Sebelum Mudik dengan Sepeda Motor, Periksa 7 Hal Ini

Sebelum Mudik dengan Sepeda Motor, Periksa 7 Hal Ini

Advertorial - detikNews
Rabu, 21 Jun 2017 00:00 WIB
Sebelum Mudik dengan Sepeda Motor, Periksa 7 Hal Ini
Jakarta -

Masyarakat di Indonesia punya tradisi pulang kampung untuk merayakan libur Lebaran. Ada banyak pilihan transportasi. Mulai dari transportasi umum hingga kendaraan pribadi. Salah satu kendaraan yang cukup sering digunakan adalah sepeda motor.

Meskipun pemerintah tidak menganjurkan untuk menggunakan kendaraan roda dua saat mudik, namun masih cukup banyak ditemukan pemudik dengan sepeda motor karena tidak memiliki alternatif lain.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan selama berkendara, berikut tips dari Technical Service Analyst Astra Motor Rangga Noviar terkait apa saja yang perlu dicek sebelum mudik dengan sepeda motor:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Periksa tekanan angin ban dan alurnya

Tekanan angin ban yang tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan dapat membuat pengendaraan tidak nyaman. Bahkan bisa membuat motor kehilangan kendali. Pastikan tekanan angin ban berada di kisaran 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang.

Selain tekanan angin, Anda juga wajib melakukan pengecekan pada alur ban. Untuk pengecekan ini, Anda bisa melihat berdasarkan indikator keausan ban dari tanda segitiga di sisi luar ban.

Ganti atau bersihkan busi dan periksa tutupnya

Untuk berkendara khususnya jarak tempuh yang cukup jauh, busi merupakan komponen vital yang harus diperiksa. Pastikan usia pakai busi belum mencapai maksimal 8.000 km dan bunga api yang dihasilkan masih bagus.

Cap atau tutup busi pun jangan sampai ketinggalan.Bila cap busi retak atau karetnya sudah keras, bisa menyebabkan aliran listrik dari ignition coil ke busi tidak sempurna, terutama saat terkena air.

Periksa sistem penggerak (rantai roda atau drive belt)

Rantai roda dan drive belt wajib diperiksa terutama dari keausan dan usia pakainya. Pastikan rantai roda mencengkram kuat ke sprocket/gear dengan baik. Rantai roda yang sudah aus tidak akan mencengkram dengan baik.

Hal ini bisa menyebabkan rantai terlepas dari gear bahkan berpotensi putus. Begitu juga dengan drive belt pada motor matik, komponen ini memiliki batas usia pakai yaitu maksimal 24.000 km. Jangan paksakan melebihi dari kilometer tersebut agar performa motor masih bisa optimal.

Periksa fungsi rem dan ketebalannya

Tidak jarang kecelakaan kendaraan motor akibat fungsi rem yang tidak maksimal. Jangan lupa periksa piranti rem mulai dari handle, pedal, hingga rem. Pastikan semua komponen mekanik dan hidrolis berfungsi dengan baik. Jika perlu ganti minyak rem dan kampas rem sebelum dipakai untuk mudik.

Cek kapasitas oli mesin

Beberapa motor masih mengandalkan pendinginan udara untuk mendinginkan mesin bila menghadapi kondisi macet. Dalam kondisi ini, kerja oli akan semakin berat untuk melumasi komponen yang bergerak.

Maka periksa kapasitas oli agar sesuai dengan standar ukuran motor. Jika perlu, lakukan penggantian oli sesuai rekomendasi pabrikan.

Cek nyala lampu

Saat ini banyak pengemudi berkendara di malam hari untuk menyiasati agar tidak terkena macet dan menghindari suhu yang panas. Lampu menjadi penanda bagi sepeda motor saat berjalan, belok, dan melakukan pengereman.

Pastikan nyala lampu berfungsi sebagai mana mestinya dan ukurannya sesuai standar.Jangan menggunakan lampu dengan daya sinar yang terlampau terang karena akan menyilaukan pengendara lain di lawan arah.

Cek kondisi fisik

Selain kesiapan sepeda motor, kondisi fisik pengendara juga perlu disiapkan sebelum berkendara jauh. Pengendara harus beristirahat minimal 8 jam sebelum berkendara jauh.

Setiap 3 jam, pengendara sebaiknya beristirahat selama 1 jam untuk memulihkan staminanya. Sebab fisik yang sudah lelah dapat mengurangi kewaspadaan dan konsentrasi lebih dari 50% dibandingkan saat kondisi fisik sedang prima.

"Jika kesulitan melakukan pengecekan sepeda motor sendiri, sebaiknya bawa sepeda motor Honda Anda ke bengkel resmi terdekat sehingga kondisi sepeda motor prima untuk digunakan dalam perjalanan jauh," ujar Rangga.

Sebagai salah satu retailer sepeda motor Honda di Indonesia, Astra Motor memiliki 89 bengkel yang tersebar di 20 provinsi Indonesia. Untuk mengetahui bengkel Astra Motor terdekat di wilayah Anda, kunjungi www.astramotor.co.id/cabang.

Bertemu keluarga di kampung halaman terasa lebih menyenangkan jika Anda selamat sampai tempat tujuan. Selamat mudik!

(adv/adv)
Berita Terkait