Pesan Wali Kota Risma untuk Lulusan ATKP: Teliti dan Disiplin!

Pesan Wali Kota Risma untuk Lulusan ATKP: Teliti dan Disiplin!

Advertorial - detikNews
Rabu, 26 Jul 2017 00:00 WIB
Pesan Wali Kota Risma untuk Lulusan ATKP: Teliti dan Disiplin!
Jakarta -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberi perhatian khusus kepada para lulusan penerima beasiswa Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP). Wanita yang akrab disapa Risma ini meluangkan waktunya untuk mengunjungi 24 penerima beasiswa, yang kini sudah bekerja di Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Jakarta.

Pemkot Surabaya: Kadinsos Pemkot Surabaya Supomo, Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser dan Kabag Umum dan Protokol Pemkot Surabaya Wiwiek Widiyati.

Risma diajak mengunjungi 'bengkel' pesawat terbang komersil di empat hanggar, pada Rabu (19/7/2017). Di sela-sela acara, Risma dipertemukan dengan 24 penerima beasiswa.

Pada kesempatan tersebut, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu memberikan suntikan motivasi. Dia mengingatkan bahwa hidup adalah perjuangan. Oleh karenanya, para penerima beasiswa yang kini resmi sebagai karyawan GMF AeroAsia diminta tidak manja dan harus memiliki mental baja.

Pesan Wali Kota Risma untuk Lulusan ATKP: Teliti dan Disiplin!


"Kalian harus menyadari bahwa bekerja di sini (GMF AeroAsia) sangat krusial karena menyangkut keselamatan penerbangan. Harus teliti dan disiplin. Kalau dimarahi karena salah, itu wajar. Jangan sakit hati. Harus profesional dan bersedia dievaluasi," pesan Risma.

Risma mengatakan bahwa program beasiswa di bidang pengembangan SDM ini dipastikan akan berlanjut. Untuk angkatan pertama jumlahnya 24 orang. Namun, untuk angkatan berikutnya, jumlahnya meningkat hingga 100 orang. Namun, para pemohon beasiswa tetap wajib melewati serangkaian tes dan verifikasi.

Mantan Kepala Bappeko tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada GMF AeroAsia yang telah memberikan kepercayaan kepada anak-anak Surabaya sehingga dapat bekerja dan mendapat penghasilan yang layak.

Pesan Wali Kota Risma untuk Lulusan ATKP: Teliti dan Disiplin!


Kadinsos Supomo menambahkan, pihaknya akan memverifikasi para pendaftar secara rinci. Termasuk mensurvei tempat tinggalnya, pendapatan keluarganya, kehidupan sosial dengan tetangganya hingga tes personal karakter anak tersebut. Hal itu dilakukan agar program ini tepat sasaran.

Sementara itu, Dirut GMF AeroAsia Iwan Joeniarto mengatakan, meski sudah lulus ATKP, 24 anak asal Surabaya tetap wajib melewati tes masuk di perusahaan yang dipimpinnya. Sebab, pekerjaan sebagai mekanik pesawat butuh keterampilan dan kedisiplinan tinggi.

"Ternyata anak-anak dari Surabaya ini memang punya kualitas dan bekal ilmu sehingga mereka sekarang diberi kepercayaan bekerja di GMF AeroAsia," terangnya.

Pria kelahiran Surabaya itu menambahkan, GMF AeroAsia yang kini ada di 63 kota, baik domestik maupun internasional, terus mengembangkan sayap membuka cabang baru. Oleh karenanya, pihaknya terus membuka kesempatan bagi tenaga-tenaga SDM yang kompeten untuk berkarir di GMF AeroAsia.

"Surabaya merupakan kota kedua yang bekerja sama dengan kami dalam hal SDM. Kami berharap, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, 24 penerima beasiswa tersebut merupakan anak-anak kurang mampu dari berbagai latar belakang.Mereka mendapat beasiswa ATKP yang difasilitasi oleh Pemkot Surabaya bekerja sama dengan GMF AeroAsia.

Setelah melalui kurang lebih sembilan bulan masa pendidikan, mereka dinyatakan siap terjun ke dunia kerja. Tepatnya, di bidang perbaikan dan perawatan mesin pesawat

(adv/adv)
Berita Terkait