Kemdikbud dan BNI Mudahkan Pencairan Bantuan PIP Lewat Agen46

Kemdikbud dan BNI Mudahkan Pencairan Bantuan PIP Lewat Agen46

Advertorial - detikNews
Senin, 04 Sep 2017 00:00 WIB
Kemdikbud dan BNI Mudahkan Pencairan Bantuan PIP Lewat Agen46
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus berkomitmen menyukseskan program pemerintah. Kali ini BNI memberikan kemudahan pelayanan dalam penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini telah terintegrasi dengan sistem tabungan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang berfungsi sebagai kartu debit melalui Agen46.

Program ini diujicobakan oleh BNI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di SMA Negeri 1 Sukabumi, Kamis (31/8/2017). Kegiatan ini termasuk dalam rangkaian acara kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Sukabumi.

Uji coba disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Anggota Komisi X DPR Reni Marlinawati, Dirjen Linjamsos Kementerian Sosial Harry Hikmat, serta Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan Adi Sulistyowati.

Ini pertama kalinya kegiatan penyaluran PIP dilakukan setelah terintegrasinya Kartu Indonesia PIntar (KIP) dengan tabungan. Lewat integrasi tersebut, siswa dan siswi penerima bantuan PIP yang telah menerima KIP bisa melakukan transaksi atau mencairkan di ATM BNI dan outlet BNI. Selain itu, bisa mencairkan di Agen46 terdekat dengan sekolah atau tempat tinggal siswa,

Selain berfungsi sebagai kartu ATM, KIP juga memiliki data base kode khusus 'PIP-ID' yang dapat menelusuri di mana lokasi sekolah penerima bantuan PIP berada.

"Ini adalah kali pertama kita uji cobakan penyaluran Program Indonesia Pintar melalui sistem tabungan yang selama ini diberikan kepada siswa penerima dengan Kartu Indonesia Pintar yang berfungsi sebagai kartu ATM. Sedangkan, tambahan kemudahan layanan tersebut adalah solusi bagi penerima PIP tersebar yang di seluruh Indonesia," ujar Adi dalam keterangan rilis.

Ia menambahkan, jika di daerahnya tidak ada outlet bank atau ATM bank, siswa penerima bisa mencairkan bantuan PIP di Agen46 yang ada di sekitar tempat tinggal atau sekolahnya.

"Bahkan koperasi sekolah bisa dijadikan agen46 sebagai perpanjangan tangan bank sehingga pencairan PIP bisa langsung dilakukan di koperasi sekolah tempat penerima PIP berada," tambahnya.

BNI membagikan KIP kepada 581 siswa SMA, SMK, dan siswa Paket C se-Sukabumi. KIP disalurkan oleh Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan kepada 800 penerima yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi.

Kemdikbud dan BNI Mudahkan Pencairan Bantuan PIP Lewat Agen46

Uji coba transaksi yang berlangsung sukses dilakukan oleh siswa atas nama Yogi Saputra dan Rizki Rizaldi pada Agen46 Yudi Aziz Muslim. Selain itu, turut dilakukan uji coba pencairan Bansos Program Keluarga Harapan oleh penerima PKH Iyay Mintarsih pada Agen46 Taufik Hendraguna yang disaksikan langsung oleh Dirjen Linjamsos Kementerian Sosial Hari Hikmat.

BNI telah dipercaya Kemdikbud untuk menyalurkan bantuan PIP dengan menggunakan KIP kepada siswa siswi SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Sebab, Tabungan PIP yang diberikan Kemdikbud berupa tabungan saat ini sudah terintegrasi KIP sehingga berfungsi sebagai kartu ATM.

Kemdikbud dan BNI Mudahkan Pencairan Bantuan PIP Lewat Agen46

Pada 2016, BNI telah menyalurkan bantuan PIP kepada 1.360.609 siswa SMA dengan nominal Rp 1.038.292. Sedangkan sampai Agustus 2017, BNI telah menyalurkan bantuan PIP kepada 929.846 siswa SMA dan SMK senilai Rp 802.208.000.

"Sebagai agent of development, kami berkomitmen mendukung program pemerintah, khususnya penyaluran bantuan sosial dan subsidi yang digagas pemerintah. Kami terus melakukan Inovasi guna memudahkan penerima bantuan sosial dan subsidi mendapatkannya sehingga bantuan sosial dan subsidi dapat diterima tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan mudah dilakukan," tambah Adi.

BNI juga mendukung Program Literasi Keuangan dengan memperkuat sebaran sarana pencairan bantuan sosial dan subsidi. Sebaran sarana tersebut termasuk pencairan KIP pada 2.017 outlet, 16.977 ATM, dan 57.000 Agen46 di seluruh Indonesia. (adv/adv)

Berita Terkait