3 Pemenang BlackInnovation Ciptakan Produk Sederhana Bernilai Luar Biasa

3 Pemenang BlackInnovation Ciptakan Produk Sederhana Bernilai Luar Biasa

Advertorial - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 00:00 WIB
3 Pemenang BlackInnovation Ciptakan Produk Sederhana Bernilai Luar Biasa
Jakarta -

Perhelatan kompetisi ide dan desain terbaik bagi generasi muda Indonesia , BlackInnovation 2016, telah mencapai puncaknya. Setelah melewati beragam tahapan, akhirnya terpilihlah tiga pemenang yang masing-masing mendapatkan uang Rp 30 juta dan perjalanan ke tempat inovatif di Jepang.

Ketiga juara di kompetisi tersebut adalah, Ignatius Ario Noegroho dengan produknya Ranginas, dr. Ketut Gede Budi lewat produk besutannya Fungiplast, serta Ratu Aghnia Fadilah bersama Rogers dengan produk Internet of Things garapannya, Lemuria Smart Waste Collection.

Ketiga pemenang menciptakan hal yang sederhana dekat dengan kehidupan, namun nilai manfaatnya tinggi.Produk Lemuria Smart Waste Collection misalnya, Ratu dan Roger yang menciptakan produk ini rupanya telah menyiapkan aplikasi ini selama setahun, serta melalui beberapa riset di pemerintah daerah.

"Kita membuat Lemuria karena setelah kita brainstroming dengan pemerintah bahwa logisitik pengangkutan sampah tinggi dan mereka ingin menekan hingga 30% berikut dengan cara pengangkutan maksimal," tutur Ratu.

Dengan Lumeria, pemerintah kini bisa mengatur logistik secara efisien, mulai dari mengidentifikasi daya tampung sampai pengakutan yang bekerja secara otomatis melalui aplikasi.

Sementara Fungiplast merupakan plester antijamur dan Ranginas adalah produk Ario yang mampu mengeringkan pakaian dengan memanfaatkan panas dari pendingin ruangan. Dua produk tersebut juga mempunyai nilai guna dan efektivitas yang tak kalah luar biasa.

Ketiganya berharap agar inovasi mereka ini mendapat sambutan pasar dan pengembangannya dibantu oleh industri. "Harapannya tidak sampai di sini tapi ada yang mau membiayai dan saya mau research lebih dalam lagi, mengenai produk dan pemasarn," ucap Ario Noegroho, pencipta Ranginas.

Selain tiga besar, dalam acara puncak BlackInnovation 2016 ini juga diumumkan tiga finalis terfavorit hasil voting online pembaca BlackXperience.com. Ketiga finalis terfavorit tersebut adalah Aulia dan Shah Dehan dengan karyanya Lockey, M. Zainur Rofit dengan produk garapannya HFC, dan Robi Aria Samudra dengan produknya Sekop Baju. Dengan karya mengagumkan mereka, masing-masing berhak mengantongi uang tunai sebesar Rp 10 juta untuk pemenang favorit I, Rp 7,5 juta untuk pemenang favorit II, dan Rp 5 juta untuk pemenang favorit III.

Gege Dhirgantara selaku penyelenggara dan perwakilan BlackXperience.com, mengatakan ketiga pemenang ini dipilih berdasarkan manfaat, desain, dan kemurniaan konsep.

"Hasilnya entry yang masuk itu ribuan sebagian besar sangat mengagumkan. Juri agak bingung karena bagus-bagus, animo dan respon besar serta jumlah peserta melebihi ekspetasi," ucap Gege lagi.

BlackInnovation 2016 resmi digelar sejak bulan Agustus tahun lalu. BlackXperience.com selaku penyelanggara BlackInnovation 2016, menggelar BlackInnovation Roadshow ke berbagai kampus di kota-kota Indonesia.

Dari banyak inovator yang masuk, tujuh Juri BlackInnovation 2016 menyaring 30 semi finalis. Dari 30 semi finalis tersebut, para juri kemudian mengerucutkannya kembali menjadi 15 finalis.

Kemudian 15 finalis tersebut mendapat mentoring selama sebulan terkait karya yang digarap. Untuk kategori Product Design, para finalis didampingi oleh Asyraaf Ahmado, Freddy Chrisswantra, dan Mufti Alem. Sedangkan di kategori Internet of Things, dimentoring oleh Irsan Suryadi Saputra dan Monalisa Arcellia.

Melalui mentoring, 15 finalis mendapat masukan terkait pembuatan mock-up dan purwarupa karya masing-masing. Selepas proses mentoring selesai, para finalis mempresentasikan hasil karyanya tersebut di hadapan para juri BlackInnovation 2016.

Tujuh Delapan juri tersebut adalah Danny Oei Wirianto (CMO GDP Venture), M. Yukka Herlanda (CEO Bro.Do), Achmad Fadilah (Desainer Produk), Aulia Faqih (CEO & Founder dirakit.com), Svasti Manggalia (Owner Svas Living), Surya Darmadi (COO Qlue), Irsan Suryadi Saputra (IBM Indonesia) dan Budi Suwarna (Jurnalis Senior).

Dhirgantara mengungkapkan BlackInnovation 2016 merupakan wadah bagi para inovator muda untuk menuangkan ide-ide kreatif yang dimilikinya. "Dengan begitu, ide-ide fresh tersebut tidak hanya sekadar sebuah pemikiran, tapi sudah diwujudkan dalam bentuk nyata,"paparnya.

Lebih lanjut Gege berharap, melalui ajang ini inovator Indonesia tidak lagi ragu untuk menampilkan karya mereka untuk membangun Indonesia. "Semoga ini bisa memperkuat image bangsa kita sebagai bangsa yang inovatif," tutup Gege.

(adv/adv)
Berita Terkait