DetikNews
Jumat 17 Maret 2017, 00:00 WIB

Kawasan Cijantung Pengaruhi Pasar Properti di Jakarta Timur

Advertorial - detikNews
Kawasan Cijantung Pengaruhi Pasar Properti di Jakarta Timur
Jakarta -

Tak bisa dipungkiri banyak kaum urban yang berasal dari kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cikarang, dan Karawang mencari nafkah di Jakarta. Di hari kerja mereka biasanya menetap sementara di hunian sewaan yang tersebar di Jakarta dan kemudian kembali lagi ke rumah asalnya pada akhir pekan.

Namun belakangan ini muncul tren baru, masyarakat memilih membeli hunian vertikal di Jakarta. Selain menjadi tempat tinggal sementara pengganti hunian sewaan, ke depannya mereka dijadikan investasi dengan cara disewakan sebagai hunian.

"Konsep hunian vertikal atau apartemen sudah lama ada di Jakarta dengan proyek apartemen pertama Ratu Plaza yang beroperasi tahun 1981. Konsep apartemen saat itu adalah mendekatkan hunian dengan lingkungan kerja seiring langkanya lahan untuk hunian di tengah kota. Konsep ini masih relevan hingga saat ini, terutama karena ruwetnya transportasi, harga tanah yang terus merangkak naik, dan aktivitas yang makin menuntut mobilitas tinggi sehingga apartemen menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan hunian," ujar Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia.

Dalam memilih apartemen, calon pembeli atau penyewa juga harus melihat apartemen dari berbagai sisi. "Pertimbangan untuk tinggal di apartemen saat ini tidak hanya lokasi, tetapi ada beragam pertimbangan seperti akses transportasi, reputasi pengembang, fasilitas yang didapatkan penghuni, harga, cara pembayaran dan faktor yang mendukung kenyamanan penghuni apartemen, seperti tempat belanja, rumah sakit, sekolah, komersial, dan lain-lain," tegas Ferry.

Ferry pun menambahkan bahwa saat ini perkembangan apartemen di Jakarta sangat pesat khususnya di Jakarta Timur seperti Cakung, Buaran, dan Cijantung. Di Jakarta Timur bagian selatan ada beberapa proyek apartemen yang sudah beroperasi dan sedang dibangun. Dari semua proyek, Prajawangsa City karya Synthesis Development adalah yang terbesar dengan sekitar 4.000 unit dari 8 tower.

Melihat potensi proyek yang sudah beroperasi maupun yang akan dibangun, daerah tersebut memiliki potensi positif karena akses akan semakin baik selain Tol Jagorawi dan JORR 1 juga akan terkoneksi dengan JORR 2. Tahun 2017 ini diharapkan menjadi momentum bagi properti untuk bertumbuh dengan asumsi tingkat suku bunga terjaga di bawah dua digit dan pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5%.

"Banyak pekerja di Jakarta mulai menyadari bahwa kualitas dan produktivitas terbuang karena setiap hari harus pergi dan pulang dari rumahnya di Tangerang, Bogor, Depok, atau Bekasi. Selain itu beberapa hasil penelitian menemukan bahwa jarak jauh antara rumah ke kantor menyebabkan produktivitas tidak maksimal, rentan mengalami stres, waktu terbuang karena terjebak macet, dan semangat kerja menurun," tukas Mandrowo Sapto, Managing Director Prajawangsa City.

Mandrowo Sapto juga menambahkan beberapa alasan meningkatnya minat membeli apartemen. "Kondisi tersebut menjadi alasan meningkatnya minat membeli apartemen di Jakarta sebagai transit home. Prajawangsa City yang berstatus strata title, di mana tanahnya murni pembebasan oleh Synthesis Development dan berkonsep one stop living atau superblock, saat ini diminati generasi Y karena berlokasi di Jakarta dan memiliki karakteristik hunian nyaman, praktis, dinamis, modern, dan simple," papar Mandrowo.

Mandrowo menjelaskan bahwa Prajawangsa City menjadi pilihan karena lokasinya di Cijantung yang masih masuk wilayah Jakarta, kemudahan akses transportasi ke kawasan perkantoran TB Simatupang yang hanya berjarak 1,5 km dari Prajawangsa. Selain itu Prajawangsa City potensial menjadi pilihan hunian bagi pekerja di kawasan industri di sepanjang jalan Raya Bogor menuju Tol Cijago, serta harganya bersahabat mulai di kisaran Rp 300 jutaan.

Prajawangsa City dikenal sebagai superblok terbesar pertama di Jakarta yang mengedepankan konsep 50% taman atau lahan hijau dari area seluas 7 hektare serta memiliki fasilitas lengkap. Di antaranya 1 km jogging track, kids pool, thematic pool, area barbeque, fitness center, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, bahkan kebun tanaman herbal dan tanaman rempah yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar aplikatif bagi penghuni untuk tetap bisa berkebun layaknya di hunian tapak akan hadir di Prajawangsa City.

"Anda bisa langsung hubungi nomer telepon 021 2287 8800 / 085890412489 (WhatsApp) untuk kami jadwalkan dan fasilitasi dengan mobil untuk menjemput Anda saat akan berkunjung ke Marketing Office Prajawangsa City di Jl. Pedati Selatan No 8 Cijantung Pasar Rebo Jakarta Timur. Kunjungi juga website kami di prajawangsa.id dan di bulan Maret ini kami memiliki program Gebyar Hadiah Langsung di antaranya adalah sepeda motor Yamaha Nmax dan hadiah menarik lainnya untuk semua pembeli," tutup Mandrowo.


(adv/adv)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed