Baru-baru ini Synthesis Development melakukan survei kepada 100 orang yang berencana membeli properti untuk hunian pertamanya. Terbukti sebanyak 81% responden ingin membeli apartemen di tengah kota dibandingkan dengan rumah tapak di pinggir kota.
Hal lain yang penting untuk diketahui publik bahwa dalam kajian bertajuk Jakarta, Surabaya, Bali: Property Market Outlook Q4 2016 dari PT Colliers International Indonesia disebutkan hingga kuartal keempat tahun 2016, total pasokan perkantoran di T.B. Simatupang telah mencapai 833.899 m2. "Hingga kuartal keempat 2016, total pasokan kantor di T.B. Simatupang setara dengan 50% dari seluruh pasokan kantor di Jakarta Selatan. Persentase ini akan meningkat menjadi 72% dalam kurun waktu 2017 hingga 2019," papar Ferry Salanto, Associate Director Colliers International Indonesia.
Menanggapi kajian tersebut, Asnedi selaku Sales and Marketing Manager Prajawangsa City menyampaikan bahwa pasokan di T.B. Simatupang tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan seluruh kawasan non-CBD lainnya dalam enam tahun terakhir. Selain itu, jalur transportasi Mass Rapid Transit (MRT) yang tengah dibangun dan diproyeksikan juga meningkatkan geliat koridor T.B. Simatupang. Hal ini mendorong Synthesis Development untuk mengembangkan Prajawangsa City di area Jakarta dengan harga mulai dari Rp 300 jutaan dan memiliki market strategis yaitu kawasan TB Simatupang.
Mengapa harus memiliki apartemen? Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan, salah satunya adalah kelengkapan fasilitas. Hasil survei di atas membuktikan bahwa alasan orang lebih memilih apartemen karena lokasinya strategis dan ketersediaan fasilitas yang lengkap. Pusat belanja, tempat kuliner, kolam renang, fasilitas olahraga, fasilitas keamanan, area parkir, dan lahan hijau kini menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat urban. Selain itu apartemen dapat menjadi salah satu bentuk investasi yang menjanjikan.
"Melihat tren tersebut, Synthesis Development menghadirkan Prajawangsa City sebagai pilihan hunian efektif yang memiliki fasilitas lengkap dan memberi gaya hidup dinamis. Jadi meski tinggal di apartemen, Anda tidak kehilangan sensasi seperti tinggal di rumah tapak," jelas Asnedi.
Salah satu fasilitas unggulan yang dihadirkan Prajawangsa City adalah herb garden (kebun tanaman herbal) dan spice garden (kebun tanaman rempah). "Herb garden dan spice garden akan hadir di Prajawangsa City, jadi penghuni bisa menanam pohon cabai, tomat, salam, kunyit, jahe dan tanaman herbal atau tanaman rempah lainnya. Harapan kami para penghuni bisa memetik langsung, seperti memiliki kebun pribadi di rumah. Penghuni Prajawangsa City bisa menyalurkan hobi berkebun sehingga herb garden dan spice garden dapat dimanfaatkan menjadi sarana belajar aplikatif," papar Asnedi.
Untuk akses lokasinya, Prajawangsa City terletak 1.5 km dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) – TB Simatupang, 3.5 km dari rencana pembangunan Stasiun Light Rail Transit (LRT) Kampung Rambutan, 3.8 km dari Gerbang Tol Jagorawi, dan akses langsung ke Bandara Halim Perdana Kusuma.
"Pada bulan Februari 2017, Synthesis Development memberikan promo gratis biaya pengalihan dari Prajawangsa City. Selain itu, pembeli juga dapat memanfaatkan promo cicilan Rp 7 jutaan per bulan untuk 60x," imbuh Asnedi.
Untuk informasi lebih lengkap kunjungi Marketing Office Prajawangsa City di Jl. Pedati Selatan No 8, Cijantung Pasar Rebo, Jakarta Timur atau klik prajawangsacity.id. Anda juga bisa menghubungi langsung nomor telepon 021 2287 8800 atau nomor handphone 085890412489.
(adv/adv)











































