Bukan hanya itu, kini Puskesmas di Kota Tangerang hadir dengan layanan rawat inap, Obstetri Neonatologi Emergensi Dasar (PONED), Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam dan persalinan.
Layanan kesehatan UGD 24 jam, persalinan serta layanan medis lainnya di Puskemas, adalah bentuk komitmen Pemkot Tangerang untuk senantiasa memberikan pelayanan optimal kepada seluruh masyarakat.
"Urusan kesehatan menjadi salah satu perhatian kami karena kesehatan menyangkut keselamatan jiwa seseorang yang tak boleh ditunda-tunda. Untuk itu, segala pelayanan kesehatan terus diupayakan agar semaksimal mungkin dapat terlayani dengan baik, dengan mendekatkan dan memudahkan pelayanannya," papar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meresmikan Puskesmas UGD 24 jam dan persalinan.
Puskesmas rawat inap dan persalinan terdapat di Puskesmas Larangan Utara. Pelayanan Obstetri Neonatologi Esensial Dasar (PONED) yaitu di Puskesmas Gembor dan Cipondoh. Puskesmas rawat inap ini mampu menyelenggarakan pelayanan obstetric dan neonatal emergensi tingkat dasar dalam 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.
Sementara pelayanan Puskesmas Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di Puskesmas meliputi pelayanan kegawatdaruratan yang bisa ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Contohnya, kasus kejang demam pada anak, kecelakaan ringan, penanganan penyakit yang sifatnya mendesak dan terjadi secara tiba-tiba.
Puskesmas persalinan melayani persalinan normal pada kehamilan normal yang telah dinyatakan melalui pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Selain itu, Puskesmas persalinan ini juga juga melayani para ibu yang kehamilannya sebelumnya telah diawasi oleh bidan dan dokter.
Sementara itu, Puskesmas yang hanya memberikan pelayanan UGD 24 jam saja tanpa persalinan adalah Puskesmas Ciledug, Puskesmas Cikokol, dan Puskesmas Batuceper. Sedangkan Puskesmas yang memberikan pelayanan UGD 24 jam dan persalinan adalah Puskesmas Cibodasari, Karawaci Baru, Kedaung Wetan dan Tanah Tinggi. Ditambah lagi dengan Puskesmas yang tengah dalam tahap pengembangan pelayanan UGD 24 jam dan persalinan yaitu Puskesmas Kunciran, Poris Gaga Lama, Jatiuwung, Periuk Jaya dan Panunggangan Barat.
Hadirnya pelayanan kesehatan 24 jam, tentunya untuk semakin memudahkan akses pelayanan dan mendekatkan pelayanannya kepada masyarakat. Pasalnya, persoalan kesehatan menjadi hal penting yang tidak bisa ditunda-tunda.
Pelayanan Homecare
![]() |
Dengan motto, "Kami Datang, Kami Layani", Pemkot Tangerang, melalui Dinas Kesehatan, juga mencanangkan layanan Home Care. Layanan ini memungkinkan para petugas kesehatan di seluruh Puskesmas Kota Tangerang mendatangi rumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan.
Layanan ini berupa edukasi kesehatan maupun pengobatan, sekaligus mengumpulkan data yang berkaitan dengan kesehatan di masing-masing keluarga.
Pendataan dilakukan berbasis Information and Technology (IT) yang menggunakan dukungan software khusus, dengan sasaran pendataan yaitu setiap anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah atau setiap kepala keluarga.
Adapun rumah yang sudah dilakukan pendataan diberikan tanda stiker "Kami Datang Kami Layani", sebagai bukti telah dikunjungi dan dilakukan pendataan.
Data ini, nantinya akan diolah dan dipergunakan untuk memetakan permasalahan kesehatanserta dapat pula digunakan untuk perbaikan atau penanggulangan terhadap berbagai masalah kesehatan di Kota Tangerang.
Komitmen pelayanan kesehatan di Kota Tangerang juga terlihat dari optimalnya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.
Salah satunya Sistem Informasi Tempat Tidur Rumah Sakit (SIMPATI RS) yang menyajikan informasi ketersediaan kamar rawat inap di 23 RS yang telah bekerjasama dengan Pemkot Tangerang dan mobil antar-jemput bagi pasien serta ambulance gratis, dengan cukup mengakses aplikasi Tangerang LIVE dan menghubungi call center 112.
Penyediaan layanan kesehatan ini yang maksimal ini membuat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Publik menganugerahi piagam Penghargaan Pelayanan Publik Kategori A untuk Pelayanan RSUD Kota Tangerang.
Begitu halnya dengan Puskesmas Batu Ceper, yang juga mendapatkan penghargaan pelayanan publik terbaik dalam kurun tahun 2010-2011 dan 2015.
(adv/adv)











































