"Mempromosikan Islam yang damai dan rahmatan lil 'alamin. Kerja sama ini bukan saja untuk memberantas ideologi radikal dalam beragama, namun juga dalam tataran yang lebih praktis dan konkret di lapangan," ujar Cak Imin dalam keterangan tertulis, Selasa (15/8/2017).
Cak Imin mengatakan itu di Markas Besar Partai Rusia Bersatu di Moskow, Senin (14/8/2017). Paparan dalam pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan kesepakatan kerja sama untuk pemberantasan terorisme dan mensosialisasikan bahwa Islam merupakan agama yang damai.
Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal United Russia Sergey Zheleznyak menyambut baik kunjungan Cak Imin beserta rombongan. Menurutnya, PKB merupakan partai Indonesia pertama yang membangun komunikasi dengan partainya Vladimir Putin itu.
"Oleh karena itu dalam pertemuan ini kedua belah pihak membahas banyak hal secara mendalam," kata Zhekeznyak.
Seperti diketahui, URP adalah partai penguasa di negara beruang merah itu. Partai ini menguasai 72 persen kursi di parlemen dan memiliki 20 menteri dari 31 kursi di kabinet.
Sejumlah kesepakatan dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini ditandatangani oleh kedua partai.
Tak lupa, Cak Imin juga mengundang Ketua United Russia Dmitry Medvedev untuk berkunjung ke kantor PKB di Jakarta. Undangan ini langsung direspons dan pimpinan URP berjanji untuk memenuhi undangan PKB ke Indonesia. (adv/adv)











































