan dari PT Holcim Indonesia Tbk (Foto: dok. Holcim Indonesia)

Pelatihan yang diadakan Selasa (26/9/2017) hingga Rabu (27/9/2017) di Jakarta ini diikuti 40 orang dari berbagai Satuan Dinas Bina Marga di seluruh Jakarta. Pelatihannya meliputi peningkatan pengetahuan dan kompetensi Pasukan Kuning mengenai bahan bangunan, khususnya aplikasi semen dan beton di tingkat dasar dan lanjutan.

Holcim telah membantu Dinas Bina Marga sejak 2014 dalam berbagai pembenahan sarana infrastruktur yang ada di Jakarta. Pembenahan tersebut meliputi jalur Bus Transjakarta, jalur protokol, hingga jalur pedestrian.

"Bisa dilihat kalau jam berangkat dan pulang kerja berapa banyak motor dan mobil di jalanan. Jadi kalau melakukan perbaikan ya harus cepat, bukan malah menambah kemacetan. Itu solusi yang kami cari. Dengan solusi beton Holcim SpeedCrete, perbaikan jalan cuma butuh waktu 7 jam pas malam. Jadi Anda pulang kerja, tidur, besok paginya jalan sudah bagus lagi," paparnya.

Kepercayaan ini diraih Holcim dari inovasi produk unggulannya seperti SpeedCrete, yaitu solusi perbaikan jalan dengan waktu yang sangat singkat. Beton ini sangat cocok diterapkan di kota besar di Indonesia yang lalu lintasnya padat.

Kemudian ada beton berpori ThruCrete yang ramah lingkungan. Jadi jalan seperti jalur pedestrian bisa bebas dari genangan air. Sebab, betonnya membiarkan air terserap oleh tanah sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya banjir.

"Standar mutu produk Holcim memenuhi standar yang ada. Tentunya inovasi seperti SpeedCrete dan ThruCrete itu sangat membantu Dinas Bina Marga dalam proses pembangunan dan revitalisasi infrastruktur di Jakarta," ucapnya.

Salah satu Petugas Kuning dari Satuan Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rio mengaku semangat mengikuti pelatihan ini.

"Banyak pelajaran baru yang saya dapatkan. Saya sebenarnya belum pernah melakukan aplikasi semen seperti ini, sekarang jadi tahu bagaimana caranya. Semoga bisa memperbaiki infrastruktur lebih baik lagi ke depannya. Semoga teman-teman Pasukan Kuning lainnya juga segera mendapatkan pelatihan seperti ini agar kinerjanya makin baik," katanya.


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed