BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta Umumkan 3 Pemenang

BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta Umumkan 3 Pemenang

Advertorial - detikNews
Minggu, 17 Sep 2017 00:00 WIB
BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta Umumkan 3 Pemenang
Para juara BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta (Foto: dok. BNI)
Yogyakarta -
Puluhan peserta BNI Hackfest 3rd Round Yogyakarta yang lolos seleksi awal adu keterampilan demi menempatkan posisi tiga besar. Nantinya, tiga startup digital yang menempati posisi teratas berkesempatan mengikuti BNI digiNation Summit 2017 di Jakarta pada November 2017.

Ajang yang kini telah memasuki babak akhir ini menyaring 42 tim dengan berbagai ide aplikasi. Adapun ide aplikasinya seputar financial technology, kesehatan, wisata hingga sosial. Ragam ide tersebut menunjukkan bahwa ada aplikasi berbasis teknologi digital yang bisa menjadi solusi berbagai permasalahan kehidupan.

Kompetisi ketiga yang diselenggarakan BNI setelah di Malang dan Makassar ini mengusung hal baru, yakni opsi Founders Matching. Opsi ini mempertemukan para peserta individual dengan tiga kapabilitas berbeda (ahli pengembangan aplikasi, model bisnis, dan desain) untuk saling bertemu dan membentuk tim. Di kompetisi ini, BNI makin fokus untuk mengapresiasi inisiatif-inisiatif yang memiliki kesempatan tinggi untuk diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta Umumkan 3 Pemenang

Kompetisi BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta (Foto: dok. BNI)

Di babak akhir, peserta harus mengikuti elevator pitch sebagai bagian dari penilaian. Elevator pitch adalah sesi presentasi dalam waktu yang singkat bagi tim peserta untuk meyakinkan para juri bahwa solusi yang diusung merupakan solusi yang layak untuk menjadi pemenang. Selain itu, tim juri juga melakukan Judge Visit untuk menilai aplikasi yang dikerjakan oleh para peserta langsung di lokasi. Sebelumnya, peserta telah mengikuti hackathon atau kompetisi dan business meeting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BNI Hackfest 3rd Round Yogyakarta menghasilkan tiga tim pemenang. Juara 1 diraih Tim Mujiyanto yang mengusung perangkat lunak berbentuk layanan dan dan marketplace antrean online yang berguna untuk layanan pemerintah, rumah sakit, perbankan, dan lain-lain.

Kemudian juara 2 diraih oleh Tim FarmingID yang menciptakan platform untuk crowdfunding dalam rangka membantu permasalahan permodalan bagi petani. Sementara itu, juara 3 diraih oleh Tim Feeltrip.org yang memfasilitasi perjalanan wisata edukatif bagi orang-orang yang tertarik untuk menikmati perspektif wisata berbeda dengan sistem online.
BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta Umumkan 3 Pemenang

Peserta BNI Hackfest 2017 3rd Round Yogyakarta (Foto: dok. BNI)

Direktur Perencanaan dan Operasional BNI Bob Tyasika Ananta menyampaikan bahwa BNI senantiasa mendorong perkembangan industri startup digital di Tanah Air. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi digital yang kini hampir menyentuh seluruh bidang, termasuk layanan perbankan. BNI sendiri telah memiliki beragam produk dan solusi digital, yakni UNIQKU, BNI Kredit Digital (Digital Loan), BNI e-Collection, Dashboard Bansos, Agen46, dan berbagai payment method untuk transaksi E-Commerce.

BNI Hackfest 2017 merupakan salah satu movement BNI tahun ini, yaitu BNI digiNation. BNI digiNation adalah sebuah gerakan yang mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat saling bersinergi demi meningkatkan kesejahteraan bersama melalui implementasi teknologi digital.

"Dari Kota Pelajar ini, kami menargetkan beberapa peserta untuk dapat tampil di Jakarta pada akhir tahun ini di ajang BNI DigiNation Summit 2017," ujar Bob dalam keterangan tertulis.

BNI Hackfest 3rd Round di Yogyakartadigelar di Jogja Digital Valley pada Sabtu (16/9/2017) hingga Minggu (17/9/2017). Setelah Yogyakarta, BNI Hackfest juga akan digelar di Bandung (23-24 September 2017) dan Medan (7-8 Oktober 2017).

BNI Hackfest 2017 merupakan hasil sinergi BUMN antara BNI dengan Telkom Indonesia yang diwujudkan dengan kolaborasi Siji Solusi Digital, perusahaan hasil inkubasi program Indigo Creative Nation (yang digagas Telkom Indonesia) untuk pelaksanaan acara di Yogyakarta, Bandung, dan Medan. Selain itu, acara ini juga didukung dengan infrastruktur tempat dari Digital Innovation Lounge (DILo) maupun fasilitas lokasi inkubator bisnis information and communication technology (ICT) di Jogja Digital Valley dan Bandung Digital Valley.

Potensi Ekonomi Digital di Indonesia

Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial untuk industri digital. Hal ini dibuktikan dari pesatnya pertumbuhan penetrasi ponsel pintar. Data GSMA Research dan eMarketeer memprediksi pertumbuhan penetrasi ponsel pintar di Indonesia merupakan yang tertinggi di antara semua negara-negara Asia. Saat ini, pengguna perangkat mobile di Indonesia berada di angka 52,2 juta orang. Pada 2020, diperkirakan jumlahnya akan bertambah sampai lebih dari 100 juta orang.

Namun kontribusi pengembang lokal masih belum signifikan dibandingkan pengembang dari luar negeri. Sebab, belum banyaknya aplikasi pengembang lokal yang berada di jajaran Top Apps berbayar di toko aplikasi. Selain itu, jumlah pengembang tidak sebanding dengan pertumbuhan aplikasi.

Jika dilihat dari riset Dicoding, dari 500 ribu pengembang yang ada di Indonesia, yang memiliki kemampuan membuat produk IT baru sekitar lima sampai enam persen. Dengan semangat BNI digiNation, diharapkan akan lebih banyak sinergi yang dapat dimulai untuk dapat mengubah potensi kapabilitas digital Indonesia menjadi hasil yang nyata untuk kesejahteraan bersama.

Untuk informasli lebih lengkap mengenai BNI Hackfest, silakan kunjungi www.bnihackfest.com atau menyampaikan pertanyaan dan masukan melalui info@bnihackfest.com, Facebook: @BNIhackfestID, atau Instagram: @BNIhackfest_ID.
(adv/adv)


Berita Terkait